alexametrics
Selasa, 22 September 2020
Selasa, 22 September 2020

Sosialisasi Perda Olahraga Sasar Desa-Desa

MATARAM-Peraturan daerah (Perda) Olahraga sudah disahkan. Untuk penguatan efektifitas pelaksanaannya, perda olahraga itu tersebut harus didengar, dirasakan, dan diperkuat hingga ke pelosok desa.

Wakil Ketua Komisi V DPRD NTB H MNS Kasdiono mengatakan, selama ini penguatan pelaksanaan olahraga di daerah hanya berkaca pada Undang-undang Sistem Keolahragaan Nasional (SKN). Pengaturannya, masih bersifat umum. Disahkannya perda olahraga itu dapat memberikan penguatan dan spesifikasi terhadap pelaksanaan kegiatan olahraga di Bumi Gora.

“Perda ini adalah hak inisiatif dewan. Langkah itu untuk memberikan penguatan pelaksanaan pembinaan olahraga,” kata Kasdiono kepada Lombok Post, kemarin (14/3).

Saat ini, kata dia, masih tahap sosialisasi. Sasarannya desa di beberapa kabupaten. “Kita sosialisasikan supaya mereka tahu,” ungkapnya. Penekanan adanya perda olahraga untuk kesejahteraan atlet. Tiap atlet yang berprestasi harus diberikan bonus. ”Besarannya disesuaikan dengan kemampuan pemerintah daerah,” jelasnya.

Pada perda tersebut, jumlah bonus atlet berprestasi ditentukan berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur. ”Nanti Gubernur yang menentukan besaran bonusnya. Disesuaikan dengan kemampuan daerah,” ungkapnya.

Pembagian pelaksanaan kegiatan olahraga itu sudah diatur. Misalnya, pembinaan olahraga prestasi dibebankan kepada KONI. Disabilitas dibebankan ke National Paralympic Committee (NPC), dan olahraga rekreasi dipertanggungjawabkan oleh Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (Formi). ”Semua sudah dibagi pertanggungjawabannya,” kata dia.

Sementara itu, Kadispora NTB Hj Husnanidiaty Nurdin mengatakan, penguatan perda daerah itu harus sampai ke tingkat desa. Desa berperan juga ikut serta melahirkan atlet berprestasi. “Dana desa juga dapat menjadi penunjang kemajuan olahraga di daerah. Misalnya, menggelar turnamen olahraga dan membangun sarana olahraga,” ujarnya.

Jika pembinaan olahraga di desa intens, ia yakin akan ada bibit atlet potensial ke depannya. ”Saya yakin, kita tidak akan pusing memikirkan regenerasi atlet kalau pembinaan olahraga di wilayah desa juga diperkuat,” ungkapnya.

Dia berharap dengan adanya perda olahraga, prestasi NTB di level nasional terus meningkat. ”Bukan hanya prestasi, tingkat kebugaran masyarakat di desa juga akan meningkat,” pungkasnya. (arl/r10)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Tagih Piutang Rp 3 Miliar PT GNE Libatkan Kejaksaan

Sekitar Rp 3 miliar uang PT Gerbang NTB Emas (GNE) tercatat sebagai piutang. Sejumlah perusahaan masih berhutang pada perusahaan daerah milik Pemprov NTB ini. “Makanya kita akan menggunakan JPN (jaksa pengacara negara) untuk menagih,” kata Direktur PT GNE Samsul Hadi, Jumat (18/9).

VIDEO : Buron ke Kalimantan, Pulang, Saen Diringkus di Lingsar

Pelarian anggota komplotan pencurian dengan pemberatan berinisial SR alias Saen, berakhir. Pria 31 tahun, asal Dusun Bagek Nunggal, Desa Peteluan Indah, Lingsar, Lombok Barat, itu dibekuk setelah setahun buron. ”Pelaku pulang karena rindu keluarga,” kata Kapolsek Lingsar AKP Dewi Komalasari, Sabtu (19/9).

WCD, Warga Lobar Bebaskan Pantai Cemara dari Sampah

Ribuan orang di Lombok Barat (Lobar) memperingati World Cleanup Day (WCD), akhir pekan kemarin. Kegiatan ini dipusatkan di Pantai Cemara. ”Semuanya terlibat. OPD, kecamatan, desa, bahkan masyarakat juga ramai ikut,” kata Bupati Lobar H Fauzan Khalid, Sabtu (19/9).

Bawaslu Dorong Pendaftaran Sengketa Online

Penetapan pasangan calon Pilkada 2020 akan dilakukan pada lusa mendatang (23/9) di Kantor KPU masing-masing daerah. Bawaslu kini mulai mempersiapkan diri menghadapi sengketa pencalonan. Sebab diperkirakan, bapaslon yang dinyatakan tidak memenuhi syarat akan membawa kekecewaannya ke Bawaslu.

Ada Apa dengan Pulau-pulau Kecil?

SAYA diundang oleh Ketua LPPM Unram, Dr. Muhammad Ali dalam diskusi untuk merevisi Rencana Induk Penelitian Universitas Mataram lima tahun ke depan. Salah satu bagian yang cukup alot diskusinya adalah ketika mendiskusikan fokus penelitian di Unram. Mengapa harus ada fokus?

Penyuntikan Vaksin Korona Untuk Warga Dimulai Januari 2021

Pemerintah telah bekerja sama dengan Uni Emirat Arab dan mendapatkan vaksin untuk Covid-19 sebanyak 20 juta dosis. Rencananya, vaksin mulai didistribusikan pada Desember.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.
Enable Notifications    Ok No thanks