alexametrics
Jumat, 12 Agustus 2022
Jumat, 12 Agustus 2022

Dana Kurang, Insan Olahraga NTB Minta Restu Gubernur untuk Turun ke Jalan

MATARAM-Insan olahraga akan meminta restu pada gubernur dan wakil gubernur NTB untuk turun ke jalan. Aksi ini dilakukan untuk mencari tambahan anggaran pelaksanaan pelatda. ”Hasil rapat yang diinisiasi Dispora NTB sangat menyedihkan. Karena itulah kita akan bantu pemerintah mencari anggaran,” ujar Ketua Forum Pelatih NTB Agus Suharyan, kemarin (28/1).

Menurut Agus, sebelum diputuskan seharusnya pemprov cabor berkoordinasi terlebih dulu dengan pelatih. Karena yang bersentuhan langsung dengan atlet adalah pelatih. Sedangkan hasil rapat yang diinisiasi Dispora, keputusan yang dihasilkan terkesan tidak memihak pada atlet. ”Kami sangat sedih dengan hasil rapat itu. Perhatian pemerintah untuk atlet sangat minim sekali,” katanya.

Selain itu, hasil tim perumus yang sudah dihasilkan dalam rapat kerja anggota KONI NTB jug tidak digunakan. Seharusnya hasil tim perumus itulah yang menjadi dasar pemerintah dan KONI NTB menjalankan program pelatda. ”Ini malah menggelar rapat dan memutuskan hasil yang baru. Kenapa hasil yang sudah dirumuskan tim tidak digunakan,” kata Agus yang juga menjadi anggota tim perumus.

Baca Juga :  Anggaran Pelatda PON 2024 Sedang Dibahas

Ada perbedaan penggunaan anggaran hibah KONI NTB sebesar Rp 3 miliar dari hasil tim perumus dan rapat pengprov. Untuk hasil tim perumus, anggaran Rp 3 miliar dibagi menjadi dua penggunaan. Yakni untuk sekretariat KONI NTB dan kebutuhan pelatda. Periode pelatda untuk empat bulan.

Sedangkan pada hasil rapat antara pengprov bersama KONI NTB dan Dispora, anggaran memang tetap dibagi dua. Untuk sekretariat KONI NTB dan pelatda. Tapi periode pelatda berubah menjadi enam bulan. Sehingga berdampak pada berkurangnya uang saku atlet dan bantuan konsumsi bagi atlet. ”Bedanya sangat jauh. Kasihan atlet-atlet kita,” cetusnya.

Lebih lanjut, Agus mengatakan, jika memang pengprov cabor setuju dengan keputusan rapat tersebut. Maka seharusnya pengprov cabor juga membuat pernyataan siap menanggulangi kebutuhan atlet dan pelatih terlebih dulu sebelum ada anggaran hibah dicairkan.

Baca Juga :  ISSI NTB Patuhi Putusan BAORI

”Kalau tidak begitu, ujung-ujungnya pelatih yang akan menanggung ini. Pengprov harus sanggup juga menanggulangi biaya dulu,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua KONI NTB H Andy Hadianto menjelaskan, hasil kerja tim perumus sudah disampaikan kepada Dispora NTB sebagai usulan penggunaan anggaran. ”Sudah kita sampaikan sebagai bahan untuk mengambil keputusan,” katanya.

Terpisah, Plt Kepala Dispora NTB Surya Bahari mengatakan, hasil tim perumus memang sudah diberikan KONI NTB. Hasil itu juga digunakan untuk mengambil keputusan dalam rapat bersama pengprov dan KONI NTB, Rabu (27/1).  ”Kami mengadakan pertemuan itu untuk menuntaskan simpang siur informasi. Hasil pertemuan juga sudah disetujui pengprov cabor masing-masing,” tandasnya. (puj/r8)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/