LombokPost - Kontroversi kembali menyelimuti dunia MotoGP usai balapan utama GP Spanyol 2025 di Sirkuit Jerez, Minggu (27/5/2025). Kali ini, sorotan tertuju pada Valentino Rossi—ikon MotoGP asal Italia yang terekam tertawa sesaat setelah Marc Marquez terjatuh dalam race utama.
Sebuah reaksi yang menyulut bara lama dari insiden legendaris "Sepang Clash" satu dekade silam.
Momen itu tertangkap dalam sebuah video dari tribun penonton dan langsung viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, Valentino Rossi yang hadir untuk mendukung timnya, Pertamina Enduro VR46 Racing Team, terlihat bereaksi spontan saat Marquez mengalami crash di putaran ketiga
Namun, tak sedikit pula yang membela Valentino Rossi. Mereka menilai ekspresi itu wajar dan bisa jadi hanya reaksi spontan tanpa niat mengejek.
Dalam tekanan adrenalin balapan, interpretasi bisa sangat kabur. Terlebih, tak ada gestur eksplisit dari Rossi yang menunjukkan selebrasi.
Konflik Valentino Rossi dan Marc Marquez memang bukan cerita baru. Sejak insiden panas di MotoGP Malaysia 2015 yang dikenal sebagai Sepang Clash hubungan keduanya membeku.
Valentino Rossi gagal meraih gelar ke 10, sementara Marc Marquez dituduh ‘mengacaukan’ peluang rivalnya itu.
Sejak saat itu, rivalitas keduanya berubah menjadi permusuhan terbuka yang belum pernah benar-benar padam, bahkan setelah Velentino Rossi pensiun.
Menariknya, sehari sebelum balapan, Valentino Rossi mendapatkan sambutan cemooh dari tribun zona Nieto-Peluqui, yang kini dikenal sebagai 'kandang' pendukung Marc Marquez.
Kontras dengan Dani Pedrosa, legenda Spanyol yang justru disambut meriah. Fenomena ini mempertegas: konflik Rossi-Marquez sudah menembus batas lintasan, mengakar hingga ke basis penggemar mereka masing-masing.
Satu video, satu tawa, dan luka lama pun kembali menganga. Drama MotoGP jelas belum berakhir bahkan saat salah satu tokohnya sudah meninggalkan sirkuit sebagai pembalap.(***)
Editor : Alfian Yusni