alexametrics
Sabtu, 19 September 2020
Sabtu, 19 September 2020

Pertahankan Juara Dunia, Honda Ikat Marquez Sampai 2024

AALST-Musim 2020 memang belum bergulir secara resmi, namun bursa perekrutan pembalap kembali terlihat. Kemarin (20/2), Honda memastikan perpanjangan kontrak kepada jagoan mereka Marc Marquez sampai akhir 2024. Kontrak anyar empat tahun tersebut dua kali lebih panjang ketimbang pada umumnya.

Honda sadar betul kemampuan Marc di arena MotoGP. Rider yang pernah dijuluki Baby Alien itu belum tergoyahkan dalam empat musim terakhir. Musim lalu, dia mengakhiri balapan sebagai juara dunia. Kakak kandung Alex Marquez itu merupakan pembalap komplet. Dia menjadi juara dunia tiga kelas berbeda, 125cc, Moto2 dan MotoGP.

 

Di pentas MotoGP, Marc sudah merengkuh enam gelar juara dunia sejak promosi pada 2013 silam. Satu gelar sempat sekali terlepas dari genggamannya pada musim 2015, ketika Jorge Lorenzo berjaya bersama Yamaha. Selebihnya, dia kembali mendominasi balapan, bahkan dengan riding style yang lebih matang di atas lintasan.

“Sejak kedatanganku pada tahun pertama (2013), kami bersama merengkuh kesuksesan, dan aku sangat senang melanjutkan kisah sebagai bagian dari keluarga Honda,” terang Marc sebagaimana dikutip situs MotoGP. Selain itu, perpanjangan kontrak empat tahun itu memberikan dia kepercayaan diri menyambut musim baru dan mencetak rekor-rekor lainnya.

Presiden Honda Racing Coorporation Yoshishige Nomura mengaku senang dengan langkah timnya. “Kami memulai pembicaraan beberapa bulan yang lalu, dan kedua belah pihak menginginkan untuk tetap bersama dan melanjutkan kemenangan,” ujarnya.

Musim ini akan menjadi salah satu tahun yang unik buat Marc. Sebab, dia akan berdampingan dengan sang adik Alex di paddock Honda. Meskipun masih dalam proses pemulihan pasca operasi bahu, Marc tetap menjadi rider yang paling diperhitungkan musim ini.

Keputusan Honda dan Marquez bakal semakin membuat Ducati panik. Sebab, sampai saat ini mereka belum memutuskan rider yang akan menjadi andalan mereka pada musim 2021. Situasi itu diperburuk setelah Yamaha juga sudah memastikan dua paket rider mereka untuk musim depan.

Yakni, Fabio Quartararo dan Maverick Vinales. Sebelumnya, dua rider tersebut menjadi incaran tim pabrikan Italia. Praktis, tidak banyak pilihan yang tersedia buat Ducati. Kemungkinan besar mereka bakal mempertahankan rider utama Andrea Dovizioso.

Namun hingga kini, Dovi juga tak kunjung menandatangani kontrak anyar bersama Ducati. Lalu bagaimana dengan tandemnya? Danilo Petrucci atau rider Pramac Ducati Jack Miller bisa menjadi opsi. Tentu saja masih ada waktu buat tim yang bermarkas di Bologna tersebut untuk menentukan langkah mereka.

Selain dua nama tersebut masih ada Scott Redding bekas rider MotoGP yang kini menjadi bagian proyek Ducati di ajang WSBK 2020. Direktur Ducati Paolo Ciabatti menyebut karir Redding di MotoGP belum sepenuhnya berakhir. “Kembali ke MotoGP menjadi tujuan buat Scott, tetapi hanya jika dia bisa menjuarai WSBK,” papar Ciabatti sebagaimana dikutip Visordown. (nap/jpg/r8)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Proyek Pasar ACC Ampenan Terancam Molor

Pengerjaan konstruksi fisik Pasar ACC Ampenan masih dalam proses sanggah. Belajar dari pengalaman tahun lalu, Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Mataram tidak ingin gegabah mengerjakan proyek yang anggarannya dari Kementerian Perdagangan itu. “Kita tidak ingin kejadian seperti  tahun lalu di Pasar Cakarenagara. Molor,” kata Kepala Disdag Kota Mataram H Amran M Amin, kemarin (18/9).

Saat Pandemi, Anak 14 Tahun di Mataram Nikah Dini

Fenomena pernikahan usia anak masih terjadi di Kota Mataram. Seperti yang terjadi di Kelurahan Karang Baru pekan lalu. AA, perempuan usia 14 tahun juga memilih menikah dengan IW, 20 tahun warga kelurahan Selagalas. Keduanya enggan dipisahkan dengan alasan cinta.

Kasus Korona di Mataram Kembali Meningkat

Tren kasus Covid-19 dalam sepekan terakhir mengalami peningkatan. Terjadi penambahan kasus tiap hari. “Biasanya kasus baru positif satu, dua. Tapi tadi malam sepuluh orang yang positif,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Mataram I Nyoman Suwandiasa, kemarin (17/9).

TGB Minta Kasus Penusukan Syaikh Ali Jaber Diusut Tuntas

Mantan Gubernur NTB yang juga ulama TGB M Zainul Majdi menyinggung kasus penusukan terhadap salah satu ulama nasional Syaikh Ali Jaber. Menurutnya, di balik kasus penusukan ini, ada upaya untuk memecah belah umat dan bangsa Indonesia.

Kampung Sehat NTB Jadi Energi Baru Penanganan Covid-19

Program Kampung Sehat yang diinisiasi Polda NTB mendapat sambutan hangat dari masyarakat dan telah memberi dampak nyata pada upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah pun tak sungkan memberikan apresiasi yang tinggi pada Polda NTB atas program inovatif ini.

Paling Sering Dibaca

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Hari Pertama Razia Masker di NTB, Pemda Kumpulkan Denda Rp 9,1 Juta

Sebanyak 170 orang tidak menggunakan masker terjaring razia di hari pertama penerapan sanksi denda bagi pelanggar protokol kesehatan di seluruh NTB, kemarin (14/9). Dari para pelanggar di semua titik operasi ini, Badan Pendapatan Daerah NTB pun mengumpulkan uang sebesar Rp 9,1 juta.

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.
Enable Notifications    Ok No thanks