alexametrics
Selasa, 22 September 2020
Selasa, 22 September 2020

Pusat Pangkas DAU, Sumbawa Barat Hanya Dapat Rp 19 Miliar

TALIWANG-Seperti sejumlah kabupaten/kota lainnya, Dana Alokasi Umum (DAU) Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) dipotong pemerintah pusat. Biasanya  KSB mendapatkan DAU Rp 30 miliar. Namun karena adanya pemotongan tersebut, KSB hanya menerima Rp 19 miliar atau sekitar 65 persen.

“Pemotongan ini sebenarnya bukan karena ada masalah di kita, tapi ini lebih pada adanya miskomunikasi terkait dengan beberapa aturan,” jelas Sekretaris Bappeda dan Litbang KSB Mars Anugerahinsyah, kemarin.

Rin demikian pejabat muda ini disapa menegaskan, terhadap pemotongan tersebut Kementerian Keuangan  akan melakukan pengecekan ulang. Terutama terkait rincian anggaran yang difokuskan untuk penanganan covid-19.

“Sampai saat ini masih ada salah persepsi antara PMK Nomor 35 dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) Menkeu dan Mendagri,” paparnya.

Ia menegaskan, terkait hal ini bupati dan ketua DPRD sudah melayangkan surat ke menkeu. Surat tersebut menjelaskan kondisi di KSB.

“Karena kita tidak bisa berangkat ke Jakarta untuk menjelaskan, karenanya kita hanya bisa melalui surat,” akunya.

Ia optimis, setelah surat tersebut diterima menkeu, pemerintah pusat akan memahami kondisi yang dialami daerah. Sehingga diharapkan sisa kekurangan DAU akan segera dikirim.

Khusus untuk kabupaten di Pulau Sumbawa, Rin menyebut hanya Kabupaten Sumbawa yang DAU-nya ditransfer 100 persen.  Karena Kabupaten Sumbawa melakukan pemotongan anggaran untuk semua kegiatan selain yang sudah direalisasikan.

“Kalau kitakan tidak, kita koordinasikan dulu dengan SKPD. Dan yang jelas terkait hal itu, saat ini sedang dilakukan komunikasi kembali antara dua pemerintah, yaitu pemerintah daerah dan pusat,” tambahnya. (far/r4)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Tagih Piutang Rp 3 Miliar PT GNE Libatkan Kejaksaan

Sekitar Rp 3 miliar uang PT Gerbang NTB Emas (GNE) tercatat sebagai piutang. Sejumlah perusahaan masih berhutang pada perusahaan daerah milik Pemprov NTB ini. “Makanya kita akan menggunakan JPN (jaksa pengacara negara) untuk menagih,” kata Direktur PT GNE Samsul Hadi, Jumat (18/9).

VIDEO : Buron ke Kalimantan, Pulang, Saen Diringkus di Lingsar

Pelarian anggota komplotan pencurian dengan pemberatan berinisial SR alias Saen, berakhir. Pria 31 tahun, asal Dusun Bagek Nunggal, Desa Peteluan Indah, Lingsar, Lombok Barat, itu dibekuk setelah setahun buron. ”Pelaku pulang karena rindu keluarga,” kata Kapolsek Lingsar AKP Dewi Komalasari, Sabtu (19/9).

WCD, Warga Lobar Bebaskan Pantai Cemara dari Sampah

Ribuan orang di Lombok Barat (Lobar) memperingati World Cleanup Day (WCD), akhir pekan kemarin. Kegiatan ini dipusatkan di Pantai Cemara. ”Semuanya terlibat. OPD, kecamatan, desa, bahkan masyarakat juga ramai ikut,” kata Bupati Lobar H Fauzan Khalid, Sabtu (19/9).

Bawaslu Dorong Pendaftaran Sengketa Online

Penetapan pasangan calon Pilkada 2020 akan dilakukan pada lusa mendatang (23/9) di Kantor KPU masing-masing daerah. Bawaslu kini mulai mempersiapkan diri menghadapi sengketa pencalonan. Sebab diperkirakan, bapaslon yang dinyatakan tidak memenuhi syarat akan membawa kekecewaannya ke Bawaslu.

Ada Apa dengan Pulau-pulau Kecil?

SAYA diundang oleh Ketua LPPM Unram, Dr. Muhammad Ali dalam diskusi untuk merevisi Rencana Induk Penelitian Universitas Mataram lima tahun ke depan. Salah satu bagian yang cukup alot diskusinya adalah ketika mendiskusikan fokus penelitian di Unram. Mengapa harus ada fokus?

Penyuntikan Vaksin Korona Untuk Warga Dimulai Januari 2021

Pemerintah telah bekerja sama dengan Uni Emirat Arab dan mendapatkan vaksin untuk Covid-19 sebanyak 20 juta dosis. Rencananya, vaksin mulai didistribusikan pada Desember.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.
Enable Notifications    Ok No thanks