alexametrics
Rabu, 21 April 2021
Rabu, 21 April 2021

Daripada Tidak Maksimal, Usulan Penundaan PON Dinilai Realistis

MATARAM-Usulan penundaan PON Papua kembali mencuat. Usulan ini disampaikan Gubernur Papua Lukas Enembe saat bertemu Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin, beberapa waktu lalu.

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Papua Lukas Enembe menyampaikan jika infrastruktur untuk PON sudah siap. Tetapi pandemi Covid-19 dikhawatirkan tidak bisa dilaksanakan dan diminta kembali ditunda. Hanya saja, belum ada keputusan terkait usulan ini. Keputusan pelaksanaan maupun penundaan PON ada di tangan presiden.

Mantan Ketua KONI NTB sekaligus anggota Dewan Penasihat KONI NTB Kasdiono menilai usulan itu realistis. “Saya juga sudah dengar berita ini. Langkah ini tepat karena alasannya sesuai,” katanya.

Kasdiono menambahkan, daripada PON dipaksakan dan justru tidak maksimal maka lebih baik ditunda. Jangan sampai anggaran besar yang sudah digunakan maupun disiapkan provinsi peserta PON sia-sia. “Jadi provinsi bisa mengalokasikan anggaran untuk penanganan Covid-19,” cetusnya.

Meski begitu, keputusan final ada di tangan presiden. Jika memang usulan ini diterima presiden maka segera diumumkan agar provinsi bisa mengambil tindakan. Namun sebelum memutuskan, pemerintah juga perlu berkomunikasi dengan KONI pusat dan Kemenpora. “Jangan dibiarkan menggantung terlalu lama. Jika lanjut umumkan lanjut, begitu juga sebaliknya,” tuturnya.

Kasdiono menegaskan, jika memang PON Papua resmi ditunda lagi, cabor tetap harus berlatih. Event olahraga tidak hanya PON. Ada juga single event berbentuk kejurnas dan lainnya. “Atlet harus tetap latihan. Persiapkan diri untuk event lain,” pesan dia. (puj/r8)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications   OK No thanks