LombokPost - Ajang MotoGP Hall of Fame resmi diperkenalkan dalam malam bersejarah bertajuk MotoGP Iconic di Teatro Amintore Galli, Rimini, Italia, Kamis (11/9).
Acara megah ini merayakan warisan olahraga balap motor paling seru di dunia dengan menghadirkan sederet legenda yang telah mencatatkan nama besar mereka dalam sejarah.
Dalam MotoGP Hall of Fame, sejumlah nama legendaris dilantik, mulai dari Umberto Massetti, Geoff Duke, John Surtees, Mike Hailwood, Phil Read, hingga Barry Sheene.
Mereka menjadi simbol awal penghormatan terhadap para pahlawan MotoGP yang telah wafat.
Tak hanya itu, nama-nama besar yang masih hidup juga mendapat sorotan.
Giacomo Agostini, Kenny Roberts, Freddie Spencer, Eddie Lawson, Wayne Rainey, Kevin Schwantz, hingga Mick Doohan tampil memberikan pesan khusus.
Sorakan kian meriah saat Casey Stoner, Dani Pedrosa, dan Jorge Lorenzo ikut masuk ke Hall of Fame MotoGP.
Momen paling emosional tentu saat giliran Valentino Rossi naik ke panggung.
Sang ikon dengan tujuh gelar Juara Dunia MotoGP disambut tepuk tangan meriah.
Kehadiran Rossi menegaskan bahwa MotoGP memang identik dengan nama besar nomor 46 yang telah menjadikannya olahraga global penuh daya tarik.
Selain pelantikan legenda, MotoGP juga memperkenalkan Tower of Champions yang didesain ulang.
Trofi ikonik ini menampilkan 76 nama Juara Dunia Grand Prix dengan desain modern berbahan aluminium dan baja tahan karat.
Trofi baru ini akan menjadi simbol kejayaan MotoGP Hall of Fame untuk masa kini hingga masa depan.
Tak berhenti di situ, tiga nama baru juga diumumkan akan dilantik pada 2026: Leslie Graham (Juara 1949), Libero Liberati (Juara 1957), dan Gary Hocking (Juara 1961).
Dengan begitu, setiap Juara Dunia akan menempati posisi sebagai Legenda MotoGP di Hall of Fame.
Dengan hadirnya MotoGP Hall of Fame, serta penghormatan untuk nama-nama besar seperti Valentino Rossi, Jorge Lorenzo, Dani Pedrosa, dan Casey Stoner, olahraga ini semakin meneguhkan warisannya.
Editor : Rury Anjas Andita