alexametrics
Kamis, 13 Mei 2021
Kamis, 13 Mei 2021

Fisik Atlet Pelatda PON Harus Dites Lagi

MATARAM-KONI NTB berencana kembali menggelar tes fisik bagi atlet pelatda PON. Ini akan dilakukan sebelum pelatda sentralisasi dimulai kembali. “Ini untuk melihat data awal mereka. Karena kita butuh pembanding,” ujar Ketua KONI NTB H Andy Hadianto.

Andy menjelaskan, tes bagi atlet ini akan dilaksanakan Mei nanti. Setelah itu, pelatda sentralisasi digelar kembali pada Juni. “Jadi pelatda tidak bisa langsung Mei. Harus ada tes dulu untuk atlet. Setelahnya baru pelatda,” katanya.

Tes fisik awal ini perlu dilaksanakan karena atlet sebelumnya menjalani pelatda desentralisasi. Sehingga ada beberapa faktor yang mungkin akan menurun dari atlet. Tes ini, sambung dia, untuk memetakan fisik awal atlet. “Jadi kalau ada yang harus dibenahi bisa dilakukan secepatnya,” jelas dia.

Menurut Andy, pihaknya sudah berkoordinasi dengan stakeholder terkait rencana memulai kembali pelatda sentralisasi. “Saya optimis pelatda bisa dimulai lebih cepat. Awalnya direncanakan Juli, tapi kita coba percepat ke Juni,” katanya.

Pelatda sentralisasi akan diikuti 106 atlet dari 19 cabor. Dua atlet tambahan terakhir adalah atlet taekwondo dan gantole (aerosport). Dua cabor ini menyusul 17 cabor yang sudah lolos lebih dulu. Yakni atletik, panjat tebing, karate, tarung derajat, kempo, biliar, muaythai, balap motor, tenis lapangan, futsal, voli pasir, selam, tinju, catur, menembak, pencak silat, dan renang.

Ketua Forum Pelatih NTB Agus Suharyan mendukung langkah KONI NTB mempercapat pelatda sentralisasi. Ini karena pelatda desentralisasi kurang maksimal. Apalagi waktu yang tersisa untuk persiapan tinggal beberapa bulan lagi. “Sekarang benar-benar harus fokus. Lebih cepat dimulai lebih baik,” katanya. (puj/r8)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks