alexametrics
Rabu, 30 September 2020
Rabu, 30 September 2020

Piala Presiden Jadi Test Drive Badan Independen Wasit

JAKARTA-PSSI tampaknya serius untuk membentuk Badan Independen Wasit yang sudah disetujui oleh voters dalam Kongres Tahunan PSSI di Bali pada 20 Januari lalu. Persiapan menuju pembentukan itu sudah dalam proses. Bahkan, turnamen pramusim Piala Presiden dijadikan salah satu test drive-nya.

Seperti yang dikatakan Sekjen PSSI Ratu Tisha kepada Jawa Pos kemarin (1/3). Dia menuturkan sebelum kick-off Liga 1 dimulai, memang pihaknya merencanakan bakal melaunching Badan Independen Wasit tersebut. Jadi nantinya, ketika Liga 1 sudah dimulai penerapannya sudah maksimal.

Nah, test drive-nya di Piala Presiden 2019 kali ini. Badan Independen Wasit nantinya merupakan urun rembuk dari beberapa pihak. Yakni diisi oleh perwakilan klub, perwakilan PSSI, dan satu lagi merupakan wasit sendiri. Ketiga perwakilan itu rencananya akan memantau semua pertandingan di Piala Presiden 2019. ’’Nanti dibantu oleh tim teknikal dari JFA (PSSI-nya Jepang),’’ jelasnya.

Siapa perwakilan klub? Untuk sementara memang masih semua klub peserta Piala Presiden 2019. Artinya, pengawasan berasal dari laporan-laporan yang ada disetiap pertandingan. Dari PSSI-nya adalah pengawas pertandingan. ’’Wasit yang memimpin juga nanti melaporkannya,’’ ungkapnya.

Dari ketiga laporan tersebut, Tisha ingin melihat secepat apa mekanismenya. Secepat apa mencari unsur kesalahan di dalamnya. ’’Termasuk di dalamnya apakah nanti birokrasinya bertele-tele atau tidak,’’ terangnya.

Diharapkan nantinya usai Piala Presiden 2019, ada bahan evaluasi bagi PSSI sebelum dibentuk Badan Independen Wasit. Bahan evaluasi yang akan jadi dasar bagaimana pembentukan dan prosesnya. ’’Seperti yang saya katakan tadi, saya harap nanti di Liga 1 semua sudah siap,’’ tuturnya.

Sementara itu, wasit profesional Indonesia Thoriq Alkatiri mengatakan sejujurnya belum tahu bagaimana nanti hasilnya ketika ada Badan Independen Wasit. Sebab, sejauh ini Piala Presiden 2019 belum bergulir. Belum ada contoh kasus yang kemudian diselesaikan.

Namun di luar itu, dia mengapresiasi adanya niatan untuk membentuk Badan Independen Wasit di Indonesia. Dengan adanya badan seperti itu, dia merasa wasit-wasit profesional di Indonesia akan terlindungi. ’’Akan lebih fokus,’’ ucapnya. (rid/jpg/r10)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

World Tourism Day, Pembangunan Harmoni Manusia dan Alam

PERUBAHAN arah pembangunan menuju pembangunan berkelanjutan saat ini menjadi tema utama dan agenda universal, termasuk dalam pembangunan disektor kepariwisataan. Pembangunan berkelanjutan yang dimaksud yakni menyeimbangkan dan mengintegrasikan antara pertumbuhan ekonomi, sosial dan lingkungan untuk kelangsungan hidup manusia dan bumi (Resolusi Majlis Umum PBB, 2015).

PLN Diskon 75 Persen Tambah Daya Hingga 3 Oktober

PLN NTB terus mendukung upaya pemulihan ekonomi di masa pandemi. Khususnya bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah dan juga Industri Kecil Menengah. Salah satunya dengan memberikan keringanan Biaya Penyambungan Tambah Daya untuk memberdayakan dan menumbuhkan kegiatan perekonomian UMKM/IKM.

Zona Hijau Korona di NTB Kian Berat

”Indikatornya lebih tajam lagi. Kemarin, yang dihitung hanya pasien positif (Covid-19) saja. Sekarang probable juga dihitung,” kata Kepala Dinas Kesehatan NTB dr Hj Nurhandini Eka Dewi, usai rapat evaluasi penanganan Covid-19, di kantor gubernur NTB, kemarin (28/9).

Masih Banyak Masyarakat Yakin Tak Tertular Korona

KESADARAN dan pemahaman masyarakat pada bahaya Covid-19 masih rendah. Hal itu tercermin dari survei Perilaku Masyarakat di Masa Pandemi yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS).

Omnibus Law Disahkan, Buruh Ancam Mogok Nasional

Pembahasan RUU Cipta Kerja atau Omnibus Law di DPR yang sudah rampung menimbulkan tanda tanya besar di kalangan pekerja. Sebab, pekerja akan paling terdampak dengan pasal-pasalnya. Salah satunya soal pemberian pesangon.

Optimisme Najmul – Suardi di Tengah Pandemi

Bencana gempa bumi 2018 dan pandemi Covid-19 membawa ujian berat bagi pariwisata di Kabupaten Lombok Utara (KLU). Tetapi semangat tidak boleh padam, masa-masa pandemi harus dilalui dengan penuh keteguhan dan ikhtiar yang kokoh.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks