alexametrics
Kamis, 1 Oktober 2020
Kamis, 1 Oktober 2020

Bendung Brang Rures Jebol

SUMBAWA-Hujan deras yang terjadi di wilayah Kecamatan Utan dan sekitarnya Selasa sore lalu (4/3). Akibatnya, Bendung Brang Rures yang ada di wilayah tersebut jebol.

Jebolnya bendung ini membuat para petani setempat khawatir terhadap nasib tanaman padinya yang baru ditanam. Padi mereka terancam kekurangan air dan berpotensi menyebabkan gagal panen.

Menyikapi kondisi tersebut, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Sumbawa menerjunkan tim untuk mengidentifikasi kerusakan, Rabu lalu (5/3). Sekretaris Dinas PUPR Sumbawa Armawan Jaya mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi jebolnya Bendung Brang Rures Kecamatan Utan dari laporan camat dan UPT di wilayah tersebut. Salah satu bagian sayap bendung itu tergerus air dan kondisinya cukup serius.

“Tim kami sudah turun ke lokasi. Tapi karena sungai masih meluap, identifikasi dilakukan Rabu pagi,” ujar Armawan.

Armawan mengungkapkan, sebenarnya bagian sayap bendung ini sudah jebol diterjang banjir yang terjadi tahun lalu. Tapi kondisinya tidak terlalu parah sehingga bisa teratasi. Untuk penanganan bendung tersebut, Dinas PUPR menganggarkan dana rehab sebesar Rp 195 juta. Rehab yang akan dikerjakan secara swakelola ini akan dilaksanakan pada tahun ini.

Namun, belum sempat dikerjakan, secara tak terduga banjir kembali datang menerjang. Akibatnya bagian sayap yang sudah rusak tersebut jebol.

Untuk rehab, Armawan Jaya mengaku masih menunggu kondisi cuaca membaik. Jika dipaksakan dilaksanakan saat ini maka hasilnya akan sia-sia.

“Jadi kita harus menunggu kondisi cuaca membaik agar hasil yang didapat maksimal,” jelasnya.

Sebelum dikerjakan, Armawan berharap ada penanganan untuk menyelamatkan padi petani akibat bendung yang jebol. “Kita akan koordinasikan bagaimana melakukan penanganan sederhana. Kita tunggu tim kembali dari lapangan baru kita bahas secara teknis,” pungkasnya. (run/r3) 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Bisnis Hidroponik, Bantu Perekonomian Warga Kota saat Pandemi

”Mereka bisa jual sendiri, atau bisa juga bermitra dengan kami. Soal pasar, kami yang carikan,” katanya kepada Lombok Post, Rabu (30/9/2020).

Dilantik Lusa, Kontribusi Pemuda Muhammadiyah Kota Mataram Dinanti

"Kita mengambil tema meneguhkan semangat kepemudaan untuk Kota Mataram maju dan religius," kata Ketua PDPM Kota Mataram Iskandar.

Dompu Zona Merah, Simulasi KBM Tatap Muka Dua Sekolah Distop

Rinciannya, SMAN 1 dan 2 Kilo, SMAN 1 dan 3 Pekat, SMAN 1 Kempo, SMKN 1 Manggalewa, SMKN 2 Dompu, dan SMAN 1 Hu’u. Namun, hanya simulasi di SMKN 2 Dompu dan SMAN 1 Hu’u yang dihentikan. ”Pertimbangannya, karena sekolah itu ada di wilayah kota dan dekat kota, sebagai pusat penyebaran Covid-19,” jelasnya.

Cegah Penyakit Jantung di Masa Pandemi

dr. Yusra Pintaningrum, SpJP(K),FIHA,FAPSC,FAsCC

Sah! Gaji dan Tunjangan PPPK Sama dengan PNS

Penantian panjang honorer K2 yang lulus seleksi tes Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2019 lalu akhirnya usai sudah. Payung hukum terkait gaji dan tunjangan PPPK telah diterbitkan.

Antisipasi Penyebaran Covid Klaster Kampus!

KONDISI masyarakat pada era tatanan kehidupan baru (new normal) saat ini seolah-olah menggambarkan situasi masyarakat telah beradaptasi dengan tenangnya, kembalinya kehidupan normal saat ini kesadaran kita sebagai masyarakat dalam menghadapi pandemi covid-19 sedikit demi sedikit sudah mulai abai dalam menerapkan pola hidup sehat dalam upaya pencegahan dan memutus rantai penularan virus corona.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Zona Hijau Korona di NTB Kian Berat

”Indikatornya lebih tajam lagi. Kemarin, yang dihitung hanya pasien positif (Covid-19) saja. Sekarang probable juga dihitung,” kata Kepala Dinas Kesehatan NTB dr Hj Nurhandini Eka Dewi, usai rapat evaluasi penanganan Covid-19, di kantor gubernur NTB, kemarin (28/9).

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks