LombokPost - Aksi luar biasa tersaji di Miami Open 2026. Jannik Sinner bangkit dramatis untuk mengalahkan Alex Michelsen sekaligus memperpanjang rekor set beruntun. Sinner bangkit dramatis dari tekanan dan memastikan langkah ke perempat final, membuat rekor Sinner bangkit dramatis ini semakin sulit dihentikan.
Menghadapi Alex Michelsen di Hard Rock Stadium, Jannik Sinner menang 7-5, 7-6(4). Kemenangan ini memastikan Sinner bangkit dramatis sekaligus memperpanjang rekor menjadi 28 set beruntun di level ATP Masters 1000—sebuah capaian fenomenal yang terus jadi sorotan di Miami Open.
Sinner sempat berada di bawah tekanan besar saat tertinggal 2-5 di set kedua. Namun, dengan mental juara, ia mampu membalikkan keadaan. Sinner bangkit dramatis dengan memanfaatkan momen krusial dan menutup pertandingan dalam satu jam 42 menit.
“Saya merasa servis saya sangat membantu hari ini, terutama di momen-momen penting dan di tie-break, jadi saya senang akan hal itu,” kata Sinner.
“Pada saat yang sama, saya tahu bahwa jika saya ingin melangkah jauh di turnamen ini, saya harus meningkatkan permainan dari belakang lapangan. Besok adalah hari libur, yang membantu saya dan saya akan mencoba menemukan ritme yang baik dalam sesi latihan. Kemudian kita lihat bagaimana hasilnya,” tambahnya.
“Kondisinya benar-benar berbeda dari tadi malam, jadi saya senang dengan bagaimana saya berjuang. Pertandingannya sangat ketat. Pertandingan yang sangat ketat melawan Alex. Dia lawan yang tangguh, jadi saya sangat senang,” tegasnya.
Statistik menunjukkan dominasi Sinner. Ia memenangkan 90 persen poin dari servis pertamanya (38/42), angka yang menjadi kunci saat Sinner bangkit dramatis di momen genting. Meski mengaku belum tampil maksimal, efektivitas permainan Sinner tetap menjadi pembeda.
“Saya tidak merasa bermain tenis terbaik saya hari ini, jadi saya mencoba mencari jalan keluar,” kata Sinner. “Saya sekarang lebih mengenal diri saya sendiri, jadi saya tahu bahwa setiap hari bisa sedikit berbeda,” bebernya.
Momentum Sinner bangkit dramatis juga terlihat saat tie-break. Ia membuka dengan pukulan backhand tajam dan menutup pertandingan dengan memenangkan enam dari tujuh poin terakhir. Hasil ini membuat Sinner unggul 3-0 dalam rekor pertemuan melawan Michelsen.
Di babak berikutnya, Sinner akan menghadapi Frances Tiafoe. Tantangan semakin berat, namun performa Sinner bangkit dramatis sejauh ini membuatnya menjadi kandidat kuat juara.
Tak hanya itu, Sinner juga terus menjaga peluang meraih “Sunshine Double” setelah sebelumnya juara di Indian Wells. Jika tren Sinner bangkit dramatis ini berlanjut, sejarah besar bisa kembali tercipta.
Menariknya, Sinner kini telah memenangkan 28 pertandingan beruntun melawan pemain Amerika sejak kalah dari Ben Shelton pada 2023. Ia juga menjadi pemain ketiga yang mampu menembus perempat final dalam lima penampilan pertamanya di Miami, menyamai capaian Yannick Noah dan Stefan Edberg.
Editor : Rury Anjas Andita