alexametrics
Sabtu, 26 September 2020
Sabtu, 26 September 2020

NTB Siapkan Sembilan Pelari di Tambora Challenge 2019

MATARAM-Tambora Challenge memasuki tahun ketiga. Selama perhelatan itu para pelari NTB tak ada yang berpartisipasi.

Wajar, event lari itu diklaim menjadi yang event lari terganas di tanah air. Jarak tempuh berlari 320 kilometer.

Di tahun ketiga ini, berkat dorongan Gubernur NTB H Zulkieflimansyah, ada sembilan pelari yang disiapkan. Mereka mendapatkan wild card untuk menaklukkan rute lintas Sumbawa itu. ”Mereka diberikan wild card,” kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) NTB Hj Husnanidiaty Nurdin kepada Lombok Post, kemarin (4/3).

Pada event itu ada empat kategori lomba. Full putra/putri dan relay putra/putri. “Kategori relay diselesaikan dua orang pelari. Masing-masing pelari menghabiskan jarak tempuh 160 kilometer,” jelasnya.

Dia sudah memanggil seluruh atlet. Mereka mendiskusikan persiapan yang dilakukan. ”Total sembilan pelari jumlahnya. Hanya satu yang mengikuti full. Sisanya mengikuti kategori relay,” kata dia.

Hanya  Abdul Salam yang mengikuti kategori full. Ditambah lagi pasangan Relay, Yan Bahtiar-Yadin, Marhalim Halilintar-Abyu, Junihardi-Abdul Akir, dan Margaretha-Evan Ferdianti (relay putri).  ”Semua berasal dari komunitas lari di NTB. Seperti Runjani dan Riot,” ujarnya.

Jarak tempuh sangat panjang. Bisa menghabiskan waktu hingga tiga hari tiga malam untuk menyelesaikan lomba. ”Lomba ini sangat ekstrem,” ungkapnya.

Mereka akan start dari Kabupaten Sumbawa Barat dan Finish di Doro Ncanga, Dompu. Semua kebutuhan pelari asal NTB akan difasilitasi. ”Itu sebagai bentuk suporting supaya ada pelari asal NTB dapat menyelesaikan lomba. Kita sebagai tuan rumah masa harus menjadi penonton saja,” keluhnya.

Sebelum menjalani lomba, sembilan pelari tersebut akan mencoba rute lari malam. Start dari Mataram menuju ke Sembalun. ”Mereka sudah sepakat akan melakukan tes sebelum mengikuti lomba,” bebernya. ”Jadwal tes belum ditentukan,” tambahnya.

Dia berharap, pelari NTB dapat menyelesaikan rute lintas Sumbawa itu dengan sehat dan selamat. ”Mudahan semua berjalan lancar,” harapnya.  Sementara itu, pelari Marhalim Halilintar mengatakan, dia baru kali pertama mengikuti event sepanjang 320 kilometer. Tentu itu menjadi tantangan berat baginya. ”Tidak mudah menyelesaikan hingga finish. Karena, jarak tempuhnya terlalu ekstrem,” ucapnya.

Tetapi dengan tekad yang kuat, Marhalim ingin menunjukkan pelari NTB mampu menaklukkan rute hingga finish. “Kalau target saya tidak muluk-muluk. Yang penting bisa finish, itu sudah hebat,” ungkapnya. Dia berharap, dari persiapan hingga lomba tidak ada persoalan serius yang dihadapi. ”Semoga tidak cedera,” tutupnya. (arl/r10)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Penataan Kawasan Wisata Senggigi Dimulai

Penataan kawasan wisata Senggigi direalisasikan Dinas Pariwisata (Dispar) Lombok Barat (Lobar). Sayang, dari tujuh proyek dalam perencanaan, hanya lima yang bisa dieksekusi.

LPPOM MUI NTB Target Sertifikasi Halal 125 Usaha Rampung Tahun Ini

”Rinciannya, dari Dinas Perindustrian NTB dan pusat sebanyak 75 usaha, serta Dinas Koperasi Lombok Barat sebanyak 50 usaha,” katanya, kepada Lombok Post, Rabu (23/9/2020).

Solusi BDR Daring, Sekolah Diminta Maksimalkan Peran Guru BK

Jika terkendala akses dan jaringan internet, layanan dilaksanakan dengan pola guru kunjung atau home visit. ”Di sanalah mereka akan bertemu dengan siswa, orang tua, keluarga. Apa permasalahan yang dihadapi, kemudiann dibantu memecahkan masalah,” pungkas Sugeng.

Subsidi Kuota Internet, Daerah Blank Spot di NTB Pertanyakan Manfaat

”Kalau jangkauan towernya luas, tentu ini sangat menunjang sekaligus mendukung pemanfaatan kebijakan pusat,” tandasnya.

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Pilwali Mataram, HARUM satu SALAM dua MUDA tiga BARU empat

Pengundian nomor Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota Mataram dan Wakil Wali Kota Mataram berjalan di bawah protokol Pandemi Covid-19 dengan ketat, pukul 19.00 wita-selesai semalam.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Dua Sopir Bupati Lotim pun Positif Tertular Covid-19

PELACAKAN kontak erat Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy yang positif terinfeksi Covid-19 masih terus dilakukan. Hingga kemarin, dari kontak erat yang telah menjalani uji usap atau swab, dua orang sopir Bupati Sukiman telah dipastikan positif Covid-19.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...
Enable Notifications    Ok No thanks