alexametrics
Selasa, 9 Agustus 2022
Selasa, 9 Agustus 2022

NTB Belum Finalkan Jumlah Kontingen Untuk Pekan Olahraga Mahasiswa 2022

MATARAM-Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (Pomnas) akan digelar 11-19 November di Sumatera Barat. ”Kita masih belum finalkan kontingen NTB. Karena buku panduan juga belum ada dari pusat,” kata Sekretaris Bapomi NTB Muhamad Faruq, kemarin (7/4).

Pomnas XVII/2022 akan mempertandingkan 14 cabang olahraga (cabor). Terbagi dalam cabor wajib sebanyak dua cabor. Cabor olahraga raket dua cabor, cabor beladiri sebanyak empat cabor, cabor permainan sebanyak empat cabor, dan cabor akurasi sebanyak dua cabor.

Cabor wajib adalah atletik dan renang; cabor olahraga raket seperti tenis lapangan dan bulutangkis; cabor beladiri antara lain taekwondo, pencak silat, karate, dan tarung derajat; cabor permainan seperti basket, voli, futsal, dan sepak takraw; cabor akurasi terdiri dari petanque dan panjat tebing.

Baca Juga :  Tembakan Citra Menyasar Emas

”Bapomi sudah sudah meminta data dari seluruh perguruan tinggi di NTB untuk pendataan atletnya,” ungkap dia.

Ada beberapa aturan yang diterapkan panitia agar cabor bisa dipertandingkan. Misalnya cabor individu minimal diikuti enam peserta dari enam provinsi. Usia peserta maksimal 23 tahun atau kelahiran maksimal Desember 1999. ”Kami belum tentukan jumlah atlet dan cabor yang diikuti. Paling cepat Juni nanti sudah final,” ujarnya.

Pada Pomnas Jakarta XVI/2019, kontingen NTB mengumpulkan sepuluh medali. Terdiri dari dua medali emas, empat medali perak, dan empat medali perunggu.

Dua medali emas diperoleh I Dewa Ayu Ita Aryanti di nomor tolak peluru dan tim putra kempo di nomor embu beregu dengan atletnya Alif Akira Satria, Sofian Anas, Imam Budi Muslim Wibawa, dan Muhammad Yaomil Akbar.

Baca Juga :  Panjat Tebing Raih Medali Emas Pertama untuk NTB di PON Papua, Selamat!

Empat medali perak diperoleh tim voli pasir putra Aditya Yudistira dan Rafly Yunara; pesilat Annisa Aprilia Muslim yang turun di kelas D (60 kilogram-65 kilogram); atlet kempo Sofian Anas di nomor randori kelas 60 kilogram; dan tim voli pasir putri Desy Ratnasari dan Baiq Sucitra Fuji Andini.

Empat medali perunggu diperoleh pesilat Muhammad Iradath Putra Sanjaya di kelas A (45 kilogram-50 kilogram); I Dewa Ayu Ita Aryanti di nomor lempar cakram; Dedi Iswardi dari cabor tarung derajat; dan atlet taekwondo Imam Budi Muslim Wibawa meraih medali perunggu di nomor randori kelas 65 kilogram. (puj/r8)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/