alexametrics
Kamis, 24 September 2020
Kamis, 24 September 2020

Pelaksanaan GSI Terkendala Pre-Registrasi

MATARAM-Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) telah merilis pelaksanaan Gala Siswa Indonesia(GSI). Perhelatannya mulai digelar 1 Maret mendatang.

Kabid Olahraga Dispora Kota Mataram Isnaini mengatakan, semua kabupaten/kota seluruh Indonesia serentak menggelar kejuaraan sepak bola GSI. Jenjang pertama dipertandingkan adalah tingkat kecamatan. ”Yang menjadi peserta hanya siswa SMP. Maksimal berusia 14 tahun,” kata Isnaini kepada Lombok Post, kemarin (20/2).

Khusus di Kota Mataram akan diselenggarakan di enam kecamatan. Yakni, kecamatan Ampenan, Selaparang, Sekarbela, Mataram, Cakranegara, dan Sandubaya. ”Baik Negeri maupun swasta,” jelasnya.

Total yang sekolah yang tercatat di surat Dikdasmen ada sekitar 12 sekolah SMP yang ada di Kota Mataram. Tetapi, Isnaini belum mengetahui apakah pihak sekolah yang tercantum pada surat tersebut akan mendaftar atau tidak. ”Kita masih membuka pendaftarannya hingga 25 Februari mendatang,” bebernya.

Isnaini menjelaskan, pertandingan GSI ini berjenjang. Dari tingkat kecamatan hingga nasional. ”Kita harapkan muncul bibit pesepakbola potensial dari GSI,” harapnya.

Pemenang antar kecamatan akan mewakili sekolahnya ke tingkat Kota. Rencananya, akan digulirkan pada April mendatang.

Selanjutnya, bagi tim yang menjuarai tingkat kabupaten/kota. Saat menuju tingkat provinsi, bukan lagi membawa nama sekolah. Melainkan akan dilihat individu pemain.

Artinya, yang mewakili NTB di tingkat nasional nanti adalah pemain-pemain terbaik di masing-masing posisinya. Dispora Kota Mataram nantinya akan memantau pemain yang memiliki skill mempuni untuk dibawa ke tingkat nasional. ”Ini kesempatan emas bagi pesepak bola muda untuk menunjukkan kemampuannya,” ungkapnya.

Namun, yang menjadi persoalan saat ini adalah Pre Registrasi. Sampai saat ini koordinator ditingkat kecamatan belum ada yang siap menjalankannya. “Makanya kita dorong persiapannya lebih cepat,” pungkasnya. (arl)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Hasil Survei Indikator, Elektabilitas HARUM Paling Tinggi

“Pak Mohan Roliskana hingga sejauh ini paling potensial menang dalam pemilihan mendatang,” ujar  Wakil Ketua DPP Golkar Ahmad Doli Kurnia dalam pemaparan yang dilakukan secara online dari DPP Golkar Jakarta, (18/9) lalu.

Polisi Pantau Kampanye Hitam di Pilwali Mataram

Pelaksanaan Pilkada di Kota Mataram mendapat atensi penuh pihak TNI-Polri. Polresta Mataram dan Kodim 1606 Lobar telah melakukan pemetaan potensi konflik dan mencegah secara dini beberapa konflik yang biasa terjadi pada masa Pilkada.

Trailer Film MOHAN Bikin Baper

Kreativitas sineas Kota Mataram terasa bergairah. Ditandai dengan garapan film bergenre drama romantic berjudul ‘Mohan’ yang disutradai Trish Pradana. Film yang direncanakan berdurasi sekitar 35 menit ini mengisahkan perjalanan asmara Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskan dengan istrinya Hj Kinastri Roliskana. Film Mohan dijadwalkan mulai tayang Bulan Oktober mendatang.

Pasangan Calon Harus Memberi Perhatian pada DPT

PESERTA pemilihan yaitu Pasangan Calon harus menunjukkan perhatian lebih pada seluruh tahapan yang ada, bukan hanya pada saat pendaftaran calon atau pada pemungutan suara saja. Salah satu tahapan yang sangat menentukan ialah tahapan Penyusunan dan Pemutakhiran Daftar Pemilih atau cukup disebut dengan penyusunan DPT.

Pendataan Bantuan Kuota Internet untuk Siswa Guru dan Mahasiswa Kacau

Hari pertama penyaluran bantuan subsidi kuota internet untuk siswa, guru, mahasiswa, dan dosen langsung berpolemik. Proses pendataan dan verifikasi nomor ponsel dinilai kacau.

Calon Kepala Daerah Wajib Jadi Influencer Protokol Kesehatan

DPR, pemerintah dan KPU telah memutuskan akan tetap melaksanakan pilkada serentak pada 9 Desember. Para calon kepala daerah (Cakada)  diminta menjadi influencer protokol kesehatan  agar pilkada tidak memunculkan klaster baru Covid-19.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Sutradara Trish Pradana, Angkat Kisah Mohan ke Layar Lebar

Sutradara Trish Pradana tak henti melahirkan karya. Di tengah Pandemi Korona ini ia kembali ke balik layar menuntaskan film baru bertajuk "Mohan". Ini merupakan film yang diangkat dari kisah hidup Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana sewaktu remaja.
Enable Notifications    Ok No thanks