alexametrics
Selasa, 22 September 2020
Selasa, 22 September 2020

Ketika ASN Non Job Berkumpul di Kantin Hidayah BKPSDM

Non job merupakan konsekuensi para pejabat ASN pascapilkada. Salah satu wadah yang banyak menampung para mantan pejabat yang kini tak menduduki jabatan apapun adalah Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Lotim. Numpuk di sana, apakah yang setiap hari dikerjakannya?

Fatih Kudus Jaelani, Lombok Timur

===============================

Seperti biasa, Hidayah, pedagang yang berlapak di BKPSDM Lotim menyiapkan bahan memasak lauk pauk untuk dijual. Di sela menggiling sambal, sesekali ia menerima pesanan kopi, juga menyiapkan jajanan yang bisa disantap di atas meja.

Lima tahun berjualan di sana, Hidayah memastikan tak ada yang berubah dari aktivitas sehari-harinya. Sampai para ASN non job satu per satu berdatangan ke BKPSDM. “Bapak-bapak ini selalu ngumpul di sini. Pergi satu, datang lagi satu. Sampai saya tahu orang-orangnya, tapi tidak tahu namanya,” kata Hidayah yang akrab disapa Dayah kepada Lombok Post.

Dayah mengatakan, para mantan kepala dinas dan kepala bidang di OPD lingkup Lotim itu selalu ramai. Biasanya dari pukul 8 pagi sampai 11 siang. Sampai-sampai, para pegawai di BKPSDM terkadang malu untuk datang ke tempatnya. Tapi bukan berarti mengganggu. Bibi Hidayah tetap senang dengan siapapun yang datang ke kantinnya.

Kemarin (29/4) pagi, penulis koran ini juga duduk di kantin Hidayah. Di sana, ada beberapa nama yang terlihat. Seperti M Syukri mantan Kepala DPMPTSP Lotim menyapa dengan hangat. Selain dia, ada beberapa mantan kabid juga yang terlihat. H Ripaan, mantan Kabid Linjamsos Dinsos Lotim merupakan salah satu yang juga menyapa penulis koran ini.

Pembicaraan mereka di kantin tak selalu serius. Tapi tidak juga dipenuhi canda. Suasana hangat masih terjalin. Satu orang pergi, satu lainnya akan datang. Kata Dayah, mereka seperti telah ngantor di kantin itu. Memang apalagi yang harus dikerjakan. Di BKPSDM secara kasar hanya nama.

Tapi jangan salah, jika ditanya mengenai pekerjaan, mereka masih semangat dan cekatan membahasnya. Saat berada di sana, sebagian besar yang dibahas di kantin itu adalah mengenai pembangunan di Lotim. Beberapa candaan. Selebihnya guyon dan persoalan-persoalan atau perbincangan insidentil.

Semua itu terekam oleh Dayah, si penunggu kantin. Ia tak ingin bercerita banyak tentang apa saja yang dibahas. Namun jika ditanya lebih spesifik, ia akan mengiyakan. Jawabannya juga disertai senyuman. Sebab kini ia tak kesepian di pagi jelang siang. Sebab telah ada pelanggan setia, yang kata Dayah, menjadikan kantinnya sebagai ruangan kerja kedua.

Wajar hal itu terjadi. Sebab dulu, tak sebanyak ini yang dititip sementara di BKPSDM. “Kalau dulu, yang non job masih pegawai sini. Tapi sekarang banyak,” jelasnya. (*/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Tagih Piutang Rp 3 Miliar PT GNE Libatkan Kejaksaan

Sekitar Rp 3 miliar uang PT Gerbang NTB Emas (GNE) tercatat sebagai piutang. Sejumlah perusahaan masih berhutang pada perusahaan daerah milik Pemprov NTB ini. “Makanya kita akan menggunakan JPN (jaksa pengacara negara) untuk menagih,” kata Direktur PT GNE Samsul Hadi, Jumat (18/9).

VIDEO : Buron ke Kalimantan, Pulang, Saen Diringkus di Lingsar

Pelarian anggota komplotan pencurian dengan pemberatan berinisial SR alias Saen, berakhir. Pria 31 tahun, asal Dusun Bagek Nunggal, Desa Peteluan Indah, Lingsar, Lombok Barat, itu dibekuk setelah setahun buron. ”Pelaku pulang karena rindu keluarga,” kata Kapolsek Lingsar AKP Dewi Komalasari, Sabtu (19/9).

WCD, Warga Lobar Bebaskan Pantai Cemara dari Sampah

Ribuan orang di Lombok Barat (Lobar) memperingati World Cleanup Day (WCD), akhir pekan kemarin. Kegiatan ini dipusatkan di Pantai Cemara. ”Semuanya terlibat. OPD, kecamatan, desa, bahkan masyarakat juga ramai ikut,” kata Bupati Lobar H Fauzan Khalid, Sabtu (19/9).

Bawaslu Dorong Pendaftaran Sengketa Online

Penetapan pasangan calon Pilkada 2020 akan dilakukan pada lusa mendatang (23/9) di Kantor KPU masing-masing daerah. Bawaslu kini mulai mempersiapkan diri menghadapi sengketa pencalonan. Sebab diperkirakan, bapaslon yang dinyatakan tidak memenuhi syarat akan membawa kekecewaannya ke Bawaslu.

Ada Apa dengan Pulau-pulau Kecil?

SAYA diundang oleh Ketua LPPM Unram, Dr. Muhammad Ali dalam diskusi untuk merevisi Rencana Induk Penelitian Universitas Mataram lima tahun ke depan. Salah satu bagian yang cukup alot diskusinya adalah ketika mendiskusikan fokus penelitian di Unram. Mengapa harus ada fokus?

Penyuntikan Vaksin Korona Untuk Warga Dimulai Januari 2021

Pemerintah telah bekerja sama dengan Uni Emirat Arab dan mendapatkan vaksin untuk Covid-19 sebanyak 20 juta dosis. Rencananya, vaksin mulai didistribusikan pada Desember.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.
Enable Notifications    Ok No thanks