alexametrics
Senin, 28 September 2020
Senin, 28 September 2020

Tim basket NTB Bertekad Cetak Sejarah di PON Papua

MATARAM-Di Papua nanti merupakan pergelaran PON yang ke-20. Tim basket NTB tak pernah merasakan atmosfer ajang empat tahunan tersebut.

Tahun ini,  tim basket NTB berhasrat ingin menorehkan sejarah baru. Mereka menargetkan lolos ke PON Papua. Wakil Ketua I Pengprov Persatuan Basket Seluruh Indonesia  (Perbasi) NTB  Dadang Wata Chandra mengatakan, Pengprov sudah menjaring pemain disiapkan ke Pra-PON. Total ada 20 pemain putra/putri yang disiapkan.

“Nanti akan dikerucutkan menjadi sekita 15 pemain,” kata Dadang kepada Lombok Post, kemarin (25/2).

Berdasarkan hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) sistem yang digunakan berbeda dibanding sebelumnya, yang menggunakan system zona. “Tahun ini, semua provinsi bertemu semua,” ujarnya.

PB PON telah menetapkan ada 10 tim yang akan berlaga di PON. Tetapi, hanya tujuh slot yang diperebutkan. Karena, lanjutnya, tiga tim sudah mengantongi tiket PON. Yakni Papua sebagai tuan rumah ditambah  juara bertahan dan runner up PON 2016. ”Yang juara PON tim basket Jawa Barat dan runner up adalah DKI Jakarta,” bebernya.

Dadang belum memperkirakan berapa jumlah daerah yang akan turun di Pra-PON. Karena, bisa saja provinsi lain nanti tak mengirim tim. ”Kalau saya perkirakan akan ada lebih dari 20 tim yang akan turun dan mereka akan bertemu semua,” ujarnya.

Tim Jabar dan DKI tidak ambil bagian dalam Pra-PON karena mereka sudah mengantongi tiket PON. Artinya, peluang untuk tembus PON cukup terbuka. ”Target kita harus bisa mengalahkan tim dari luar pulau jawa,” ujarnya.

Tim dari Pulau Jawa cukup kuat. Seperti, DIY, Banten, dan Jawa Timur menjadi lawan terkuat. “Kita antisipasi kekuatan tim dari pulau jawa,” ungkapnya.

Menurutnya, dengan tekad dan semangat juang tinggi target itu pasti bisa diraih. ”tidak ada yang tidak mungkin kalau kita berlatih keras,” pungkasnya. (arl/r10)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Akhir September, Tren Konsumsi BBM dan LPG di NTB Meningkat

”Jumlah ini meningkat dibandingkan Bulan Mei 2020, ketika Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dilaksanakan di berbagai daerah,” kata Unit Manager Communication, Relations, & CSR MOR V Jatimbalinus Rustam Aji, Jumat (25/9/2020) lalu.

LEM Hadirkan Baby Crab dan Gelar Plants Exhibition

Kami terus menghadirkan apa pun yang menjadi kebutuhan dan keinginan konsumen. Terpenting bisa menghibur mereka selama masa pandemi ini,” imbuh Eva.

Soal Kuota Gratis, Sekolah di Mataram Masih Validasi Data

”Verval ini kita lakukan  secara bertahap juga, setiap hari ada saja yang divalidasi,” jelas Suherman.

Simulasi Pembukaan Sekolah di NTB, Kerumunan Siswa Masih Terjadi

”Kalau di dalam lingkungan sekolah, semuanya tertib, tetapi pada saat pulang, masih ada kita temukan (kerumunan) meski tidak terlalu banyak ya,” ujarnya.

15 Ribu Suara Partai Non Parlemen Siap Dukung MUDA

"Kami berterima kasih atas dukungan tiga partai ini kepada kami," ujar HL Makmur Said memberikan apresiasi.

Bale Honda, Permudah Konsumen Servis dari Kantor

”Harapannya melalui aktivitas ini mampu meningkatkan kepedulian masyarakat agar tetap memperhatikan keamanan dan kenyamanan dari kendaraan pribadinya,” ujar Technical Service Sub Dept Head Astra Motor NTB Anton Prihatno.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks