“Air tidak sampai masuk ke dalam rumah sakit. Hanya di halaman dan area parkir saja,” kata Kapolsek Terara Iptu L Jaharudin membenarkan kejadian tersebut.
Banjir tersebut disebabkan oleh jebolnya tembok pagar rumah sakit yang berada di tepi sawah. Akibatnya air yang mengalir deras di area perasawahan di samping tembok pagar rumah sakit merembes masuk ke area rumah sakit. Apalagi tembok yang jebol cukup lebar. “Sekitar 12 meter,” terangnya.
Dijelaskan, air yang menggenangi halaman dan area parkir rumah sakit disebabkan oleh lanskap rumah sakit yang berada di ketinggian. Sehingga air yang masuk tidak menggenang lama dan bisa langsung mengalir keluar.
Kejadian tersebut disebabkan oleh intensitas hujan yang tinggi seharian. Adapun genangan air sudah langsung surut dan kembali normal ketika hujan reda dan debit air surut. Berdasarkan keterangan dari pihak rumah sakit yang didapatkan Polsek Terara, bangunan rumah sakit tidak terganggu oleh banjir tersebut. “Sehingga fasilitas rumah sakit lainnya, juga pelayanan kesehatan tidak terganggu,” jelasnya.
Adapun kerugian materil akibat genangan air belum dihitung karena masih dalam proses pendataan beberapa fasilitas yang terkena genangan air hujan. (tih/r5) Editor : Rury Anjas Andita