alexametrics
Senin, 24 Januari 2022
Senin, 24 Januari 2022

NTB Siapkan Anggaran Bidding PON Rp 6 Miliar

MATARAM-Persiapan NTB mengikuti bidding tuan rumah PON 2028 bersama Bali dan NTT berjalan mulus. Dukungan anggaran sudah tersedia di kantong APBD tahun 2022. ”Sudah ada anggarannya. Tapi nanti penggunaannya secara bertahap,” kata Wakil Ketua DPRD NTB Mori Hanafi, kamis (2/12).

Tahap awal akan digelontorkan sekitar Rp 500 juta untuk operasional bidding PON. Sedangkan untuk biaya pendaftaran dan jaminan juga sudah disiapkan. ”Minggu depan ada pertemuan dengan pemprov dan KONI NTB. Di sana KONI mempresentasikan apa saja yang dibutuhkan,” jelasnya.

Politisi Gerindra ini menegaskan, eksekutif dan legislatif sudah sepakat mempersiapkan semua kebutuhan untuk mengikuti bidding tuan rumah PON 2028. ”Intinya anggaran sudah tidak ada masalah. Jadi NTB sudah bisa ikut bidding dari segi anggaran,” tuturnya.

Mori mengatakan legislatif akan mengawal proses bidding secara teknis. Karena bidding ini menyangkut prestise atau kebanggaan daerah.

Diketahui, anggaran yang harus disiapkan untuk mengikuti proses bidding mencapai Rp 6 miliar. Rincianya, Rp 1 miliar untuk pendaftaran dan Rp 5 miliar sebagai jaminan.

Jika provinsi tidak lolos bidding PON 2028, maka uang jaminan Rp 5 miliar akan dikembalikan. Tetapi jika lolos, maka anggaran tersebut digunakan KONI Pusat untuk sosialisasi PON 2028.

Ketua KONI NTB Andy Hadianto mengatakan, pemprov kini sedang mematangkan rencana tahap awal. Misalkan mempertemukan tiga kepala daerah. Juga DPRD, dan KONI masing-masing daerah. ”Targetnya bulan ini selesai,” katanya.

Tahap selanjutnya membentuk tim yang berisi tiga wakil dari NTB, NTT, dan Bali. Belajar dari pengalaman, bidding sebelumnya tidak lolos karena NTB atau Bali saat itu berjalan masing-masing. ”Sekarang harus berjalan bersama. Biar lebih solid lagi,” pungkasnya. (puj/r8)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks