alexametrics
Selasa, 29 September 2020
Selasa, 29 September 2020

Klaster Magetan Meluas, Dua Pasien Positif Terdeteksi di Sumbawa dan KSB

TALIWANG–Sebaran klaster Magetan, Jawa  Timur  meluas. Klaster ini mulai menunjukkan kasus positif korona di beberapa daerah di NTB seperi di Mataram, Sumbawa, KSB,  KLU dan Loteng.

Yang terbaru di KSB dan Sumbawa  dua pasien dinyatakan positik korona memiliki riwayat perjalanan ke Magetan.

Pertama Pasien nomor 262,  AF, laki-laki, usia 21 tahun, penduduk Desa Senayan, Kecamatan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Magetan Jawa Timur. 

Kemudian pasien nomor 263,  AA, laki-laki, usia 21 tahun, penduduk Desa Tatede, Kecamatan Lopok, Kabupaten Sumbawa. Pasien pernah melakukan perjalanan ke Magetan Jawa Timur.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan dan Pencegahan Covid-19 Sumbawa Barat H Tuwuh membenarkan satu warga positif covid-19. Sebelum dinyatakan positif, AF telah menjalani rapid test dengan hasil reaktif.

“Setelah dinyatakan reaktif, kita langsung mengirim sampelnya untuk dilakukan uji swab,’’ katanya.

Tuwuh membenarkan, AF merupakan santri pondok pesantren di Magaten. Saat kembali ke Sumbawa Barat, santri tersebut langsung melakukan isolasi mandiri.

“Jadi dia tidak kemana-mana. Tapi berdasarkan kontak tracing yang kita lakukan, untuk sementara ada delapan orang kontaknya. Itu semua merupakan keluarga dekat AF,’’ akunya.

Ia berharap, dengan adanya penambahan pasien positif covid-19 ini, masyarakat tidak panik. Pihaknya berharap masyarakat untuk tetap mengikuti protokol standar yang sudah ditetapkan pemerintah. Antara lain menjaga jarak, cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, selalu menggunakan masker saat keluar rumah dan beberapa protokol standar lainnya.

Sebagai gambaran Dikes NTB kini telah mendata ratusan Orang Dalam Pemantauan (OPD) terkait Klaster Magetan. Hasilnya 17 orang dinyatakan reaktif.

 

Penanganan Covid 19 di Dompu

Sementara itu meski tercatat ada 6 kasus baru covid-19 di Dompu, 25 warga yang dikarantina di Gedung Sanggilo, Desa Matua, dinyatakan negatif covid-19. Mereka akhirnya dipulangkan kemarin.

Bupati Dompu H Bambang M Yasin mengatakan, 25 warga yang sempat dikarantina tersebut tetap diminta melakukan karantina mandiri selama 14 hari ke depan. “Memang mereka negative, tapi untuk jaga-jaga kami minta melakukan karantina dulu,” jelas bupati.

25 warga yang dipulangkan ini, merupakan alumni Ijtima Ulama Asia di Gowa, Sulsel. Mereka sudah menjalani tes swab sebanyak dua kali dan hasilnya negatif.

Sebelumnya mereka dilakukan swab bersama 25 orang lain, termasuk keluarga pasien positif covid-19. Dari 50 orang tersebut, 6 diantaranya positif covid-19.

“Jumlah warga yang dikarantina sebanyak 31 orang. Dari hasil tes swab kedua, 6 di antaranya positif covid-19. Sedangkan 25 yang negatif sudah bisa dipulangkan,” katanya.

Bupati dua periode ini berharap, masyarakat bisa menyambut mereka dengan baik. “Insya Allah masyarakat kita akan cukup bijak,” ujar bupati.

Ia juga meminta masyarakat tetap tenang dan waspada di tengah pandemi covid-19. Ia menekankan pentingnya menghindari kontak langsung dengan menjaga jarak satu sama lain atau melakukan social distancing.

“Tetap patuhi imbauan pemerintah, seperti tidak berjabat tangan, rajin cuci tangan, hindari kerumunan dan memakai masker di tempat ramai,” harapnya. (far/jw/r4)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Memenangkan Pilkada dengan Survei

ADALAH sahabat saya satu almamater, Denny JA, yang pertama kali memopulerkan survei untuk pemilihan umum melalui lembaganya yang bernama Lingkaran Survey Indonesia.  Baik untuk pemilihan Presiden, pemilihan kepala daerah, ataupun pemilihan anggota DPR, DPD, dan DPRD.

Kisah Wenri Wanhar, Lima Tahun Kaji Sejarah Borobudur

Borobudur bukan sekadar mahakarya untuk wisata atau ber-selfie ria. Tapi, secara tersembunyi merekam ajaran dan teknologi masa lampau. Wenri menemukan ajaran dan teknologi itu tersebar di pelosok Indonesia.

Lomba Kampung Sehat NTB Bangkitkan Semangat dan Kekompakan

WAKAPOLDA NTB Brigjen Pol Asby Mahyuza mengunjungi dua Kampung Sehat di Sumbawa. Yakni Kampung Sehat Lingkungan Maras, Kelurahan Samapuin, di Sumbawa Besar, dan Kamung Sehat Desa Moyo, Kecamatan Moyo Hilir, di Pulau Moyo.

Pelibatan Tiga Pilar, Kunci Teggakkan Protokol Kesehatan

PENEGAKAN protokol kesehatan terus dimaksimalkan Polres Lombok Barat. Salah satunya dengan mengoptimalkan peran tiga pilar.

Proyek Pembangunan Dermaga Senggigi Tak Jelas

Dermaga Senggigi berpotensi mangkrak lebih lama. Meski Dinas Perhubungan (Dishub) Lombok Barat (Lobar) tetap mengupayakan kelanjutan pembangunannya. ”Mau tidak mau harus kita lanjutkan. Itu kewajiban kita,” kata Kadishub Lobar HM Najib.

Distribusi Bantuan Beras Lelet, Dewan Minta Pemprov NTB Ambil Alih

”Pemda harus secepatnya koordinasi ke pusat, kalau ada kemungkinan ambil alih, take over secepatnya, kasihan masyarakat,” tegas Anggota Komisi V DPRD NTB Akhdiansyah, Minggu (27/9/2020).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks