alexametrics
Sabtu, 19 September 2020
Sabtu, 19 September 2020

KONI NTB Raih Penghargaan SIWO PWI

MATARAM-Pembinaan yang dilakukan KONI NTB selama 10 tahun terakhir membuahkan hasil. Banyak atlet NTB yang telah mengharumkan Indonesia.

Atas prestasi itu KONI NTB mendapatkan penghargaan dari Pengurus Pusat Seksi Wartawan Olahraga Persatuan Wartawan Indonesia (PP SIWO PWI).  KONI NTB menjadi KONI Terdinamis. Penghargaan itu diterima saat perayaan puncak Hari Pers Nasional (HPN) di Gedung Grahadi Surabaya, Jawa Timur (Jatim), Jumat (8/2).

Ketua KONI NTB H Andy Hadianto mengatakan, prestasi yang diraih KONI berkat kerja keras semua pihak. Tanpa ada campur tangan pemerintah, pengprov cabang olahraga (Cabor), dan stakeholder lainnya, KONI tidak ada apa-apanya. ”Prestasi ini untuk seluruh masyarakat Indonesia,” kata Andy, kemarin (10/2).

NTB memiliki potensi luar biasa. Beberapa tahun terakhir, ada tujuh atlet yang sudah mencatatkan raihan juara dunia. Ada Risa Septiarini dari cabor muay thai, Ahmad Zigi Zaresta Yuda, Fakih Karomi dari cabor karate. Ditambah lagi, Yuliana dan Mariati dari  cabor pencak silat. Terakhir, sang juara dunia fenomenal Lalu Muhammad Zohri. ”Mereka itu sudah mengukir sejarah baru untuk NTB di level dunia,” ujarnya.

Ke depan harus ada muncul juara dunia baru. Tentu untuk menciptakan itu perlu bantuan dari semua pihak. Yang dibentuk adalah membangun semangat atlet, pelatih dan pengprov cabor. Semangat itu menjadi modal awal untuk menciptakan juara dunia. ”Melalui semangat itu muncul wawasan penggiat olahraga bahwa prestasi bukan untuk daerah. Melainkan untuk Indonesia,” tegasnya.

Masing-masing provinsi harus berlomba-lomba mencetak atlet berkualitas. Sehingga, mereka bisa mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. ”Konsep berpikir kita sekarang adalah mengangkat prestasi Indonesia,” ujarnya.

Di masa lalu, Indonesia disegani. Bahkan, dijuluki macan Asia. Tetapi, prestasi Indonesia terus merosot. Dia menganalisa, dari fenomena Sea Games, Indonesia kurang memiliki tekad untuk membangkitkan prestasi. Sering terjadi gesekan di internal penggiat olahraga. “Coba itu yang harus kita perbaik. Kita satukan tekad untuk Indonesia,” kata dia.

”Yuk dari NTB, kita ajak semua komponen bangsa ini untuk mengangkat lagi prestasi Indonesia,” pungkasnya. (arl/r10)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Proyek Pasar ACC Ampenan Terancam Molor

Pengerjaan konstruksi fisik Pasar ACC Ampenan masih dalam proses sanggah. Belajar dari pengalaman tahun lalu, Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Mataram tidak ingin gegabah mengerjakan proyek yang anggarannya dari Kementerian Perdagangan itu. “Kita tidak ingin kejadian seperti  tahun lalu di Pasar Cakarenagara. Molor,” kata Kepala Disdag Kota Mataram H Amran M Amin, kemarin (18/9).

Saat Pandemi, Anak 14 Tahun di Mataram Nikah Dini

Fenomena pernikahan usia anak masih terjadi di Kota Mataram. Seperti yang terjadi di Kelurahan Karang Baru pekan lalu. AA, perempuan usia 14 tahun juga memilih menikah dengan IW, 20 tahun warga kelurahan Selagalas. Keduanya enggan dipisahkan dengan alasan cinta.

Kasus Korona di Mataram Kembali Meningkat

Tren kasus Covid-19 dalam sepekan terakhir mengalami peningkatan. Terjadi penambahan kasus tiap hari. “Biasanya kasus baru positif satu, dua. Tapi tadi malam sepuluh orang yang positif,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Mataram I Nyoman Suwandiasa, kemarin (17/9).

TGB Minta Kasus Penusukan Syaikh Ali Jaber Diusut Tuntas

Mantan Gubernur NTB yang juga ulama TGB M Zainul Majdi menyinggung kasus penusukan terhadap salah satu ulama nasional Syaikh Ali Jaber. Menurutnya, di balik kasus penusukan ini, ada upaya untuk memecah belah umat dan bangsa Indonesia.

Kampung Sehat NTB Jadi Energi Baru Penanganan Covid-19

Program Kampung Sehat yang diinisiasi Polda NTB mendapat sambutan hangat dari masyarakat dan telah memberi dampak nyata pada upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah pun tak sungkan memberikan apresiasi yang tinggi pada Polda NTB atas program inovatif ini.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Pemda di NTB Wajib Daftarkan Honorer Ikut BPJS Ketenagakerjaan

"Seluruh tenaga kerja di NTB, baik yang ada di lingkungan pemerintah atau pun swasta, baik sektor formal maupun informal wajib mendapatkan jaminan sosial ketenagakerjaan," tegas Wisma.
Enable Notifications    Ok No thanks