alexametrics
Sabtu, 25 Juni 2022
Sabtu, 25 Juni 2022

PASI NTB Perjuangkan Mirawan agar Lolos PON Papua

MATARAM-Pengprov PASI NTB akan bersurat ke PB PASI untuk memperjelas batasan usia peserta PON Papua. Khususnya setelah PON Papua XX resmi ditunda ke 2021.

”Kita ingin masukkan Mirawan sebagai atlet PON NTB,” ujar Pelatih Atletik NTB Muhdar, Jumat (12/6).

Muhdar menjelaskan, Mirawan sudah lolos limit PON di nomor 400 meter. Namun Mirawan tidak bisa masuk sebagai atlet NTB yang lolos PON karena terkendala usia. Jika PON digelar 2020, Mirawan masih berada di bawah usia minimal peserta PON.

”Tapi karena PON ditunda ke 2021, maka Mirawan sudah memenuhi usia minimal. Ini yang ingin kita perjelas, bisa atau tidak dia masuk sebagai atlet NTB,” katanya.

Baca Juga :  E-Sport Masih Berharap Tampil di PON

PASI NTB juga akan kembali mempertanyakan keputusan PASI pusat yang belum memasukan nama Suryadin ke dalam SK PB PASI. Kaitannya dengan atlet yang lolos PON. Karena hingga kemarin surat yang dikirim belum dijawab oleh PB PASI.

Muhdar menjelaskan, pihaknya mengajukan keberatan karena ada salah satu pelari asal Jawa Barat justru diloloskan ke PON Papua. Padahal event yang diikutinya tidak masuk dalam salah satu babak kualifikasi PON. ”Pelari Jabar itu ikut Borobudur Marathon. Tapi itu tidak masuk kualifikasi, malah lolos,” katanya.

Sedangkan, Suryadin sudah mengikuti dua event Pra-PON. Yakni Kejurnas Estafet, 14 Desember 2019 di Jakarta dan menjadi cadangan pada tes event PON Papua lalu.

Diketahui, dalam SK PB PASI yang terakhir dikeluarkan, NTB meloloskan 15 atlet. Ada penambahan empat atlet dan pengurangan satu atlet. Atlet yang dicoret adalah Lalu Aji Kusuma Rinjani. Aji dicoret karena dipastikan tidak akan membela NTB di PON Papua mendatang. Aji sedang menjalani pendidikan di Akademi Militer.

Baca Juga :  Cegah Korona, Mekanisme Kepulangan Atlet PON XX Papua terus Dievaluasi

Kemudian, Arif Rahman dan Zakaria yang berhasil lolos ke PON karena menjuarai tes event PON Papua di nomor 4×400 meter. Selanjutnya Imam Mahdin yang juga menjuarai nomor marathon pada tes event PON Papua.

Sedangkan satu atlet lainnya yakni Ni Putu Yogiswari dari cabor tolak peluru lolos berdasarkan perangkingan nasional. Karena setelah rangkaian kualifikasi PON Papua, baru dua atlet yang lolos limit PON. Sehingga Yogi yang berada di peringkat ketiga nasional dinyatakan lolos PON. (puj/r8)

 

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/