alexametrics
Rabu, 23 September 2020
Rabu, 23 September 2020

NTB Jadi Tuan Rumah Sirkuit Nasional Lagi

MATARAM-Bumi Gora kembali dipercaya mengadakan Sirkuit Nasional (Sirnas) tahun ini. Kejuaraan itu akan dihelat pada 5 September.

Ketua Pengprov Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) NTB Junaidin Yaman mengatakan, surat penunjukkan tuan rumah sudah diterima. Bahkan, dia sudah menanda tangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan PP PBSI.

Ajang tersebut kesempatan bagi pebulu tangkis NTB untuk merasakan atmosfer kejuaraan level nasional. Mereka berpeluang melawan beberapa pemain muda nasional yang dibina klub ternama. ”Seperti pemain PB Djarum, eksis, dan tim lainnya,” jelas dia, kemarin (18/3).

Sirnas menjadi wadah pebulu tangkis lokal untuk menempa diri lebih baik lagi. Mereka memiliki waktu enam bulan untuk memantapkan persiapan. ”Mudahan ada pebulu tangkis NTB yang melanggeng ke level nasional,” harapnya.

Pada sirnas akan dipertandingkan beberapa kategori. Yakni, kategori junior, remaja, dan dewasa. ”Sementara hadiah hanya tersedia untuk  kategori dewasa,” bebernya.

Panitia bakal berusaha mencarikan solusi lain guna menyediakan hadiah untuk kategori junior dan remaja. Agar mereka bertanding lebih serius dan semangat lagi. ”Kita ingin menghargai perjuangan mereka bertanding,” ucapnya.

Dia mengatakan, Sirnas sekarang menjadi tahun keempat di Bumi Gora. Pertama, diadakan pada 2008 silam. Selanjutnya pada 2015 dan 2017.

Sirnas tahun ini diharapkan dapat membangkitkan NTB dari bencana gempa. Karena, banyak orang yang berkunjung. “Setiap pelaksanaannya, peserta mencapai 600-an orang. Belum lagi ditambah penontonnya,” ungkapnya. (arl/r10)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Dorong Pertumbuhan Ekonomi, NTB Promosikan Peluang Investasi

Ini merupakan kegiatan yang diselenggarakan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Singapura, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), dan Bank Indonesia. ”Pasti ujungnya juga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Kepala Perwakilan BI NTB Heru Saptaji.

Efek Pandemi, Transaksi Valas di NTB Melorot 90 Hingga Persen

”Hingga kini pandemi telah memukul telak seluruh kegiatan usaha penukaran valuta asing (kupva) di money changer hingga 90 persen,” kata Darda Subarda, pemilik Money Changer PT Tri Putra Darma Valuta, kepada Lombok Post, Selasa (22/9/2020).

Silky Pudding Drink Lombok, Minuman Kekinian Satu-satunya di Lombok

Minuman ini hadir dengan delapan varian rasa, yakni Red Island, Choco Dream, Magical Blue, dan Beauty Sunset. Juga Baby Queen, Sweet Choco, Deep Purple dan terakhir ada Snlight Choco. “Harganya hanya Rp 13.000 per cup,” kata Ramadarima, pemilik Silky Pudding Drink Lombok.

Sumbawa Gelar Simulasi KBM Tatap Muka

”Masing-masing kecamatan, ada perwakilan atau piloting, minimal dua sekolah yang kami tunjuk,” kata Sahril.

Disdik Kota Mataram Berharap Bantuan Kuota Dimanfaatkan Maksimal

”Kami belum tahu persis, makanya kami akan tunggu petunjuk berikutnya,” ujarnya, pada Lombok Post, Selasa (22/9/2020).

Saatnya Kota Mataram Dipimpin Arsitek

“Tidak bisa kita mengharapkan perubahan, kalau masih memberikan kepemimpinan pada orang yang sama,” kata Ketua Partai Gelora NTB HL Fahrurrozi.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Dua Terduga Pengedar Ekstasi Tertangkap di Karang Kediri

Dua terduga pengedar ekstasi berinsial PAW alias Patrick, 28 tahun, dan AZP alias Agli, 25 tahun, dibekuk tim Satnarkoba Polresta Mataram, Kamis (17/9) malam. ”Kita tangkap mereka di Lingkungan Karang Kediri, Cakranegara,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, kemarin (18/9).

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...
Enable Notifications    Ok No thanks