alexametrics
Rabu, 23 September 2020
Rabu, 23 September 2020

Arema FC Tetap Pede Meski Pincang

MALANG-Kondisi kurang ideal mendera Arema FC jelang duel kontra Persela Lamongan di stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang (Live Indosiar pukul 19.30 Wita). Dalam laga lanjutan babak penyisihan Grup E Piala Presiden itu, Singo Edan dipastikan kehilangan tiga pemain pilarnya. Mereka adalah Hamka Hamzah, Johan Alfarizi dan Dedik Setiawan.

Hamka harus menepi lantaran mendapat jahitan di bibir usai bertabrakan dengan pemain Barito Putera (4/3). Sementara Dendi dan Alfarizi mengikuti training center bersama timnas di Australia. Kehilangan tiga pemain sekaligus jelas berdampak besar. Hamka adalah sosok pemimpin di lini belakang. Belum lagi Dendi mampu mencetak brace saat Arema menang dramatis 3-2 atas barito Putera di laga perdana.

Meski begitu, pelatih Arema FC Milomir Seslija tetap tenang. Kehilangan pemain pilar tak lantas membuatnya kelimpungan. “Kami memang kehilangan pemain inti. Tapi kami juga punya pemain pengganti yang cukup sepadan,” jelas mantan pelatih Madura United itu. Nah, dalam kesempatan latihan, beberapa pemain memang sudah dijajal mengisi pos yang ditinggal tiga pemain tersebut.

Rachmat Latief diplot menggantikan posisi yang ditinggal Hamka. Sementara Ricky Akbar Ohorella yang notabene adalah gelandang dijajal sebagai bek sayap untuk menggantikan Alfarizi. Untuk posisi striker yang ditinggal Dendi, Arema FC punya kabar baik. Striker asal Brasil Robert Lima Guimaraes dipastikan sudah bisa tampil. Pemain yang akrab disapa Gladiator itu baru sembuh dari cedera adductor.

“Saya harap dia (Gladiator) bisa tampil lawan Persela,” tambah Milo. Meski begitu, tak ada jaminan Gladiator akan turun sejak menit pertama. Sebab, Milo tampaknya sudah kadung kepincut dengan striker anyarnya, Ricky Kayame. “Kemungkinan (Kayame) akan jadi starter,” tegas pelatih asal Bosnia itu. Performa Kayame di laga perdana kontra Barito memang cukup oke. Di laga itu, dia mampu mencatatkan satu assist.

Milo jelas ingin kembali meraih hasil maksimal untuk memuluskan jalan lolos ke babak 8 besar. Tapi, Arema harus waspada. Saat mereka ditinggal tiga pilarnya, Persela malah bisa tampil dengan kekuatan terbaik. Tak ada pemain yang cedera maupun masuk dalam skuad timnas. Apalagi, Persela juga punya ambisi serupa, yakni lolos ke babak 8 besar. Saat ini, kedua tim sama-sama mengoleksi tiga poin.

Sebelumnya, Persela mampu menang 2-0 atas Persita Tangerang (4/3). “Alhamdulillah kemenangan atas Persita itu jadi modal kami untuk melawan Arema,” kata pelatih Persela Aji Santoso. Karena bisa tampil dengan kekuatan terbaik, Aji pun berharap banyak. “Mudah-mudahan di laga kedua lawan Arema ini anak-anak tampil lebih bagus,” tambah dia.

Tapi, sebelum laga Arema lawan Persela dihelat, stadion Kanjuruhan akan menyajikan duel Barito Putera kontra Persita Tangerang, bagi kedua tim, duel ini sangatlah menentukan nasib mereka. Jika kalah, tim akan tersingkir. Sebab, di laga perdanam, kedua tim sudah menelan kekalahan. “Pertandingan menentukan untuk kami. Setelah kekalahan (lawan Arema), pemain sudah mulai normal dan siap maksimal untuk lawan Persita,” tegas Jacksen F. Tiago, pelatih barito Putera.

Meski secara kualitas pemain kalah jauh dari Barito Putera, pelatih Persita Widodo Cahyono Putro sudah menanti laga ini. dia menilai pertemuan dengan Jacksen akan menarik. “Dia (Jaksen) adalah pelatih berpengalaman. Apalagi pemain Barito juga penuh pengalaman. Ini laga yang tak mudah,” kata mantan pelatih Bali United itu. (gus/jpg/r10)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Dorong Pertumbuhan Ekonomi, NTB Promosikan Peluang Investasi

Ini merupakan kegiatan yang diselenggarakan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Singapura, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), dan Bank Indonesia. ”Pasti ujungnya juga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Kepala Perwakilan BI NTB Heru Saptaji.

Efek Pandemi, Transaksi Valas di NTB Melorot 90 Hingga Persen

”Hingga kini pandemi telah memukul telak seluruh kegiatan usaha penukaran valuta asing (kupva) di money changer hingga 90 persen,” kata Darda Subarda, pemilik Money Changer PT Tri Putra Darma Valuta, kepada Lombok Post, Selasa (22/9/2020).

Silky Pudding Drink Lombok, Minuman Kekinian Satu-satunya di Lombok

Minuman ini hadir dengan delapan varian rasa, yakni Red Island, Choco Dream, Magical Blue, dan Beauty Sunset. Juga Baby Queen, Sweet Choco, Deep Purple dan terakhir ada Snlight Choco. “Harganya hanya Rp 13.000 per cup,” kata Ramadarima, pemilik Silky Pudding Drink Lombok.

Sumbawa Gelar Simulasi KBM Tatap Muka

”Masing-masing kecamatan, ada perwakilan atau piloting, minimal dua sekolah yang kami tunjuk,” kata Sahril.

Disdik Kota Mataram Berharap Bantuan Kuota Dimanfaatkan Maksimal

”Kami belum tahu persis, makanya kami akan tunggu petunjuk berikutnya,” ujarnya, pada Lombok Post, Selasa (22/9/2020).

Saatnya Kota Mataram Dipimpin Arsitek

“Tidak bisa kita mengharapkan perubahan, kalau masih memberikan kepemimpinan pada orang yang sama,” kata Ketua Partai Gelora NTB HL Fahrurrozi.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Dua Terduga Pengedar Ekstasi Tertangkap di Karang Kediri

Dua terduga pengedar ekstasi berinsial PAW alias Patrick, 28 tahun, dan AZP alias Agli, 25 tahun, dibekuk tim Satnarkoba Polresta Mataram, Kamis (17/9) malam. ”Kita tangkap mereka di Lingkungan Karang Kediri, Cakranegara,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, kemarin (18/9).

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...
Enable Notifications    Ok No thanks