alexametrics
Sabtu, 19 September 2020
Sabtu, 19 September 2020

Petenis Naomi Osaka Ganti Pelatih

TOKYO-Dua minggu setelah membuat keputusan mengakhiri kerja sama dengan sang pelatih Sascha Bajin, petenis ranking satu dunia Naomi Osaka kemarin mengumumkan telah menemukan pelatih baru. Sosok pengganti Bajin itu tidak jauh-jauh. Masih berkaitan dengan keluarga Williams seperti Bajin dulu. Dia adalah Jermaine Jenkins.

Jika Bajin adalah mantan hitting partner Serena Williams, kali ini Jenkins merupakan mantan hitting partner dari kakak Serena yakni Venus Williams. Jenkins tercatat pernah bekerja sama dengan Venus sejak 2015 hingga akhir musim 2018 lalu.

Jenkins juga memiliki seorang adik yang bernama Jarmere Jenkins. Dan Jarmere sampai saat ini masih tercatat sebagai hitting partner Serena.

Osaka kemarin memilih memperkenalkan Jenkins melalui media sosial Twitter. Saat itu dia mengupload sebuah foto yang memperlihatkan dirinya sedang bersama-sama dengan tim. Dan di dalamnya sudah ada sosok Jenkins.

“Makan malam yang indah dengan timku,” cuit Osaka dilansir Yahoosport. “Terima kasih juga kepada Jermaine yang telah berkenan untuk bergabung bersama tim kami,” tambah petenis asal Jepang tersebut. Selain ada Jenkins, di foto itu Osaka juga ditemani oleh sang fisioterapis Kristy Stahr dan fitness trainer Abdul Sallah.

Sebelum merapat ke tim Osaka, Jenkins sejak Januari lalu baru dipercaya Asosiasi Tenis Amerika Serikat (USTA) untuk melatih tim putri AS. Selama berada di tim Venus, pelatih 34 tahun itu ikut andil mengantar Venus menembus partai puncak grand slam Australia Terbuka dan Wimbledon pada 2017.

Di tim Osaka, Jenkins akan mendapat tantangan besar. Pasalnya, dia menggantikan Bajin yang sukses mengantar Osaka menembus ranking satu dunia (dari sebelumnya ranking 68) dan meraih dua titel grand slam. Bajin terctata menangani Osaka selama setahun.

Sebelumnya, secara tersirat Osaka menyebut alasan perpisahannya dengan Bajin lantaran sudah tidak ada kecocokan program. Osaka mengaku  tidak ingin menaruh kesuksesan di atas kebahagian hidupnya. “Aku tidak mau menyiksa diriku sendiri,” ucap Osaka.

Keputusan memilih Jenkins kemungkinan tidak jauh dari campur tangan ayah Osaka yakni Leonard Francois. Sejak Osaka tampil di pentas junior, pria asal Haiti itu sudah mengaku menjadikan keluarga Williams sebagai kiblat dalam melatih anak-anaknya berkarir di olahraga tenis.

Kerja sama Osaka dan Jenkins bakal go publik untuk kali pertama saat keduanya tampil di Indian Wells Masters mulai 4 Maret mendatang. Di ajang ini Osaka berusaha mempertahankan gelar yang dia raih musim lalu. (irr/jpg/r10)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Proyek Pasar ACC Ampenan Terancam Molor

Pengerjaan konstruksi fisik Pasar ACC Ampenan masih dalam proses sanggah. Belajar dari pengalaman tahun lalu, Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Mataram tidak ingin gegabah mengerjakan proyek yang anggarannya dari Kementerian Perdagangan itu. “Kita tidak ingin kejadian seperti  tahun lalu di Pasar Cakarenagara. Molor,” kata Kepala Disdag Kota Mataram H Amran M Amin, kemarin (18/9).

Saat Pandemi, Anak 14 Tahun di Mataram Nikah Dini

Fenomena pernikahan usia anak masih terjadi di Kota Mataram. Seperti yang terjadi di Kelurahan Karang Baru pekan lalu. AA, perempuan usia 14 tahun juga memilih menikah dengan IW, 20 tahun warga kelurahan Selagalas. Keduanya enggan dipisahkan dengan alasan cinta.

Kasus Korona di Mataram Kembali Meningkat

Tren kasus Covid-19 dalam sepekan terakhir mengalami peningkatan. Terjadi penambahan kasus tiap hari. “Biasanya kasus baru positif satu, dua. Tapi tadi malam sepuluh orang yang positif,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Mataram I Nyoman Suwandiasa, kemarin (17/9).

TGB Minta Kasus Penusukan Syaikh Ali Jaber Diusut Tuntas

Mantan Gubernur NTB yang juga ulama TGB M Zainul Majdi menyinggung kasus penusukan terhadap salah satu ulama nasional Syaikh Ali Jaber. Menurutnya, di balik kasus penusukan ini, ada upaya untuk memecah belah umat dan bangsa Indonesia.

Kampung Sehat NTB Jadi Energi Baru Penanganan Covid-19

Program Kampung Sehat yang diinisiasi Polda NTB mendapat sambutan hangat dari masyarakat dan telah memberi dampak nyata pada upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah pun tak sungkan memberikan apresiasi yang tinggi pada Polda NTB atas program inovatif ini.

Paling Sering Dibaca

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Hari Pertama Razia Masker di NTB, Pemda Kumpulkan Denda Rp 9,1 Juta

Sebanyak 170 orang tidak menggunakan masker terjaring razia di hari pertama penerapan sanksi denda bagi pelanggar protokol kesehatan di seluruh NTB, kemarin (14/9). Dari para pelanggar di semua titik operasi ini, Badan Pendapatan Daerah NTB pun mengumpulkan uang sebesar Rp 9,1 juta.

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.
Enable Notifications    Ok No thanks