alexametrics
Senin, 24 Januari 2022
Senin, 24 Januari 2022

PAMI NTB Fokus Himpun Atlet Senior

MATARAM-Persatuan Atletik Master Indonesia (PAMI) kini sudah terbentuk di NTB. Pengurus Pengprov PAMI NTB periode 2021-2025  di bawah komando Muhammad Farid Ghozaly dilantik, Sabtu (5/12).

Pelantikan Pengprov PAMI dilakukan langsung PP PAMI dan dihadiri Dispora NTB dan KONI NTB. “PAMI merupakan organisasi baru di NTB. Saya mengajak seluruh pengurus untuk menjalankan dan mengembangkan organisasi ini,” kata Ketua Pengprov PAMI NTB Ghozaly.

Pria yang akrab disapa Gozi ini menjelaskan, tugas utama PAMI adalah menghimpun dan memberdayakan mantan atlet atletik PASI atau cabor lainnya. Fokus utama PAMI yakni atlet berusia 35 tahun ke atas. Termasuk menggelar kejuaraan master sesuai kelompok umur. “PAMI juga merupakan partner dari PASI,” jelasnya.

Sekretaris PP PAMI Merari Nainggolan berharap PAMI NTB bisa berkembang dengan baik. PAMI NTB menjadi pengurus provinsi ke-14 yang berdiri. “Memang kita masih kesulitan membentuk pengprov selama dua tahun terakhir,” ujarnya.

Target utama PP PAMI adalah membentuk pengurus provinsi lebih dari 17 provinsi. Karena ini merupakan syarat dari KONI Pusat agar PAMI bisa menjadi anggota KONI. “Sekarang sudah 14 pengprov tinggal tiga lagi,” katanya.

Menurut Merari, sejumlah atlet yang tergabung dalam PAMI sudah menorehkan prestasi di sejumlah kejuaraan termasuk pada kompetisi Asia Masters Athletics Championship (AMAC). Namun kejuaraan ke-22 yang seharusnya digelar di Indonesia batal dilakukan tahun ini. “Seharusnya tahun ini kita tuan rumah dan dilaksanakan November. Tapi karena kondisi pandemi belum memungkinkan, jadi ditunda,” jelasnya.

“Saya berharap PAMI NTB bisa mengakomodir atlet atletik yang pernah berprestasi. Serta membangun organisasi ini lebih baik lagi,” tambah Merari.

Kepala Dispora NTB Surya Bahari menyambut baik berdirinya Pengprov PAMI NTB. Karena organisasi ini organisasi luar biasa. Dimana bisa menampung atlet-atlet atletik maupun cabor lain yang berprestasi dan sudah masuk kategori usia. “Banyak event yang bisa dilakukan PAMI NTB,” ujarnya.

Salah satunya adalah menggelar event sport tourism, lanjut Surya. Potensi ini harus bisa digarap maksimal. Mengingat NTB saat ini menjadi daerah sport tourism. “Harus pintar memanfaatkan momentum. Banyak event yang bisa digarap dengan tujuan sport tourism,” tambahnya. (puj/r8)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks