alexametrics
Senin, 15 Agustus 2022
Senin, 15 Agustus 2022

Satu Warga Positif Korona, Camat Lunyuk Minta Masyarakat Tak Panik

SUMBAWA—Sementara itu, setelah satu pasien asal Kecamatan Lunyuk dinyatakan positif Korona. Camat Lunyuk Iwan Sofyan langsung mengambil langkah-langkah strategis. “Kami mendapatkan pengarahan langsung dari Pak Gubernur, Pak Bupati Sumbawa dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa,” ujarnya, saat dikonfirmasi Lombok Post, tadi malam (1/4).

Arahan itu disaksikan Kapolsek, Danramil, Kepala Puskesmas dan seluruh kepala desa di Kecamatan Lunyuk. “Semua perangkat inti kami di kecamatan, kami sampaikan permakluman ini,” terang Iwan.

Kepada Gubernur NTB dan Bupati Sumbawa, dirinya meminta ijin untuk menenangkan warga agar tidak panik. Baik melalui pengeras suara di masing-masing masjid seluruh Kecamatan Lunyuk dan akun media sosial.

“Kami memberikan klarifikasi berikut dengan langkah-langkah yang kami ambil,” kata dia.

Setelah itu, tadi malam juga, ia bersama Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kecamatan Lunyuk dan seluruh masyarakat yang tergabung dalam relawan desa, seperti Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan tim pelayanan kesehatan, yang terbagi dalam 11 kelompok, langsung mendatangi warga di masing-masing desa, yang diduga melakukan kontak langsung, dengan pasien positif Covid-19.

“Kami langsung melakukan tracking, daerah tempat tinggal korban,” terangnya.

Melalui pengeras suara masjid, ia mengabarkan jika penyakit ini bisa sembuh dengan sendirinya bila mengikuti anjuran pemerintah. “Kami langsung mendatangi rumah beliau, ada lima anggota keluarga yang sudah kami pastikan melakukan isolasi mandiri,” terangnya.

Baca Juga :  PDP Asal KSB yang Meninggal Sempat Berkunjung ke Lombok Timur

Iwan mengakui, pemerintah kecamatan harus bekerja ekstra, karena pasien tersebut memiliki pekerjaan sebagai pedagang sembako. Tidak hanya berjualan di toko sendiri, namun menjajakan dagangannya ke toko-toko di desa lain.

“Ini juga kami tracking. Alhamdulillah datanya sudah kami dapatkan. Sehingga mereka akan kami datangi, melakukan isolasi diri,” kata dia.

Dirinya juga sudah memerintahkan dari Ketua RT hingga Kepala Desa, melakukan berbagai macam proteksi. Seperti lokasi tempat tinggal pasien Covid-19, tokonya langsung ditutup. Warga yang sempat belanja belakangan, diminta melakukan isolasi mandiri.

Termasuk bus malam yang pernah ditumpangi pasien. Siapa saja kru bus tersebut. Iwan menjelaskan, pihaknya sudah mengantongi data orang tersebut, termasuk alamat tempat tinggal, yang berada di wilayah lain.

“Ada di Kecamatan Lantung dan Lenangguar, saya langsung berkoordinasi dengan camatnya, supaya segera mengambil langkah-langkah tracking, kalau berkontak dengan yang lain,” terangnya.

Iwan menegaskan, situasi dan kondisi tadi malam setelah terkonfirmasi positif, diakuinya segala aktivitas menjadi sangat lengang. Namun, sampai saat ini, pihaknya belum memberlakukan jam malam. “Ini bisa berubah, sesuai hasil konsultasi dengan gugus tugas kabupaten, tidak bisa mengambil kebijakan sendiri,” terangnya.

Baca Juga :  Cegah Korona, KUA Batasi Undangan Pernikahan Maksimal Dihadiri 10 Orang

Hanya saja, pihaknya memberlakukan pembatasan sosial. Sebagai upaya preventif. Yang paling tegas dan ketat di dusun tempat tinggal pasien positif Covid-19. Bukan skala kecamatan. Sambil mengimbau, tetap di rumah saja. Jika ingin beraktivitas, hanya diijinkan untuk pemenuhan kebutuhan konsumsi.

“Kami perbolehkan ke sawah atau ke kebun. Namun harus dipastikan tidak boleh ada kontak langsung. Jaga jarak, cuci tangan pakai sabun, mandi yang bersih, dan lainnya,” tegas Iwan.

Karena wilayahnya sudah terkonfirmasi positif, rencananya, hari ini PMI Kabupaten Sumbawa, akan menerjunkan dua tangki mobil untuk menyemprot cairan disinfektan di beberapa desa di Kecamatan Lunyuk. “Kami sudah mendapatkan konfirmasi,” jelasnya.

Adanya kejadian ini, Iwan memastikan, sementara waktu, ketersediaan pangan di Kecamatan Lunyuk masih terjaga. Bersama UPT Pertanian, dirinya melakukan pengawasan barang dan harga di berbagai pasar tradisional. Jika terjadi persediaan bahan pangan menipis, pihaknya segera berkoordinasi dengan Pemkab Sumbawa.

“Intinya, kami pemerintah, akan selalu ada untuk memastikan dan memberikan pelayanan terbaik. Sesuai dengan kemampuan kami,” kata Iwan. (ili/yun/r6)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/