“Program Kotaku tahun ini dipusatkan di Kecamatan Selong saja,” kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Lotim Hj Baiq Miftahul Wasli.
Beberapa proyek penataan yang dicanangkan adalah jalan dan jaringan pipa. Program yang mendapat anggaran Rp 14 miliar tersebut juga akan dilakukan dengan melakukan penataan di bantaran kali Sangkon di Pancor.
Kata Miftah, di perempatan masjid At-Taqwa Pancor, akan dibuat ruang terbuka publik. Ruang terbuka publik itulah yang mengharuskan pemerintah merelokasi para pedagang di pusat pertokoan Pancor.
“Selain itu, tujuannya untuk membuat kenyamanan dan mengurangi kekumuhan kota,” jelasnya.
Proyek tersebut semestinya berjalan pada 2019 lalu. Namun terkendala pandemi Covid-19 dan baru bisa dikerjakan sekarang dan ditargetkan selesai Oktober mendatang. "Memang tahun ini dikebut untuk memenuhi deadline,” ujar perempuan berjilbab itu.
Miftah menambahkan, pada 2019, Bappeda Lotim mengajukan Rp 30 miliar untuk program Kotaku. Namun yang dapat dicapai Rp 14 miliar.
Tahun ini, pihaknya tengah coba mengusulkan kembali program serupa. “Kita usulkan untuk kawasan perkotaan juga. Sekarang dalam tahap persiapan," tandasnya. (tih/r5) Editor : Rury Anjas Andita