alexametrics
Kamis, 6 Agustus 2020
Kamis, 6 Agustus 2020

KONI NTB Ingin Bubarkan Pelatda PON, Pelatih Ramai-ramai Ajukan Penolakan

MATARAM-Pelatih-pelatih Pelatda PON menolak usulan KONI NTB membubarkan Pelatda PON. ”Kami kecewa dengan kondisi sekarang ini. Ada gejolak yang besar di pelatih dan atlet,” ujar Ketua Forum Pelatih Pelatda PON Agus Suharyan dalam konferensi persnya, Kamis (16/4).

Sebelum menyampaikan keterangan kepada media, sejumlah pelatih menggelar pertemuan. Dihadiri Pelatih Menembak Andik Budi Hariono, Pelatih Karate Lalu Ega, Pelatih Atletik H Muhdar, Pelatih Tinju H Idris, Pelatih Tarung Derajat Dedy Noor Cholis, dan Pelatih Voli Pasir Agus Salim.

Forum pelatih juga kecewa karena KONI NTB mengambil keputusan sendiri tanpa melibatkan pelatih maupun cabor. KONI NTB mengusulkan pembubaran Pelatda PON tanpa berbicara dengan pelatih maupun cabor. ”Harusnya kita diajak ngomong dulu. Apa masalahnya dan bagaimana solusinya,” katanya.

Sebenarnya KONI NTB sudah mengajak pelatih untuk berdiskusi soal ini. Namun keputusan itu terlambat, karena usulan pembubaran Pelatda sudah disampaikan ke gubernur.

”Usulan sudah disampaikan ke gubernur baru mengajak kami bicara. Kami menolak bertemu karena KONI sudah tidak komitmen dalam hal Pelatda,” tegasnya.

KONI NTB seharusnya menghargai pengurus cabor. Selama ini, cabor juga berperan dalam meloloskan atlet ke PON Papua. ”Intinya kenapa ini tidak dirembuk bersama dulu. Kita tahu justru setelah surat usulan terkirim ke gubernur,” katanya.

Forum pelatih Pelatda PON akan menghadap Gubernur NTB untuk mendiskusikan persoalan ini. Dalam kondisi saat ini, atlet dan pelatih juga terdampak. ”Kami berharap gubernur bisa mengambil keputusan yang bijaksana,” cetus Pelatih Kempo NTB ini.

Pelatih Muaythai NTB Indra Gunawan mengatakan, seharusnya KONI NTB tidak mematahkan semangat atlet di saat korona ini. Sejumlah provinsi juga masih tetap menjalankan Pelatda PON meski secara mandiri.

”Jabar dan Aceh itu tetap ada pelatda meski kondisinya seperti ini. Seharusnya kita ini diberi semangat bukannya dibuat gelisah,” katanya.

Sebelumnya, Ketua KONI NTB H Andy Hadianto menjelaskan, pembubaran Pelatda PON ini masih bersifat usulan dan belum diketok. KONI butuh masukan dari seluruh pihak, termasuk pemerintah dalam hal ini gubernur NTB dan Dispora. (puj/r8)

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Kasus Pengadaan ABBM Poltekes Mataram Segera Naik Penyidikan

Penyelidikan dugaan korupsi pengadaan alat bantu belajar mengajar (ABBM) Poltekkes Mataram tahun 2016 segera rampung. “Progres cukup bagus. Sebentar lagi naik penyidikan,” kata Kasubdit III Ditreskrimsus Polda NTB Kompol Haris Dinzah, Rabu (5/8).

Peredaran Gelap Tramadol di Gomong Mataram, Lima Orang Ditangkap

Tim Satnarkoba Polresta Mataram menggerebek rumah pengedar obat-obatan daftar G di Gomong, Mataram, Rabu (5/8). Sebanyak lima orang ditangkap. ”Dua pembeli, satu perempuan sebagai  penyedia, dan dua penjual,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson usai penggerebekan.

Masuk Destinasi Wisata Terpopuler Asia 2020, Lombok Siap Mendunia

”Kalau masuk di ranking dunia artinya kita adalah destinasi yang memang layak untuk dikunjungi,” kata Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) NTB Awanadi Aswinabawa, Rabu (5/8/2020).

Buntut Penutupan Savana Propok, TNGR Perketat Pemeriksaan Pengunjung

”Dengan penutupan ini semua akan lihat, kalau berbuat begitu pasti akan ditutup,” kata Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Dedy Asriady, Rabu (5/8/2020).

Kasus Sewa Lahan Desa Sesela, Penyidik Perdalam Keterangan Saksi

Berkas penyidikan kasus dugaan korupsi penyewaan lahan untuk pembangunan tower tahun 2018 masih dilengkapi. Sejumlah saksi diperiksa maraton untuk melengkapi berkas penyidikan. ”Yang sudah kita periksa baru Ketua RT dan ada juga dari BPD (Badan Permusyawaratan Desa),” kata Kajari Mataram Yusuf, Rabu (5/8).

Efek Pandemi, Omzet Penjual Perlengkapan Sekolah di Mataram Merosot

”Tak hanya buku paket dan buku tulis saja. Hampir seluruh jenis peralatan sekolah alami penurunan penjualan. Bahkan menjalar ke barang-barang peralatan kantor,” katanya.  

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Gawat, 300 Mata Air di NTB Menghilang

Perusakan lingkungan, khususnya hutan membuat NTB kehilangan hampir 300 mata air. ”Dari 700-an mata air sekarang tersisa 400 sekian titik mata air,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB H Madani Mukarom, Seninn (3/8).

Tabrakan, Pengendara Terbakar di Sindu Cakranegara

Satlantas Polresta Mataram menelusuri penyebab kecelakaan sepeda motor yang terjadi di Jalan Gora, Sindu Cakranegara, Senin malam (3/8). Peristiwa itu menyebabkan pengendara, Gusti Gede Kumbang meninggal dunia dengan kondisi terbakar.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Ungkap Dugaan Pembunuhan LNS, Polres Mataram Periksa 13 Saksi

Penemuan jasad LNS, 23 tahun dalam posisi tergantung di dalam sebuah rumah di di perumahan BTN Royal, Jempong Baru, Sekarbela, Mataram menyisakan tanda tanya. Penyidik Polresta Mataram  memeriksa sejumlah saksi secara maraton.
Enable Notifications.    Ok No thanks