alexametrics
Senin, 28 September 2020
Senin, 28 September 2020

Yuk, Kenalan Dengan Aldiaz Aqsal Ismaya, Pebalap Muda Andalan NTB

Awalnya Suka Motorcross, Jajal Panjat Tebing, Akhirnya Berlabuh di Balap Motor

Bumi Gora akan menurunkan tiga pebalap di PON Papua 2020. Salah satunya adalah Aldiaz Aqsal Ismaya. Seperti apa perjalanan karir Aldiaz?

 

PUJO NUGROHO, Mataram

 

Pebalap NTB Aldiaz Aqsal Ismaya cukup bersinar di 2019 lalu. Putra sulung dari dua bersaudara ini menorehkan sejumlah prestasi di kejuaraan balap motor tingkat nasional di kelas novice. Namun siapa sangka, Aldiaz sebelumnya menekuni motorcross.

“Mulai suka balap motor itu dari kecil. Kelas 4 SD. Dulu masih motorcross,” ujar Aldiaz.

Saat berumur 8 tahun atau pada 2010, Aldiaz dibelikan motorcross mini oleh ayahnya Imam Hanafi. Dengan motor itulah Aldiaz sering berlatih bersama atlet motorcross Nakami Vidi Makarim. “Sama Nakami dulu sering latihan. Dibuatkan sirkuit kecil. Disitulah kita latihan,” katanya.

Seiring waktu berjalan, lahan yang biasa digunakan untuk latihan motorcross tidak bisa digunakan lagi. Hal inilah yang menyebabkan Aldiaz berhenti di motorcross. “Setelah itu pernah nyoba panjat tebing. Tapi karena kurang bakat jadi tidak dilanjutkan,” cetusnya sambil tertawa.

Setelah dari panjat tebing, Aldiaz diarahkan ayahnya untuk terjun di road race. Latihan dijalani Aldiaz di sirkuit Selagalas. Selama menjalani latihan, Aldiaz beberapa kali mengalami kecelakaan hingga patah tulang. Tapi musibah itu tidak menyurutkan semangatnya menjadi pebalap. “Dulu sempat patah tulang di tangan kanan. Sembuhnya lama sekitar dua bulan. Tapi tidak buat kapok,” tuturnya.

Perjuangan Aldiaz menekuni road race tidak sia-sia. Aldiaz kemudian dilirik salah satu klub balap motor dan direkrut. Ternyata Aldiaz cocok dan bisa berkembang pesat sampai meraih juara nasional di berbagai ajang. “Memang ayah banyak berperan selama ini. Dia yang selalu mengarahkan saya,” ungkapnya.

Sementara itu, orang tua Aldiaz, Imam Hanafi membeberkan, dirinya melihat Aldiaz sangat tertarik dengan motor sejak kecil. Karena itulah dia mencoba memancing bakat Aldiaz dengan membelikan motorcross mini. “Waktu itu dia rutin berlatih. Tapi sayang karena sirkuitnya tidak bisa dipakai lagi akhirnya pindah ke road race,” katanya.

Keputusan untuk mendorong Aldiaz menekuni dunia road race tidak keliru. Buktinya Aldiaz bisa mencetak prestasi yang bagus dan terpilih mewakili NTB di Pra-PON balap motor bersama dua pebalap lainnya. “Di Pra-PON tiga orang ini lolos ke PON. Sekarang mereka konsentrasi di Pelatda PON,” kata pria yang juga menjadi Pelatih Balap Motor NTB ini.

Imam berharap anak sulungnya bisa tersebut bisa meningkatkan skillnya di Pelatda PON yang sedang diikuti. Sehingga di PON Papua nanti bisa berkontribusi menyumbangkan medali emas. (*/r8)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Proyek Pembangunan Dermaga Senggigi Tak Jelas

Dermaga Senggigi berpotensi mangkrak lebih lama. Meski Dinas Perhubungan (Dishub) Lombok Barat (Lobar) tetap mengupayakan kelanjutan pembangunannya. ”Mau tidak mau harus kita lanjutkan. Itu kewajiban kita,” kata Kadishub Lobar HM Najib.

Distribusi Bantuan Beras Lelet, Dewan Minta Pemprov NTB Ambil Alih

”Pemda harus secepatnya koordinasi ke pusat, kalau ada kemungkinan ambil alih, take over secepatnya, kasihan masyarakat,” tegas Anggota Komisi V DPRD NTB Akhdiansyah, Minggu (27/9/2020).

Kantongi Persetujuan Mendagri, Pjs Bupati Boleh Lakukan Mutasi

”Bisa (rombak) tetapi ada kendali di situ yakni rekom KASN. Pejabat definitif saja harus ada rekom KASN,” katanya.

Akhir September, Tren Konsumsi BBM dan LPG di NTB Meningkat

”Jumlah ini meningkat dibandingkan Bulan Mei 2020, ketika Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dilaksanakan di berbagai daerah,” kata Unit Manager Communication, Relations, & CSR MOR V Jatimbalinus Rustam Aji, Jumat (25/9/2020) lalu.

LEM Hadirkan Baby Crab dan Gelar Plants Exhibition

Kami terus menghadirkan apa pun yang menjadi kebutuhan dan keinginan konsumen. Terpenting bisa menghibur mereka selama masa pandemi ini,” imbuh Eva.

Soal Kuota Gratis, Sekolah di Mataram Masih Validasi Data

”Verval ini kita lakukan  secara bertahap juga, setiap hari ada saja yang divalidasi,” jelas Suherman.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks