Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Kisah Nicolas Anelka, Transfer Paling Menguntungkan Sejarah Arsenal

Pujo Nugroho • Jumat, 20 Februari 2026 | 20:49 WIB
Nicolas Anelka menjadi rekrutan yang sangat menguntungkan Arsenal.
Nicolas Anelka menjadi rekrutan yang sangat menguntungkan Arsenal.

 

LombokPost - Bicara soal kecerdasan Arsene Wenger dalam mengelola transfer Arsenal, nama Nicolas Anelka pasti berada di daftar teratas. Pemain asal Prancis ini bukan sekadar striker tajam, melainkan aset paling menguntungkan dalam sejarah Arsenal. Berkat visi tajam Arsene Wenger, kepindahan Anelka menjadi fondasi kokoh bagi kejayaan The Gunners di era modern.

Kisah sukses ini dimulai pada Februari 1997. Saat itu, Arsene Wenger mencium bakat besar dalam diri Nicolas Anelka yang baru berusia 17 tahun di PSG. Tanpa ragu, Arsenal menebusnya dengan harga "receh" untuk ukuran pemain potensial, yakni hanya £500.000 atau sekitar Rp 10 miliar. Siapa sangka, langkah awal ini akan mengubah nasib klub selamanya.

Di bawah asuhan Arsene Wenger, Nicolas Anelka langsung meledak. Meski masih sangat muda, ia menjadi aktor kunci yang membawa Arsenal meraih gelar ganda Premier League dan Piala FA pada musim 1997-98. Ketajaman Anelka di lini depan juga membuatnya diganjar penghargaan pemain muda terbaik PFA, sebuah pencapaian langka bagi debutan asing di Liga Inggris.

Namun, puncak kejeniusan Arsene Wenger baru terlihat pada musim panas 1999. Setelah dua setengah tahun yang impresif, Arsenal memutuskan menjual Nicolas Anelka ke raksasa Spanyol, Real Madrid. Tak main-main, nilai transfernya melonjak drastis menjadi £23 juta. Secara matematis, The Gunners meraup keuntungan fantastis lebih dari 4.000 persen dari harga belinya semula.

Keuntungan luar biasa dari penjualan Nicolas Anelka ke Real Madrid tersebut tidak dibuang percuma oleh Arsene Wenger. Uang hasil transfer yang melimpah itu langsung diinvestasikan ulang untuk membeli Thierry Henry dari Juventus seharga £11 juta. Seperti yang diketahui, Henry kemudian menjelma menjadi top skor sepanjang masa dan legenda terbesar klub.

Tidak hanya untuk membeli pemain baru, dana hasil penjualan Nicolas Anelka juga digunakan Arsene Wenger untuk membangun pusat latihan modern di London Colney senilai £10 juta. Fasilitas ini hingga sekarang masih menjadi salah satu markas latihan terbaik di Liga Inggris, membuktikan bahwa Anelka berkontribusi besar bagi masa depan jangka panjang Arsenal.

Secara statistik, Nicolas Anelka mencatatkan 28 gol dari 90 penampilan bersama The Gunners. Namun, nilai ekonomis dan warisan yang ia tinggalkan jauh melampaui angka-angka tersebut. Berkat strategi Arsene Wenger, Anelka menjadi bukti nyata bagaimana manajemen yang cerdas bisa membangun klub dari segi prestasi sekaligus infrastruktur.

Hingga saat ini, para penggemar tetap mengenang Nicolas Anelka sebagai salah satu rekrutan terbaik dalam sejarah Arsenal. Keberanian Arsene Wenger berjudi pada pemain muda dan menjualnya di saat harga selangit tetap menjadi standar emas dalam bisnis sepak bola dunia.

Editor : Pujo Nugroho
#arsene wenger #Nicolas Anelka #meriam london #the gunners #arsenal