LombokPost - Petenis Italia Jannik Sinner kembali menunjukkan performa kelas dunia di Nitto ATP Finals 2025 Turin, Rabu (5/11) malam waktu setempat.
Bermain di hadapan publik sendiri, Jannik Sinner menaklukkan Alexander Zverev untuk ketiga kalinya hanya dalam 17 hari, memastikan tiket ke semifinal Nitto ATP Finals 2025 dengan kemenangan meyakinkan 6-4, 6-3.
Kemenangan ini membuat Jannik Sinner memperbaiki rekor menjadi 2-0 di Grup Bjorn Borg dan memperpanjang catatan tak terkalahkannya di lapangan keras indoor menjadi 28 pertandingan.
Petenis berusia 24 tahun itu tampil luar biasa dengan servis yang tajam dan kontrol permainan yang tenang sejak awal laga.
“Pertandingan yang sangat, sangat kompetitif, pertandingan yang sangat ketat,” kata Sinner. “Saya merasa servis saya sangat baik di momen-momen penting. Saya berusaha bermain tenis sebaik mungkin saat dibutuhkan, dan untungnya berjalan sesuai keinginan saya,”sambungnya.
Dominasi Servis dan Fokus di Momen Kritis
Dalam laga yang penuh tekanan, Jannik Sinner menunjukkan ketenangan khasnya. Ia mengandalkan servis luar biasa dengan mencatat 12 ace, termasuk empat di gim pembuka.
Petenis Italia itu bahkan menyelamatkan tujuh break point yang dihadapi sepanjang pertandingan — semuanya dengan servis pertama yang presisi.
Kemenangan ini menandai lima kemenangan beruntun Sinner atas Zverev, sekaligus memperbaiki rekor pertemuan Lexus ATP Head2Head menjadi 6-4. Sinner kini mendominasi rivalitas yang sebelumnya dikuasai Zverev dengan skor 4-1.
“Kami berdua sedikit mengubah taktik. Kami sama-sama mencoba memukul cukup cepat, cukup datar,” jelas Sinner. “Saya sangat senang dengan cara saya mengembalikan servisnya. Sangat sulit, karena servis Zverev termasuk yang terbaik di dunia,”tambahnya.
Sinner Belum Tersentuh Kekalahan di Turin
Sejak kalah dari Novak Djokovic di final Nitto ATP Finals 2023, Jannik Sinner belum pernah kalah satu set pun di Turin. Tahun lalu, ia bahkan menjadi petenis pertama yang memenangkan turnamen ini tanpa kehilangan satu set sejak 1986 (Ivan Lendl).
Musim ini, performanya di Nitto ATP Finals 2025 semakin solid. Dukungan luar biasa dari publik Italia di Inalpi Arena membuat kepercayaan dirinya meluap.
Kemenangan atas Zverev juga menandai keberhasilan Sinner mempertahankan intensitas tinggi sejak awal hingga akhir pertandingan.
“Di grup saya, bersama Sascha dan Ben, sangat sulit untuk mengembalikan servis mereka,” ujar Sinner. “Tapi saya berusaha bermain fokus dan memanfaatkan dukungan luar biasa dari penonton,”tegasnya.
Buru Gelar dan Status No. 1 Dunia
Dengan hasil ini, Jannik Sinner memastikan diri melaju ke semifinal dan tetap menjaga peluang untuk menutup tahun sebagai ATP Year-End No. 1 versi PIF ATP Rankings.
Namun, untuk merebut status tersebut, ia harus menjuarai turnamen sebagai juara tak terkalahkan, sambil berharap Carlos Alcaraz tidak menambah kemenangan.
Alcaraz sendiri telah memastikan tempat di semifinal dan akan menghadapi rekan senegara Sinner, Lorenzo Musetti, dalam laga terakhir grup.
Sinner vs Zverev: Rivalitas Baru di Turin
Kemenangan di Turin menegaskan dominasi Jannik Sinner atas Alexander Zverev, yang pernah menjuarai Nitto ATP Finals pada 2018 dan 2021.
Sinner kini unggul 6-4 dalam rekor pertemuan, termasuk kemenangan di final Australia Terbuka, semifinal Paris Masters, dan kejuaraan Wina.
Zverev sempat memiliki peluang di awal pertandingan dengan dua break point, namun servis Sinner yang tajam menutup semua peluang tersebut.
Reli 17 pukulan di gim pembuka menjadi titik balik, di mana Zverev melakukan forehand out yang memberi Sinner momentum besar untuk menutup set pertama.
Editor : Rury Anjas Andita