alexametrics
Senin, 28 September 2020
Senin, 28 September 2020

Selamat, Tim Estafet NTB Lolos ke PON Papua!

MATARAM-Tim estafet 4X400 meter NTB berhasil meraih medali emas di ajang tes event PON Papua yang berlangsung 27-29 Februari lalu. Selain meraih medali emas, catatan waktunya mengantarkan mereka ke PON Papua.

Tim estafet 4×400 meter yang diperkuat Ridwan, Andrian, Zakaria, dan Arif Rahman mencatatkan waktu 3:17.56. Sedangkan limit PON adalah 3:18.00. ”Target kita sudah tercapai. Meloloskan tim 4×400 meter,” ujar Pelatih Atletik NTB Muhdar, kemarin (1/3).

Selain medali emas di nomor 4×400 meter, NTB juga mendapatkan tambahan satu medali perunggu dari Andrian yang turun di nomor 400 meter. Andrian membukukan catatan waktu 49.67 detik. Namun catatan waktu ini belum mencapai limit PON yakni 49.00 detik.

Dengan tambahan dua medali ini, secara keseluruhan NTB mengoleksi empat medali di tes event PON Papua. Yakni dua medali emas, satu medali perak dan satu perunggu.

Medali emas pertama diraih pelari jarak jauh NTB Imam Mahdin, Sabtu (29/2). Imam yang turun di nomor maraton berhasil mengungguli dua pelari asal Papua Barat Edi Wenda dan pelari asal Mimika Esau Kadam. Selain meraih emas, catatan waktu Imam juga sudah bisa lolos limit PON.

Imam menorehkan waktu 2:39:33. Catatan waktu ini masih di bawah limit PON yakni 2:40:00. Imam berhasil unggul jauh dari peringkat kedua dan ketiga. Peringkat kedua mencatatkan waktu 2:55:22 dan peringkat ketiga 3:14:48.

Sementara satu medali perak diraih Ridwan yang turun di nomor 800 meter dengan catatan waktu 1:58.78. Namun catatan waktu yang diperoleh Ridwan belum bisa melampau limit PON yakni 1:55.00.

Pada tes event PON papua tersebut, NTB mengirim tujuh atlet. Yakni Ridwan, Iswandi, Andrian, Arif Rahman, Zakaria, Suryadin, dan Imam Mahdin. (puj/r8)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Distribusi Bantuan Beras Lelet, Dewan Minta Pemprov NTB Ambil Alih

”Pemda harus secepatnya koordinasi ke pusat, kalau ada kemungkinan ambil alih, take over secepatnya, kasihan masyarakat,” tegas Anggota Komisi V DPRD NTB Akhdiansyah, Minggu (27/9/2020).

Kantongi Persetujuan Mendagri, Pjs Bupati Boleh Lakukan Mutasi

”Bisa (rombak) tetapi ada kendali di situ yakni rekom KASN. Pejabat definitif saja harus ada rekom KASN,” katanya.

Akhir September, Tren Konsumsi BBM dan LPG di NTB Meningkat

”Jumlah ini meningkat dibandingkan Bulan Mei 2020, ketika Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dilaksanakan di berbagai daerah,” kata Unit Manager Communication, Relations, & CSR MOR V Jatimbalinus Rustam Aji, Jumat (25/9/2020) lalu.

LEM Hadirkan Baby Crab dan Gelar Plants Exhibition

Kami terus menghadirkan apa pun yang menjadi kebutuhan dan keinginan konsumen. Terpenting bisa menghibur mereka selama masa pandemi ini,” imbuh Eva.

Soal Kuota Gratis, Sekolah di Mataram Masih Validasi Data

”Verval ini kita lakukan  secara bertahap juga, setiap hari ada saja yang divalidasi,” jelas Suherman.

Simulasi Pembukaan Sekolah di NTB, Kerumunan Siswa Masih Terjadi

”Kalau di dalam lingkungan sekolah, semuanya tertib, tetapi pada saat pulang, masih ada kita temukan (kerumunan) meski tidak terlalu banyak ya,” ujarnya.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks