alexametrics
Selasa, 22 September 2020
Selasa, 22 September 2020

Wabah Korona Tidak Pengaruhi Persiapan MotoGP Mandalika

MATARAM–Wabah Korona tidak memengaruhi persiapan MotoGP Lombok. Pemprov bersama pihak terkait terus mematangkan persiapan.

”Tidak ada yang mundur,” tegas Sekda NTB H Lalu Gita Ariadi, usai pencanangan Lombok Modern Broadband Island dan pembangunan fasilitas telekomunikasi Information Communications and Technology (ICT) untuk MotoGP, di kantor Gubernur NTB, kemarin (5/3).

Progres pembangunan yang dilakukan PT ITDC masih terus berjalan. Bahkan, dukungan Telkom Indonesia dengan memasang jaringan telekomunikasi menunjukkan persiapan yang semakin mantap. ”Semua jalan,” katanya.

Gubernur, kata Gita, sudah membentuk tim khusus untuk membantu persiapan MotoGP. Bahkan, instruksi yang diberikan menyangkut banyak aspek untuk dipersiapkan secara detail. ”Sampai persoalan sampah dengan 150 ribu tamu, bagaimana mengaturnya sudah disiapkan,” katanya.

Termasuk bagaimana melakukan rekayasa akomodasi, pergerakan orang dari yang akan datang ke Lombok. ”Sampai kita mempersiapkan secara khusus tentang mitigasi bencana, termasuk Korona ini bagian dari bencana,” katanya.

Dengan potensi penyebaran virus Korona yang sangat cepat. Pemerintah akan menerapkan SOP ketat terhadap tamu-tamu yang datang. ”Ada prosedur tetap, jika ada yang teriindikasi disipakan rumah sakit,” katanya.

Pemerintah memahami, semua hal harus dipersiapkan secara matang. ”Situasi kedaruratan itu juga harus disiapkan,” katanya.

Menghadapi situasi saat ini, Gita meminta warga tetap tenang. Tidak perlu panik menghadapi isu Korona. ”Waspada penting, kita juga sudah menyiapkan langkah-langkah,” ujarnya.

Dukungan PT Telkom Indonesia yang membangun jaringan internet di Mandalika sangat penting. ”Perhelatan akbar ini bukan hanya menjadi tanggung jawab ITDC,” jelasnya.

Gita menilai ajang MotoGP merupakan pertaruhan bagi NTB. Sukses dan tidaknya MotoGP sangat bergantung pada masyarakat NTB. ”Ini adalah sebuah pertaruhan, mau tidak mau, suka tidak suka, siap tidak siap, ini harus disukseskan,” tegasnya.

Deputi Eksekutif Wakil Presiden Infrastruktur Telkom Regional V Mukhni menjelaskan,  Telkom telah membangun berbagai infrastruktur fiber optik di seluruh tempat di Pulau Lombok. Pelanggan Indihome saat ini berjumlah 81 ribu rumah dan pelanggan Telkomsel secara umum 1,6 juta.

Berbagai infrastruktur digital lainnya pun segera dibangun di Mandalika. Ia berharap bisa membantu menyukseskan MotoGP Mandalika.

Chief Technology Officer (CTO) Telkom Group Zulhelfi Abidin menuturkan, dalam proyek tersebut nanti, Telkom akan memasang fiber optik di pinggir-pinggir lintasan sirkuit. ”Karena ini event internasional jadi kami sediakan fiber optik sehingga di negara mana pun bisa menyaksikan dengan kualitas bagus,” katanya.

Jaringan itu juga sudah dilengkapi dengan sistem backup yang kuat. Ketika satu kabel putus, jaringan akan tetap hidup. ”Pembangunan sudah mulai, kita akan memasang di kawasan lintasan sirkuitnya,” jelasnya.

Dia menargetkan selesai bersamaan dengan target pembangunan PT ITDC. ”Kami harapkan segera,” katanya.

Dengan broadband itu, dia menjamin keandalan jarigan internet di KEK Mandalika akan sangat kuat. ”Kami sudah pengalaman saat ASIAN Games, wartawan dari luar negeri mengaku kagum,” katanya. (ili/r6)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Jasa Raharja NTB turut Berpartisipasi Meriahkan Hut Lantas Ke-65

Sebagai bentuk koordinasi dan memperkokoh sinergi Kepala Cabang Jasa Raharja (JR) NTB bersama jajaran, Selasa (22/9) turut serta memeriahkan puncak HUT Lalu Lintas Bhayangkara Ke-65.

Sejak Pandemi, Omzet Pedagang Pasar Tradisional Turun 40 persen

”Penurunan omzet juga diikuti penurunan kapasitas pedagang di pasar sebesar 40 persen,” katanya saat ditemui di ruang kerja, Senin (21/9/2020).

Manfaatkan Simulasi KBM Tatap Muka untuk Pembiasaan Pola Hidup Sehat

”Kita lihat mana yang belum pakai masker sekaligus kita kampanye 3M itu, bersama guru-guru yang lain,” jelas Winarna.

Menag Positif Korona, UIN Mataram Langsung Instruksikan Pegawai WFH

”Pegawai UIN Mataram semaksimal mungkin, agar bekerja dari rumah menyelesaikan tugas masing-masing,” tegas dia.

Tagih Piutang Rp 3 Miliar PT GNE Libatkan Kejaksaan

Sekitar Rp 3 miliar uang PT Gerbang NTB Emas (GNE) tercatat sebagai piutang. Sejumlah perusahaan masih berhutang pada perusahaan daerah milik Pemprov NTB ini. “Makanya kita akan menggunakan JPN (jaksa pengacara negara) untuk menagih,” kata Direktur PT GNE Samsul Hadi, Jumat (18/9).

VIDEO : Buron ke Kalimantan, Pulang, Saen Diringkus di Lingsar

Pelarian anggota komplotan pencurian dengan pemberatan berinisial SR alias Saen, berakhir. Pria 31 tahun, asal Dusun Bagek Nunggal, Desa Peteluan Indah, Lingsar, Lombok Barat, itu dibekuk setelah setahun buron. ”Pelaku pulang karena rindu keluarga,” kata Kapolsek Lingsar AKP Dewi Komalasari, Sabtu (19/9).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Dua Terduga Pengedar Ekstasi Tertangkap di Karang Kediri

Dua terduga pengedar ekstasi berinsial PAW alias Patrick, 28 tahun, dan AZP alias Agli, 25 tahun, dibekuk tim Satnarkoba Polresta Mataram, Kamis (17/9) malam. ”Kita tangkap mereka di Lingkungan Karang Kediri, Cakranegara,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, kemarin (18/9).

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...
Enable Notifications    Ok No thanks