alexametrics
Selasa, 22 September 2020
Selasa, 22 September 2020

Jangan Menyerah Iswandi

MATARAM-Persaingan di nomor lari 100 dan 200 meter semakin ketat. Sprinter NTB Iswandi tak mampu lagi bersaing, sehingga pindah ke nomor lari 400 meter.

Pelatih atletik NTB I Gusti Bagus Wirasantana mengatakan, Iswandi mulai mencoba nomor lari 400 meter. Potensinya di nomor tersebut cukup besar. ”Peluang Iswandi di nomor 400 meter itu ada,” kata Bagus kepada Lombok Post, kemarin (13/2).

Latihan nomor lari 400 meter cukup berat. Dia harus terus meningkatkan daya tahan berlarinya. ”Mengingkatkan daya tahan butuh proses yang panjang dan melelahkan,” kata dia.

Jika Iswandi berani menjalankan program latihan yang sudah disiapkan, tidak menutup kemungkinan peluang meraih medali di PON sangat terbuka. Atlet asal Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) itu memiliki modal sprint yang baik. ”Dia punya teknik berlari yang bagus. Tetapi, jika daya tahan lemah, sama saja bohong,” ujarnya.

Kuncinya adalah keberanian. Mental latihan harus kuat. Sekarang Iswandi memiliki waktu 1 tahun enam bulan menuju PON. Waktu itu cukup ideal. “Sekarang Iswandi harus fokus menjalankan program. Jangan pernah menyerah,” pintanya.

Modal berlari di nomor 400 meter membutuhkan Vo2 Maks yang tinggi. Yakni, dikisaran 55 hingga 60. “Kalau dibawah itu, tidak mungkin bisa berlari lebih baik,” ujarnya.

Kalau Vo2 Maks-nya stabil, Bagus memperkirakan Iswandi dapat berlari dikisaran 47 detik. Sampai saat ini, catatan tersebut menjadi yang terbaik di nasional. “Kalau bisa 47 detik sudah pasti raih emas di PON,” bebernya.

Dia berharap, Iswandi konsisten memilih nomor 400 meter. Agar membuka harapan meraih emas di nomor tersebut. ”Mudahan Iswandi terus fokus di nomor 400 meter,” kata dia.

Sementara itu, Iswandi mengatakan, dia sudah memutuskan turun di nomor 400 meter. Dia akan berupaya meningkatkan kemampuannya. ”Mudahan saja tetap istiqomah,” kata dia singkat. (arl/r10)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Tagih Piutang Rp 3 Miliar PT GNE Libatkan Kejaksaan

Sekitar Rp 3 miliar uang PT Gerbang NTB Emas (GNE) tercatat sebagai piutang. Sejumlah perusahaan masih berhutang pada perusahaan daerah milik Pemprov NTB ini. “Makanya kita akan menggunakan JPN (jaksa pengacara negara) untuk menagih,” kata Direktur PT GNE Samsul Hadi, Jumat (18/9).

VIDEO : Buron ke Kalimantan, Pulang, Saen Diringkus di Lingsar

Pelarian anggota komplotan pencurian dengan pemberatan berinisial SR alias Saen, berakhir. Pria 31 tahun, asal Dusun Bagek Nunggal, Desa Peteluan Indah, Lingsar, Lombok Barat, itu dibekuk setelah setahun buron. ”Pelaku pulang karena rindu keluarga,” kata Kapolsek Lingsar AKP Dewi Komalasari, Sabtu (19/9).

WCD, Warga Lobar Bebaskan Pantai Cemara dari Sampah

Ribuan orang di Lombok Barat (Lobar) memperingati World Cleanup Day (WCD), akhir pekan kemarin. Kegiatan ini dipusatkan di Pantai Cemara. ”Semuanya terlibat. OPD, kecamatan, desa, bahkan masyarakat juga ramai ikut,” kata Bupati Lobar H Fauzan Khalid, Sabtu (19/9).

Bawaslu Dorong Pendaftaran Sengketa Online

Penetapan pasangan calon Pilkada 2020 akan dilakukan pada lusa mendatang (23/9) di Kantor KPU masing-masing daerah. Bawaslu kini mulai mempersiapkan diri menghadapi sengketa pencalonan. Sebab diperkirakan, bapaslon yang dinyatakan tidak memenuhi syarat akan membawa kekecewaannya ke Bawaslu.

Ada Apa dengan Pulau-pulau Kecil?

SAYA diundang oleh Ketua LPPM Unram, Dr. Muhammad Ali dalam diskusi untuk merevisi Rencana Induk Penelitian Universitas Mataram lima tahun ke depan. Salah satu bagian yang cukup alot diskusinya adalah ketika mendiskusikan fokus penelitian di Unram. Mengapa harus ada fokus?

Penyuntikan Vaksin Korona Untuk Warga Dimulai Januari 2021

Pemerintah telah bekerja sama dengan Uni Emirat Arab dan mendapatkan vaksin untuk Covid-19 sebanyak 20 juta dosis. Rencananya, vaksin mulai didistribusikan pada Desember.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.
Enable Notifications    Ok No thanks