Lombokpost-Pemkab Lombok Timur (Lotim) melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) bersama Ikatan Keluarga Mahasiswa Masbagik (IKMM) menggalakkan program Posyandu Ternak. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kesehatan hewan, mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, sekaligus mencegah penularan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
"Program Posyandu ternak ini difokuskan pada pemberian vaksinasi dan vitamin terhadap ternak," terang Wakil Bupati Lotim Moh Edwin Hadiwijaya saat menghadiri kegiatan Posyandu Ternak di Dusun Benteng Selatan, Desa Lendang Nangka Utara, Rabu (28/1).
Kegiatan kali ini menyasar dua dusun di Desa Lendang Nangka Utara. Selain pemberian vitamin dan vaksin PMK, para peternak juga mendapatkan obat cacing untuk ternak mereka.
YernakBaca Juga: Disnakeswan NTB Proyeksikan Pengeluaran Ternak ke Luar Daerah di 2026 Meningkat
Vaksinasi merupakan program rutin pemerintah daerah sebagai langkah preventif terhadap PMK. Kehadiran mahasiswa dalam agenda ini dinilai sebagai wujud nyata pengabdian kepada masyarakat sesuai dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
"Kami sangat berterima kasih dan mengapresiasi keterlibatan adik-adik mahasiswa IKMM yang ikut serta dalam kegiatan ini. Terlebih mahasiswa ini berasal dari berbagai disiplin ilmu," katanya.
Desa Lendang Nangka Utara merupakan wilayah dengan potensi peternakan yang cukup besar di Lotim. Karena itu, kegiatan posyandu ini diharapkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan.
Salah seorang peternak di Desa Lendang Nangka Utara, Ayu, mengaku sangat terbantu dengan adanya Posyandu Ternak. Ayu yang memelihara lima ekor sapi sejak 2013 lalu ini merasa pemeriksaan kesehatan hewan sangat mendesak dilakukan.
"Kami harap kegiatan ini terus dilakukan dan pelayanan kesehatan hewan ditingkatkan di masyarakat," singkatnya.
Editor : Pujo Nugroho