LombokPost - Hari terakhir Tes Sepang MotoGP 2026 menjadi milik Alex Marquez. Pembalap BK8 Gresini Racing MotoGP itu tampil konsisten dan agresif, menorehkan catatan waktu tercepat sekaligus mengungguli Marco Bezzecchi yang tampil solid bersama Aprilia Racing, Kamis (5/2).
Rider bernomor #73 mencatatkan waktu lap terbaik 1 menit 56,402 detik, unggul 0,124 detik dari Bezzecchi. Posisi ketiga ditempati Fabio Di Giannantonio dari Pertamina Enduro VR46 Racing Team, menegaskan kuatnya dominasi Ducati di Tes Sepang.
Alex Marquez Paling Konsisten, Simulasi Sprint Tercepat
Tak hanya tercepat secara keseluruhan, Alex Marquez di Tes Sepang MotoGP 2026 juga mencatat simulasi Sprint tercepat. Ia melahap 10 lap dengan rata-rata waktu 1 menit 58,027 detik, menjadi tolok ukur paling kompetitif menjelang seri pembuka musim.
Hasil ini menegaskan status Alex sebagai salah satu kandidat kuat musim 2026, setelah finis sebagai runner-up kejuaraan musim lalu. Ducati kembali menunjukkan bahwa paket Desmosedici masih menjadi referensi utama di grid.
Di tim pabrikan, Marc Marquez fokus menguji kombinasi aerodinamika 2025 dan 2026, sebelum mengalami kecelakaan pertamanya musim ini di Tikungan 1. Kondisi #93 dilaporkan baik-baik saja. Sementara itu, Francesco Bagnaia merasa jauh lebih nyaman dibandingkan musim lalu dan bahkan unggul atas Marc dalam simulasi Sprint 10 lap.
Aprilia Bangkit, Bezzecchi Tembus 1:56
Meski kalah tipis, Marco Bezzecchi kembali menjadi pembalap terbaik Aprilia. Rider #72 bahkan membawa RS-GP menyentuh 1 menit 56 detik untuk pertama kalinya di Sepang, sebuah pencapaian penting bagi pabrikan Noale di sirkuit yang selama ini menjadi titik lemah mereka.
Bezzecchi memimpin sesi sore dan menjalani simulasi Sprint dengan rata-rata waktu 1 menit 58 detik, sinyal positif meski Jorge Martin absen. Aprilia juga terus mengevaluasi opsi aerodinamika baru, termasuk desain aero jok yang mencuri perhatian di pit lane.
Di kubu Trackhouse MotoGP Team, Raul Fernandez tampil impresif dengan finis sepuluh besar, berbanding terbalik dengan kesulitan yang dialaminya pada tes pramusim tahun lalu. Ai Ogura juga menunjukkan progres bertahap dengan menutup tes di posisi ke-12.
Honda Tetap Optimistis, Yamaha Kembali ke Lintasan
Setelah Joan Mir bersinar di hari kedua, Honda HRC Castrol menghadapi tantangan lebih besar di hari terakhir akibat kondisi grip lintasan yang menurun. Namun, progres RC213V 2026 tetap terasa, terutama pada sektor mesin yang kini telah menemukan spesifikasi final untuk dihomologasi, menyusul status Honda di konsesi Peringkat C.
Mir finis di posisi kelima secara keseluruhan, sementara Luca Marini berada di urutan ke-13. Di LCR, Johann Zarco dan rookie Diogo Moreira sama-sama mencatat banyak data penting, dengan Moreira merasa puas terhadap kemajuan set-up dasar motornya.
Sementara itu, kabar baik datang dari Yamaha. Setelah absen sehari penuh, YZR-M1 V4 akhirnya kembali turun lintasan. Alex Rins menjadi pembalap Yamaha terbaik di posisi ke-14, disusul Fabio Quartararo, Jack Miller, dan rookie Toprak Razgatlioglu.
Tes Sepang Berakhir, Fokus ke GP Thailand
Dengan berakhirnya Tes Sepang MotoGP 2026, perhatian kini beralih ke Tes Buriram dan balapan pembuka Grand Prix Thailand. Perubahan besar pada sasis, lengan ayun, aerodinamika, hingga hadirnya motor baru Yamaha V4, menegaskan bahwa musim 2026 berpotensi menjadi salah satu yang paling kompetitif dalam sejarah MotoGP.
Alex Marquez menutup Sepang di puncak, Ducati tetap dominan, Aprilia menunjukkan harapan, Honda melangkah maju, dan Yamaha masih berpacu dengan waktu.
Editor : Rury Anjas Andita