alexametrics
Minggu, 27 September 2020
Minggu, 27 September 2020

Bonus Rumah Untuk Atlet Makin Ruwet

JAKARTA-Menpora Imam Nahrawi mengeluarkan pernyataan mengejutkan Selasa lalu (13/2). Yakni bahwa bonus rumah buat peraih emas Asian Games 2019 bakal dibangun di atas tanah milik atlet. Karena itulah, bonus tersebut belum bisa direalisasikan. Sebab tidak semua atlet sudah bisa menyediakan tanah.

”Pemerintah nanti membangunkan, tidak mengadakan tanah. Ini yang perlu waktu, karena tak setiap atlet punya tanah,” kata Imam saat itu.

Setelah diberitakan secara luas, politikus PKB tersebut mengoreksi pernyataannya kemarin. ”Belum kami putuskan. Sedang kami bicarakan lebih lanjut. Sabar, sabar,” kata Imam saat ditemui di kawasan Pondok Aren, Tangerang Selatan. ”Yang kemarin saya menyatakan tanah disiapkan atlet itu, saya cabut. Karena pembicaraan belum final,” imbuh dia.

Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora Raden Isnanta menjelaskan, kebijakan pemberian bonus rumah tersebut baru diperdalam secara teknis bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR). Rencananya, pemerintah bakal membangunkan rumah tipe 36 dengan luas tanah 70 meter persegi.

”Tanah itu tidak boleh atas nama pribadi, harus tanah pemerintah. Karena secara aturan Kemen PUPR tidak boleh membangun di atas aset yang bukan milik negara,” papar Isnanta.

Menurut dia, bantuan rumah tersebut bakal jadi domain PUPR. Sedangkan Kemenpora hanya meminta dan mengusulkan nama. Tetapi siapa saja yang berhak mendapat rumah akan diputuskan oleh PUPR. ”Kami masih upayakan. Ada sedikit rasionalnya juga. Harus ada degradasi yang jelas antara peraih emas, perak, dan perunggu. Karena kalau (diangkat) PNS sudah semuanya dapat,” ucap Isnanta.

Kemenpora bakal berkoordinasi dengan pemerintah daerah mengenai ketersediaan lahan. Sebab, pada awalnya, rumah bakal dibangun di daerah asal setiap atlet. ”Tapi kan kita tahu bahwa banyak atlet yang pindah-pindah tempat. Itu yang kita koordinasikan ulang,” kata Imam.

Sebagaimana diketahui, Asian Games 2018 menjadi prestasi terbesar yang pernah dicapai oleh Indonesia. Para atlet memborong 31 emas, 24 perak, dan 43 perunggu. Bangga dengan capaian tersebut, pemerintah melimpahkan beragam bonus. Mulai dari uang tunai, diangkat jadi PNS, hingga rumah. Uang tunai sudah dibagikan pada 2 September lalu. Lalu, para atlet sudah mengikuti proses tes CPNS. Nah, bonus rumah itu yang masih menjadi ganjalan. (feb/na/jpg/r10)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Penataan Kawasan Wisata Senggigi Dimulai

Penataan kawasan wisata Senggigi direalisasikan Dinas Pariwisata (Dispar) Lombok Barat (Lobar). Sayang, dari tujuh proyek dalam perencanaan, hanya lima yang bisa dieksekusi.

LPPOM MUI NTB Target Sertifikasi Halal 125 Usaha Rampung Tahun Ini

”Rinciannya, dari Dinas Perindustrian NTB dan pusat sebanyak 75 usaha, serta Dinas Koperasi Lombok Barat sebanyak 50 usaha,” katanya, kepada Lombok Post, Rabu (23/9/2020).

Solusi BDR Daring, Sekolah Diminta Maksimalkan Peran Guru BK

Jika terkendala akses dan jaringan internet, layanan dilaksanakan dengan pola guru kunjung atau home visit. ”Di sanalah mereka akan bertemu dengan siswa, orang tua, keluarga. Apa permasalahan yang dihadapi, kemudiann dibantu memecahkan masalah,” pungkas Sugeng.

Subsidi Kuota Internet, Daerah Blank Spot di NTB Pertanyakan Manfaat

”Kalau jangkauan towernya luas, tentu ini sangat menunjang sekaligus mendukung pemanfaatan kebijakan pusat,” tandasnya.

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Pilwali Mataram, HARUM satu SALAM dua MUDA tiga BARU empat

Pengundian nomor Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota Mataram dan Wakil Wali Kota Mataram berjalan di bawah protokol Pandemi Covid-19 dengan ketat, pukul 19.00 wita-selesai semalam.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.

Trailer Film MOHAN Bikin Baper

Kreativitas sineas Kota Mataram terasa bergairah. Ditandai dengan garapan film bergenre drama romantic berjudul ‘Mohan’ yang disutradai Trish Pradana. Film yang direncanakan berdurasi sekitar 35 menit ini mengisahkan perjalanan asmara Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskan dengan istrinya Hj Kinastri Roliskana. Film Mohan dijadwalkan mulai tayang Bulan Oktober mendatang.
Enable Notifications    Ok No thanks