alexametrics
Selasa, 16 Agustus 2022
Selasa, 16 Agustus 2022

Waspada Penyebaran PMK, Gapasdap dan Polisi Periksa Alat Angkut Ternak

MATARAM-Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (Gapasdap) turun tangan mengatasi penyebaran wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak berkuku belah di Pulau Lombok. Khususnya untuk menjaga hewan ternak di Pulau Sumbawa yang masih aman atau zona hijau.

“Dalam penanganan PMK, kami (ASDP) tidak bisa tangani sendiri karena hingga kini penyebaran PMK masih terjadi dan cepat. Kami (ASDP) diberikan izin untuk pemasangan atau penyemprotan desinfektan di pelabuhan,” kata Ketua DPC Gapasdap Kayangan Iskandar Putra, Jumat (5/8).

Langkah lain untuk mencegah meluasnya penyebaran PMK, pelabuhan turut memeriksa alat angkut yang dicurigai membawa media pembawa hewan ternak terjangkit PMK. Mereka melibatkan jajaran kepolisian dan membentuk satgas untuk menyemprot semua alat atau kendaraan yang masuk atau keluar. Baik itu dari Pulau Sumbawa, Pulau Lombok dan Bali.

Baca Juga :  Kurangi Angka PMI, Disnakertrans Sumbawa Usulkan Dua Desa Jadi Desmigratif

“Kami berharap ada bantuan dari Dinas Perhubungan untuk meningkatkan sosialisasi terhadap alat angkut yang kami akui tak bisa cek satu per satu, khususnya setiap media angkut yang membawa ternak untuk melaporkan resmi ke Balai Karantina Mataram, hingga pelabuhan-pelabuhan di Kayangan, Lembar, Poto Tano,” terangnya.

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Laut Tano IPTU Nurlana melakukan penyekatan hewan ternak di wilayah NTB, khususnya dari Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) terkait PMK. “Kami sudah melakukan penyekatan terhadap hewan ternak agar KSB bisa terhindar penyakit PMK,” katanya.

Mengenai penyekatan, sambungnya, hewan ternak yang menuju ke Pulau Lombok melalui Pelabuhan Poto Tano dengan cara melakukan pemeriksaan muatan kendaraan truk. Tim gabungan telah memantau penyemprotan otomatis disinfektan untuk mencegah PMK terhadap kendaraan yang melintasi portal jalur bongkaran. “Sampai saat ini, tidak atau belum menemukan kendaraan truk atau sejenisnya yang bermuatan hewan,” tutupnya. (ewi/r8)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/