alexametrics
Senin, 28 September 2020
Senin, 28 September 2020

PSS Sleman Menang Berkat Dukungan Supporter

SLEMAN – Diboikot supporter, bermain tanpa dukungan, kemudian kalah 2-0 dari Madura United di laga pembuka (5/3). Kondisi itu ternyata berbalik kala cc bentrok kontra Borneo FC di stadion Maguwoharjo, Sleman, semalam. Supporter memenuhi stadion, kemudian PSS menggulung Borneo FC dua gol tanpa balas.

                 Dukungan Brigata Curva Sud (BCS) yang memenuhi tribun terbukti ampuh. Spirit penggawa PSS yang hilang di laga perdana langsung berlipat. Baru 22 menit laga berjalan, Super Elang Jawa -julukan PSS- membuka keunggulan melalui Brian Ferreira. “Alhamdulillah supporter BCS sudah kembali lagi setelah boikot. Semoga ke depannya bisa membuat PSS jadi tim yang lebih baik lagi,” kata gelandang PSS Wahyu Sukarta

                Padahal, Borneo FC berupaya menekan usai tertinggal. “Tim kami benar-benar bermain baik setidaknya pada 50 menit pertama,” kata Fabio Lopes, pelatih Borneo FC. Sayang, meski terus menekan, Pesut Etam tak mampu menyamakan kedudukan. Pelatih PSS Seto Nurdiantoro menilai hal itu tak lepas dari penampilan anak asuhnya yang oke. “Pemain mampu kuasai laga dan tampil enjoy,” katanya.

Justru, Borneo FC yang  panik. Pesut Etam bahkan harus bermain dengan 10 orang di paro kedua. Itu setelah gelandang Finky Passamba menerima kartu kuning kedua di menit 84’. “Kami sering melakukan kesalahan di akhir laga,” tambah pengganti Dejan Antonic itu. Nah, kondisi itu tak disia-siakan tuan rumah. PSS langsung menggandakan keunggulan menjadi 2-0 setelah Kushedya Hari Yudo mencetak gol di menit 90+3’. Hasil yang mampu menjaga peluang lolos PSS ke babak 8 besar.

                Meski begitu, Seto enggan jemawa. Sebab, di laga pemungkas, mereka akan bersua juara Liga 1 musim lalu, Persija Jakarta (15/3). Seto sadar tak akan mudah meraih kemenangan di laga kontra Persija. “Persija punya materi pemain lumayan. Kedalaman tim yang bagus. Saya pikir mereka akan tampil maksimal untuk memastikan lolos ke babak selanjutnya,” terang dia.

                Meski begitu, Seto juga punya ambisi eserupa. Yakni membawa PSS lolos ke babak 8 besar. Karena itu, kemenangan atas Persija akan memuluskan langkah PSS untuk lolos dari fase grup. “Saiapa yang menang bisa lolos. Saya pikir semua tim di grup ini (termasuk Madura United) masih punya kesempatan lolos,” tambah pelatih kelahiran 14 April 1974 itu.

                Hanya Borneo FC yang dipastikan tersingkir di Piala Presiden. Betapa tidak, dalam dua alag yang dilakoni, Pesut Etam memiliki catatan buruk. Mereka selalu menelan kekalahan dan sudah kebobolan tujuh gol. sebelumnya, mereka memang dibantai 5-0 oleh Persija (5/3). Meski tampil jeblok, Fabio Lopez enggan menyelahkan pemainnya. Bahkan, dia menilai timnya sudah berjalan sesuai dengan keinginannya.

                “Semua sudah berjalan baik dalam dua bulan terakhir ini. tapi namanya sepakbola, ada kalah dan menang,” tegasnya. Karena itu, dia menilai tak ada yang perlu menjadi kambing hitam atas performa jelek Borneo FC di ajang pra musim ini. “Saya tak bisa men-judge pemain atau staf (pelatih). Saya selalu respek dengan pemain karena mereka sudah memberikan yang terbaik di lapangan,” tegasnya. (gus)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Proyek Pembangunan Dermaga Senggigi Tak Jelas

Dermaga Senggigi berpotensi mangkrak lebih lama. Meski Dinas Perhubungan (Dishub) Lombok Barat (Lobar) tetap mengupayakan kelanjutan pembangunannya. ”Mau tidak mau harus kita lanjutkan. Itu kewajiban kita,” kata Kadishub Lobar HM Najib.

Distribusi Bantuan Beras Lelet, Dewan Minta Pemprov NTB Ambil Alih

”Pemda harus secepatnya koordinasi ke pusat, kalau ada kemungkinan ambil alih, take over secepatnya, kasihan masyarakat,” tegas Anggota Komisi V DPRD NTB Akhdiansyah, Minggu (27/9/2020).

Kantongi Persetujuan Mendagri, Pjs Bupati Boleh Lakukan Mutasi

”Bisa (rombak) tetapi ada kendali di situ yakni rekom KASN. Pejabat definitif saja harus ada rekom KASN,” katanya.

Akhir September, Tren Konsumsi BBM dan LPG di NTB Meningkat

”Jumlah ini meningkat dibandingkan Bulan Mei 2020, ketika Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dilaksanakan di berbagai daerah,” kata Unit Manager Communication, Relations, & CSR MOR V Jatimbalinus Rustam Aji, Jumat (25/9/2020) lalu.

LEM Hadirkan Baby Crab dan Gelar Plants Exhibition

Kami terus menghadirkan apa pun yang menjadi kebutuhan dan keinginan konsumen. Terpenting bisa menghibur mereka selama masa pandemi ini,” imbuh Eva.

Soal Kuota Gratis, Sekolah di Mataram Masih Validasi Data

”Verval ini kita lakukan  secara bertahap juga, setiap hari ada saja yang divalidasi,” jelas Suherman.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks