alexametrics
Senin, 28 September 2020
Senin, 28 September 2020

The Doctor Dihadang Sakit Punggung

LUSAIL-Usia memang tidak akan berbohong. Secara alami, performa fisik akan menurun seiring bertambahnya usia. Situasi yang sama kini dialami The Doctor, Valentino Rossi. Tahun ini dia menginjak usia 40 tahun dan akan membalap pada musim ke-18 di ajang MotoGP.

Setelah melakoni tes pramusim terakhir di Losail International Circuit, Lusail, Qatar, Rossi belakangan mengeluhkan sakit punggung. Kondisi itu jelas mengancam dia dalam menjaga riding position-nya tetap stabil di lintasan.

Seri pertama bakal berlangsung sepekan lagi (10/3). Kini para pembalap tengah menjalani persiapan akhir menuju race. Adapun Rossi masih berhasrat kembali ke tangga juara. Terakhir kali merasakan gelar MotoGP yakni pada 2009.

Rossi menyebut membalap di usia 40 tahun tidaklah berbeda ketika dia memulai debutnya, tetap penuh antusias. “Tetapi, saya merasa sedikit sakit punggung setelahnya,” terang The Doctor dikutip Daily Star.

Meskipun demikian juara dunia 9 kali tersebut mengakui tengah dalam atmosfer yang mendukung. Kondisi tim Yamaha juga lebih kondusif ketimbang dua musim terakhir. “Sepertinya Yamaha lebih terkonsentrasi, dan lebih termotivasi,” kata pembalap Italia itu.

Musim lalu, Rossi bertengger di peringkat ketiga, setelah Marc Marquez dan Andrea Dovizioso. Kini, dengan bermodal YZR-M1, Rossi bakal kembali bersaing dengan pembalap top lainnya.

Setelah menjalani tes pramusim di Sepang dan Qatar, dia merasakan ada sejumlah perkembangan di motornya. “Tetapi ada juga yang belum (berkembang, Red), tetapi itu normal,” urainya. Pekerjaan berat di seri pertama sudah menanti dia untuk diselesaikan dengan baik. (nap/jpg/r10)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Distribusi Bantuan Beras Lelet, Dewan Minta Pemprov NTB Ambil Alih

”Pemda harus secepatnya koordinasi ke pusat, kalau ada kemungkinan ambil alih, take over secepatnya, kasihan masyarakat,” tegas Anggota Komisi V DPRD NTB Akhdiansyah, Minggu (27/9/2020).

Kantongi Persetujuan Mendagri, Pjs Bupati Boleh Lakukan Mutasi

”Bisa (rombak) tetapi ada kendali di situ yakni rekom KASN. Pejabat definitif saja harus ada rekom KASN,” katanya.

Akhir September, Tren Konsumsi BBM dan LPG di NTB Meningkat

”Jumlah ini meningkat dibandingkan Bulan Mei 2020, ketika Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dilaksanakan di berbagai daerah,” kata Unit Manager Communication, Relations, & CSR MOR V Jatimbalinus Rustam Aji, Jumat (25/9/2020) lalu.

LEM Hadirkan Baby Crab dan Gelar Plants Exhibition

Kami terus menghadirkan apa pun yang menjadi kebutuhan dan keinginan konsumen. Terpenting bisa menghibur mereka selama masa pandemi ini,” imbuh Eva.

Soal Kuota Gratis, Sekolah di Mataram Masih Validasi Data

”Verval ini kita lakukan  secara bertahap juga, setiap hari ada saja yang divalidasi,” jelas Suherman.

Simulasi Pembukaan Sekolah di NTB, Kerumunan Siswa Masih Terjadi

”Kalau di dalam lingkungan sekolah, semuanya tertib, tetapi pada saat pulang, masih ada kita temukan (kerumunan) meski tidak terlalu banyak ya,” ujarnya.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.
Enable Notifications    Ok No thanks