alexametrics
Senin, 26 Oktober 2020
Senin, 26 Oktober 2020

Desa Pesanggrahan Lotim, Tangguh Berkat Kawasan Rumah Pangan Lestari

Desa Pesanggrahan terpilih menjadi Kampung Sehat terbaik di Kecamatan Montong Gading. Desa ini punya Tim Gerak Cepat Pemantau Covid-19 yang sigap. Ekonomi masyarakat juga tetap terjaga meski pandemi melanda.

————————-

 

DI HADAPAN tim penilai kampung sehat tingkat Kabupaten Lombok Timur, dengan percaya diri, Kepala Desa Pesanggrahan H Badrun mempresentasikan berbagai upaya yang dilakukannya dalam melawan Covid-19.

Dalam penyampaiannya, Badrun menegaskan mengenai ketangguhan masyarakatnya dalam menghadapi pandemi Covid-19. Masyarakat Desa Pesanggrahan  sudah terlatih menghadapi bencana.

“Masyarakat kami petarung yang mampu melewati badai pandemi Covid-19. Sekuat apapun ia menyerang dan mengurung,” terangnya.

Ada banyak desa di NTB yang telah mengoptimalkan perannya sebagai desa tanggap Covid-19. Desa yang dipimpinnya adalah salah satu dari desa tersebut. Awal mula tibanya pandemi Covid-19 di NTB, pihaknya langsung membentuk Tim Gerak Cepat (TGC) Pemantau Covid-19. TGC yang diketuai Badrun itu terdiri dari BKD yang berjumlah 22 orang, 11 Kepala Lingkungan, 32 Ketua RT dan 55 kader.

“Dibantu tenaga medis dari PKM, Babinkamtibmas dan Babinsa,” jelasnya.

TGC bergerak melakukan sosialisasi mengenai bahaya Covid-19 ke kampung-kampung. Tak hanya itu, penyemprotan disinfektan ke tempat ibadah dan sekolah juga segera dilaksanakan.

“Karena jalan masuk ke desa ini satu pintu, kita dengan mudah bisa mengontrol masuknya pendatang,” terangnya.

Tak hanya itu, TGC juga memastikan pemeriksaan dan isolasi mandiri bagi warga yang baru pulang dari daerah terdampak. Begitu juga dengan penjagaan ketat di pintu masuk desa. Kata Badrun, setiap kendaraan yang masuk akan disemprot guna memastikan kondisinya steril. Semua kerja keras TGC terbayar dengan tidak adanya satu pun warga yang terpapar virus korona.

Meminta warga untuk tidak keluar adalah salah satu masa tersulit bagi pemerintah desa. Kata Badrun, masyarakat yang setiap hari harus mencari nafkah sangat terdampak oleh pandemi Covid-19. Di saat seperti itulah, pihaknya memberdayakan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) dengan mengoptimalkan peran Lumbung Pangan milik Gapoktan Lereng Rinjani Desa Pesanggrahan.

Gapoktan yang berjumlah 14 kelompok tani itu memberikan kemudahan bagi warga yang membutuhkan beras. “Lumbung pangan ini memberikan warga untuk mengambil beras sesuai kebutuhan,” terangnya.

Tentu tidak gratis. Tapi pihaknya memberikan keringanan dengan memberikan warga berhutang. Kata Badrun, adanya lumbung pangan yang dikuatkan oleh para petani di desanya sangat membantu menghadapi situasi genting saat itu. Menurutnya, salah satu penguat yang membuatnya bisa tegas meminta warga disiplin menerapkan protokol kesehatan Covid-19 adalah adanya lumbung pangan.

Mempertahankan diri sebagai zona hijau menurut Badrun tidak semudah menjaga tembok rumah tetap awet dari sinar matahari dan hujan. Karena yang dihadapi dan diatur adalah masyarakat. Salah satu tantangan terbesarnya adalah saat dibukanya kembali pintu pariwisata oleh Dispar Lotim.

Di mana, wisata pemandian Otak Kokoq yang berada di desanya mau tak mau harus didatangi oleh orang dari luar wilayahnya. Dari saat itu, TGC tak bisa lagi menutup membentangkan portal di gerbang masuk desa. Namun Badrun telah membangun komunikasi dengan Dispar Lotim tentang kewajiban penerapan protokol kesehatan Covid-19 bagi wisatawan. “Warga yang berpenghasilan wisata ini juga tidak sedikit. Karena itu kami harus buka,” jelasnya.

Menurut Badrun, kampung sehat adalah konsep menjalankan kembali kehidupan yang normal dengan gaya baru. Gaya yang disesuaikan dengan keadaan. Di mana, warga kini mulai harus terbiasa mengenakan masker saat bekerja. Begitu juga dengan jaga jarak, dan mencuci tangan. “Desa kami sudah berkali-kali dihadapkan pada situasi paling sulit. Tapi kami mampu beradaptasi, bertahan, bahkan menyeimbangkan diri kembali,” terangnya mengingat bencana gempa bumi yang melanda desanya awal 2019 lalu. (tih/r6)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Nyoman: Gonta Ganti Kendaraan Tidak Masalah, yang Penting Rasanya

“Baru di motor Forza 250 CC ini saya rasakan sama sekali tidak ada getarannya ketika sudah kita berkendara dan sangat cocok dengan kondisi kesehatan saya yang memiliki penyakit jantung. Sebelumnya pernah saya memakai sepeda motor  jenis lain namun karna ada getarannya sangat terasa membuat saya tidak nyaman,” aku Nyoman.

Warga Antusias Hadiri Peresmian Rumah Besar Relawan HARUM Ampenan

Ratusan warga tumpah di jalan Saleh Sungkar, Dayen Peken Ampenan Kamis (22/10) sore kemarin. Warga hadir menyambut kedatangan pasangan H Mohan Roliskana – TGH Mujiburrahman (HARUM). Kedatangan pasangan ini untuk meresmikan Rumah Besar Relawan HARUM Ampenan.

Satgas Covid-19 : Masyarakat Harus Taat 3M Ketika Liburan

Kebijakan yang dibuat pemerintah dalam menghadapi pandemi Covid-19 dinilai cukup baik. Tantangan selanjutnya adalah pengawasan terhadap implementasi di lapangan. Khususnya terkaitpenerapan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, dan menjaga jarak.

Tiga Bank Syariah Digabung, Bersiap Jadi yang Terbesar di Nasional

”Mengawal dan membesarkan tidak hanya sampai legal merger, tapi juga memastikan hadirnya bank syariah nasional terbesar ini benar-benar dapat memberikan manfaat bagi orang banyak dan membawa nama Indonesia ke kancah global sebagai pusat ekonomi syariah dunia,” katanya.

Honda Genio Makin Fashionable

”Tampilan Honda Genio yang semakin atraktif mewakilkan ekspresi anak muda,” ujar Thomas. 

UN Diganti, Pemerintah Didorong Intensifkan Sosialisasi

”Supaya apa yang kurang dan kendala yang muncul, bisa segera dievaluasi,” ujar dosen Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Inggris dan Pasca Bahasa FKIP Unram ini.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.

52 Ribu UMKM NTB Bakal Dapat Bantuan Presiden Rp 2,4 Juta

Pemprov NTB mengusulkan 52.661 UMKM sebagai penerima bantuan presiden (banpres) produktif. ”Data ini terus kita perbarui sampai minggu kedua bulan September,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB H Wirajaya Kusuma, pada Lombok Post, kemarin (23/8).

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...
Enable Notifications    Ok No thanks