Kemenangan ini menjadi sinyal bahaya bagi Persija Jakarta dan Borneo FC, karena sang Pangeran Biru kini semakin kokoh dan memperlebar jarak poin di pekan ke-22 Liga Super 2025/2026.
Bermain di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Minggu malam (22/2/2026), Persib langsung menunjukkan taringnya sejak wasit meniup peluit pertama.
Dikutip dari Radar Bali, skuad asuhan Bojan Hodak tampil sangat dominan dan segera mengepung lini pertahanan Pendekar Cisadane dengan intensitas tinggi.
Pergerakan eksplosif Saddil Ramdani dan Berguinho di sektor sayap berulang kali membuat barisan belakang Persita yang disiplin harus bekerja ekstra keras.
Meskipun mendominasi jalannya laga, Persib sempat dibuat frustrasi oleh rapatnya pertahanan tim tamu yang dikawal trio gelandang Eber Bessa, Pablo Ganet, dan Ramon Bueno.
Persita bahkan sempat mencuri peluang melalui serangan balik Ahmad Nur Hardianto dan tendangan bebas jarak jauh Pablo Ganet, namun ketangguhan Teja Paku Alam di bawah mistar gawang Maung Bandung masih terlalu sulit ditembus.
Memasuki babak kedua, Bojan Hodak menginstruksikan anak asuhnya untuk tampil lebih menekan.
Hasilnya, kreativitas yang dimotori Adam Alis dan Saddil Ramdani akhirnya membuahkan hasil manis yang memastikan tiga poin penuh tetap bertahan di Bandung.
Dengan hasil 1-0 ini, Persib Bandung tidak hanya mengamankan posisi puncak, tetapi juga memberikan tekanan psikologis bagi Persija dan Borneo FC dalam persaingan perebutan gelar juara musim ini.
Persib membuktikan bahwa GBLA masih menjadi benteng yang angker bagi siapa pun lawan yang datang.
Editor : Marthadi