LombokPost - Manajer Arsenal Mikel Arteta, memberikan penjelasan mendalam terkait keputusan klub melepas ke raksasa Prancis, Marseille. Pemain muda berbakat ini resmi dipinjamkan untuk sisa musim 2025/2026 demi mendapatkan jam terbang yang lebih kompetitif di level tertinggi Eropa.
Keputusan ini diambil setelah Mikel Arteta melihat ketatnya persaingan di skuad utama The Gunners yang membuat menit bermain Ethan Nwaneri menjadi terbatas. Bagi Arteta, membiarkan talenta sebesar Nwaneri hanya duduk di bangku cadangan akan menghambat perkembangannya sebagai salah satu pemain muda Arsenal paling menjanjikan saat ini.
"Pemain muda berbakat yang kami miliki butuh menit bermain. Dalam kasus ini, Ethan Nwaneri tidak mendapatkan cukup waktu di lapangan. Hal terakhir yang kami inginkan adalah memutus proses perkembangannya, karena dia adalah talenta yang hidup dan bernapas untuk sepak bola," ujar Mikel Arteta.
Pemilihan Marseille sebagai pelabuhan baru Ethan Nwaneri bukanlah tanpa alasan. Arteta mengaku terinspirasi dari kesuksesan William Saliba yang sempat disekolahkan ke klub yang sama sebelum akhirnya menjadi bek tangguh di London Utara. Selain itu, faktor keberadaan Roberto De Zerbi di kursi pelatih Marseille menjadi pertimbangan utama Mikel Arteta.
"Kami harus memilih tempat yang tepat. Berdasarkan pengalaman kami dengan Saliba di Marseille, dan fakta bahwa ada Roberto De Zerbi di sana, kami merasa ini sangat cocok. De Zerbi adalah pengembang talenta muda yang luar biasa dan sangat berani dalam cara bermainnya. Ini sangat pas dengan kualitas yang ingin kami lihat dari seorang Ethan Nwaneri," tambah manajer asal Spanyol tersebut.
Meski penuh antusiasme, Arteta menyadari bahwa pindah ke negara baru di usia muda bukanlah perkara mudah bagi Ethan Nwaneri. Ia paham ada rasa tidak aman dan ketakutan saat harus meninggalkan zona nyaman di London. Namun, Arteta percaya tantangan di Liga Prancis akan membentuk mentalitas baja pada diri sang pemain muda Arsenal tersebut.
"Anda harus dilemparkan ke sana, di antara 'hiu-hiu' dalam budaya sepak bola dan atmosfer klub yang luar biasa seperti Marseille. Tekanan ini akan membuatnya menjadi pemain yang jauh lebih baik saat kembali nanti," jelas Arteta.
Ethan Nwaneri sendiri sebelumnya telah menandatangani kontrak baru bersama Arsenal pada musim panas lalu dan sempat mencetak gol ke gawang Brighton di Carabao Cup. Dengan catatan 9 gol dari 37 pertandingan musim lalu, harapan besar kini tersampir di pundaknya untuk bersinar di Prancis dan kembali sebagai bintang masa depan di bawah asuhan Mikel Arteta.
Editor : Pujo Nugroho