alexametrics
Kamis, 1 Oktober 2020
Kamis, 1 Oktober 2020

Pembalap BMX Diprediksi Absen di PON

MATARAM-Regulasi pembatasan usia yang dikeluarkan Pengurus Besar Ikatan Sepeda Sport Indonesia (ISSI) pada PON nanti membuat NTB gigit jari. Mereka tak memiliki atlet potensial yang mampu bersaing di level nasional.

Diprediksi, pembalap sepeda BMX NTB bakal absen di ajang empat tahunan tersebut. Buktinya, dua pembalap BMX Ahmad Helmi Ramdani dan Ivan Ardianto hanya finish di peringkat enam dan tujuh pada kejurnas balap sepeda BMX di Sleman, Jogjakarta, pekan lalu.

Ketua Binpres Pengprov ISSI NTB Hari Gunawan mengatakan, kedua pembalap itu kalah cepat dengan pembalap Jawa Timur dan Jawa Barat. Mereka yang diandalkan pada PON XX/2020 Papua seperti cukup berat untuk memburu medali. “Mereka ini baru muncul. Tidak mungkin bisa langsung bersaing di PON,” kata Hari kepada Lombok Post, kemarin (26/3).

Mereka baru berusia 16 tahun. Proses mereka menuju titik puncak prestasi bukan sekarang. “Mereka perlu menjalankan program  latihan lebih panjang lagi,” jelasnya.

Mereka juga minim pengalaman bertanding di level nasional. Artinya, mental tanding mereka dianggap masih lemah. ”Semakin banyak mereka mengikuti kejurnas mental juara mereka semakin terasah,” kata dia.

Sekarang tergantung pada ketua Pengprov ISSI NTB. Apakah dia berkomitmen memberikan wadah bagi dua pembalap tesebut atau tidak. ”Kalau punya komitmen mari kita bina sama-sama,” ujarnya.

Kedua pembalap itu memiliki potensi untuk dikembangkan. Dia memiliki semangat juang bersaing di level nasional. ”Itu menjadi modal utama bagi mereka untuk bisa mengikuti jejak seniornya,” ungkapnya.

Dia berharap, Helmi dan Ivan tidak berhenti berlatih sampai disini. Mereka harus tetap menjaga semangatnya. ”Ini bagian dari proses. Mereka masih memiliki peluang untuk tampil di PON 2024 nanti,” pungkasnya. (arl/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Sah! Gaji dan Tunjangan PPPK Sama dengan PNS

Penantian panjang honorer K2 yang lulus seleksi tes Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2019 lalu akhirnya usai sudah. Payung hukum terkait gaji dan tunjangan PPPK telah diterbitkan.

Antisipasi Penyebaran Covid Klaster Kampus!

KONDISI masyarakat pada era tatanan kehidupan baru (new normal) saat ini seolah-olah menggambarkan situasi masyarakat telah beradaptasi dengan tenangnya, kembalinya kehidupan normal saat ini kesadaran kita sebagai masyarakat dalam menghadapi pandemi covid-19 sedikit demi sedikit sudah mulai abai dalam menerapkan pola hidup sehat dalam upaya pencegahan dan memutus rantai penularan virus corona.

Penurunan Kasus Korona di NTB Ternyata Semu

Perubahan warna zona Covid-19 di NTB tidak menentu. Kabupaten Dompu yang sebelumnya digadang-gadang sebagai daerah percontohan kini malah masuk zona merah kasus penularan Covid-19.

Pemerintah Harus Turunkan Harga Tes Swab

TARIF uji usap atau tes swab dinilai masih terlalu mahal. Ketua DPR RI Puan Maharani pun meminta pemerintah mengendalikan tarif tes sebagai salah satu langkah pengendalian dan penanganan penyebaran Covid-19. Jumlah masyarakat yang melakukan tes mandiri akan meningkat ketika harganya lebih terjangkau.

Desa Sekotong Tengah Punya Taman Obat Keluarga

ADA budidaya tanaman obat di Desa Sekotong Tengah, Kecamatan Sekotong, Lombok Barat. Tanaman obat ini dibudidayakan oleh masyarakat setempat melalui Kelompok Taman Obat Keluarga Suren.

Desa Pesanggrahan Lotim, Tangguh Berkat Kawasan Rumah Pangan Lestari

Desa Pesanggrahan terpilih menjadi Kampung Sehat terbaik di Kecamatan Montong Gading. Desa ini punya Tim Gerak Cepat Pemantau Covid-19 yang sigap. Ekonomi masyarakat juga tetap terjaga meski pandemi melanda.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Zona Hijau Korona di NTB Kian Berat

”Indikatornya lebih tajam lagi. Kemarin, yang dihitung hanya pasien positif (Covid-19) saja. Sekarang probable juga dihitung,” kata Kepala Dinas Kesehatan NTB dr Hj Nurhandini Eka Dewi, usai rapat evaluasi penanganan Covid-19, di kantor gubernur NTB, kemarin (28/9).

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.
Enable Notifications    Ok No thanks