LombokPost – Nasib kurang menguntungkan dialami Marc Marquez jelang balapan utama MotoGP Amerika Serikat. Marc Marquez di MotoGP Amerika Serikat resmi dijatuhi hukuman Long Lap Penalty setelah insiden dengan Fabio Di Giannantonio saat Sprint Race.
Keputusan ini membuat perjuangan Marc Marquez di MotoGP Amerika Serikat semakin berat. Selain harus start dari posisi keenam, ia kini juga wajib menjalani penalti yang bisa menghambat peluangnya meraih kemenangan di COTA.
Insiden Sprint Berujung Penalti
Insiden Marc Marquez di MotoGP Amerika Serikat terjadi saat Sprint Race. Ia mencoba menyalip Di Giannantonio di Tikungan 12 pada lap pembuka.
Namun, manuver tersebut terlalu agresif. Bagian depan motor Marc Marquez mengenai Diggia yang tidak memiliki ruang untuk menghindar.
Akibatnya, kedua pembalap terjatuh. Marc Marquez akhirnya gagal finis (DNF), sementara Di Giannantonio memutuskan mundur dari balapan. Insiden ini kemudian ditinjau oleh FIM MotoGP Steward yang akhirnya menjatuhkan hukuman Long Lap Penalty kepada Marc Marquez.
Tantangan Berat di COTA
Dengan penalti tersebut, Marc Marquez harus menghadapi tantangan besar. Ia tidak hanya harus menjalani Long Lap Penalty, tetapi juga mengejar ketertinggalan dari para rival.
Balapan MotoGP Amerika Serikat sendiri akan berlangsung selama 20 lap, sehingga strategi dan konsistensi akan menjadi kunci. Marc Marquez tetap memiliki peluang, mengingat rekam jejaknya yang kuat di Circuit of The Americas (COTA).
Peluang Masih Terbuka
Meski mendapat penalti, peluang Marc Marquez di MotoGP Amerika Serikat belum sepenuhnya tertutup. Jika mampu menjalani Long Lap Penalty dengan efektif, ia masih bisa bersaing di barisan depan.
Namun, kesalahan sekecil apa pun bisa membuatnya kehilangan posisi penting dalam balapan. MotoGP Amerika Serikat akan digelar Senin (30/3) dini hari pukul 04.00 WITA.
Editor : Rury Anjas Andita