alexametrics
Minggu, 7 Juni 2020
Minggu, 7 Juni 2020

Tetap Latihan, Atlet Pelatda PON NTB Batal Dirumahkan

MATARAM-Pemulangan sementara atlet Pelatda PON dibatalkan. Keputusan itu diambil KONI NTB setelah ada masukkan dari gubernur NTB dalam rapat yang digelar gubernur NTB, Senin malam (16/3).

Pada rapat tersebut, Dispora NTB menyampaikan keputusan KONI NTB untuk memulangkan sementara atlet-atlet Pelatda PON selama 14 hari. Namun hal ini mendapat tanggapan dari gubernur dan peserta rapat, agar Pelatda PON tetap berjalan.

”Jadi kita putuskan pelatda tetap jalan, tidak jadi dipulangkan. Hanya kewaspadaan yang ditingkatkan,” ujar Ketua KONI NTB H Andy Hadianto, kemarin (17/3).

Karena itu para atlet akan melanjutkan program latihan yang sudah dirancang pelatihnya. Namun ada opsi untuk melakukan latihan tidak di GOR 17 Desember Mataram. Tetapi dilakukan di asrama atlet saja.

”Untuk mengurangi intensitas interaksi dengan orang-orang di luar pelatda ada opsi latihan dipindah ke asrama saja. Tapi ini belum difinalkan,” katanya.

Meski tidak jadi dipulangkan, para atlet dan pelatih Pelatda PON diminta meningkatkan kewaspadaan agar terhindar dari virus korona. Selain itu para penghuni asrama atlet juga harus menerapkan perilaku hidup sehat. ”Kita juga sudah minta agar asrama disemprot disinfektan,” cetusnya.

Jumlah atlet NTB yang akan turun di PON mendatang mencapai 101 orang. Dari jumlah tersebut 77 menjalani pemusatan latihan di Mataram dan tinggal di Rusunawa Batulayar milik Pemprov NTB. Sisanya menjalani pemusatan latihan di Jakarta. (puj/r1)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Pesta Narkoba, Dua Lelaki dan Tiga Perempuan Ditangkap di Batulayar

GIRI MENANG-Lima warga digerebek tim Satres Narkoba Polres Lobar usai "pesta" narkoba di salah satu hotel di Batulayar, Kamis (4/6) lalu. Mereka terdiri dari...

Gunjingan Tetangga Lebih Menyiksa, Jangan Kucilkan Penderita Korona!

GIRI MENANG-Sebagian orang menganggap Korona sebagai ‘penyakit fitnah’. Sebab, stigma negatif yang selalu disematkan kepada pasien positif Korona maupun eks pasien positif. Atas dasar itu,...

Dampak Korona, Lombok Barat Kehilangan Rp 430 Miliar

GIRI MENANG-Keuangan Pemkab Lombok Barat (Lobar) dibuat babak belur oleh wabah Covid-19. Hal tersebut terungkap dalam Rapat Pimpinan (Rapim) terbatas di Aula Utama Kantor...

Tak Ada Zona Hijau di KLU, Kasus Korona ada di Semua Kecamatan

TANJUNG-Kasus positif Covid-19 di Kabupaten Lombok Utara (KLU) terus bertambah. Total kini 45 kasus, dengan Kecamatan Gangga yang akhirnya pecah telur, sebagai kecamatan yang...

Ahyar Abduh : Perekonomian Mataram Harus Tetap Tumbuh

MATARAM-Mataram ingin perekonomian tetap tumbuh meski pada masa Pandemi Covid-19. ”Kalau semua tutup tentu perekonomian tidak jalan,” kata Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh.   Ia...

Restoran New Bebek Ijo Ibu Fenny G Siapkan Undian Berhadiah

MATARAM-Restoran New Bebek Ijo Ibu Fenny G outlet Lombok Epicentrum Mall (LEM) mengadakan undian berhadiah mulai Jumat (5/6) kemarin. ”Promo ini salah satu usaha...

Paling Sering Dibaca

Cek Korona di Mataram, Biaya Rapid Test Rp 400 Ribu, Swab Rp 1.250.000

MATARAM-Di masa New Normal, hasil rapid test dan swab sangat dibutuhkan. Misalnya jika Anda ingin bepergian dengan menggunakan pesawat. Padahal, biaya untuk rapid test dan...

Naik Pesawat di Masa Korona, Ini Dokumen yang Harus Dibawa!

MATARAM-Pembatasan penerbangan komersial diperpanjang hingga 7 Juni. Dengan demikian penumpang pesawat domestik wajib melengkapi sejumlah dokumen untuk bisa terbang. ”Semua syarat itu harus dipenuhi calon...

Direktur RSUD Mataram Dorong Masjid dan Mall Dibuka, Warga Bahagia Bisa Lawan Korona

MATARAM— Di tengah meningkatnya penyebaran virus korona Direktur RSUD Kota Mataram dr Lalu Herman Mahaputra justru meminta sejumlah aktivitas publik tetap dibuka seperti biasa. Ketika...

Siap-siap, Pendaftaran CPNS Lulusan SMA Dibuka 1 Juni

JAKARTA–Pemerintah mengumumkan tahun ini bakal membuka seleksi CPNS baru untuk lulusan SMA sederajat melalui jalur sekolah kedinasan. Kuotanya belum ditetapkan. Politeknik Keuangan Negara STAN,...

NTB Coba-coba “New Normal”, Mulai dari Masjid dan Pusat Perbelanjaan

MATARAM-Tidak ada daerah di NTB layak new normal. Dari 102 daerah yang dipersilakan pemerintah pusat menerapkan New Normal, tak ada satu pun daerah dari...