alexametrics
Selasa, 9 Agustus 2022
Selasa, 9 Agustus 2022

Infrastruktur Lombok-Sumbawa Jomplang

MATARAM-Pembangunan infrastruktur di NTB belum merata. Infrastruktur di desa-desa di Pulau Sumbawa memprihatinkan. ”Setiap reses, saya selalu menemukan persoalan infrastruktur dasar di Pulau Sumbawa yang masih jomplang dengan daerah lainnya,” kata Anggota Komisi V DPRD NTB Akhdiansyah, pada Lombok Post, kemarin (6/3).

Contohnya beberapa dusun di Desa Batu Rotok, Kecamatan Batu Lanteh, Sumbawa. Akses jalan menuju desa itu sangat sulit dilalui. Selain terjal, saat hujan jalan menjadi licin. Akses layanan pendidikan dan kesehatan juga menjadi sulit.

Dengan kondisi itu, dia meminta pemprov dan pemda kabupaten setempat memprioritaskan pembangunan infrastruktur dasar,. Seperti akses jalan, pendidikan dan kesehatan di derah-daerah terpencil. ”Ini soal hak kewarganegaraan yang tidak terpenuhi oleh negara,” katanya.

Dalam kasus tersebut, kata Akhdiansyah, bukan persoalan banyak atau tidaknya desa yang mengalami kondisi seperti itu. Tapi setiap warga negara harus mendapatkan haknya. ”Masa masyarakat dibiarkan tidak mendapatkan layanan maksimal,” katanya.

Baca Juga :  Remaja 19 Tahun Gondol Jam Rolex, Keris hingga Batu Cincin di Sumbawa

Apalagi mereka hidup di Pulau Sumbawa yang merupakan bagian dari NTB. Pemprov dan pemkab harus bahu membahu membantu warga di sana. ”Pak gubernur saya harap mendorong programnya tepat sasaran untuk membantu infrastruktu dasar,” sarannya.

Tidak hanya itu, pemprov juga harus melakukan sinergi dengan daerah-daerah di Pulau Sumbawa agar ada percepatan pembangunan infrastruktur. ”Sinergi masif agar tidak jomplang,” tegasnya.

Terpisah, Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) NTB H Sahdan menjelaskan, jalan di Desa Batu Rotok akan diperbaiki tahun ini. Pemprov bersama kabupaten akan mengerjakan bersama-sama. ”Ada rencana kita ikut sedikit membantu untuk pengaspalan,” katanya.

Rencananya, pemprov menyediakan Rp 5 miliar dan Pemkab Sumbawa Rp 7 miliar. ”Jadi total kita siapkan Rp 12 miliar untuk pembangunan jalan,” katanya.

Baca Juga :  Peringkat 29, IPM NTB Belum Beranjak dari Papan Bawah

Sahdan mengakui, ketimpangan infrastruktur jalan di Sumbawa dan Lombok masih terjadi. Dari 1.480-an km jalan, hampir 1.000 km ada di Pulau Sumbawa. Tetapi penduduk di Pulau Lombok sangat padat, sehingga selama ini pembangunan banyak dilakukan di Lombok. ”Makanya kita perbesar dana perbaikan jalan di Sumbawa kali ini,” katanya.

Dari Rp 750 miliar dana perbaikan jalan selama tiga tahun, 70 persen dialokasikan untuk perbaikan jalan di Pulau Sumbawa dan 30 persen lainnya di Lombok. ”Itu pun masih banyak di Sumbawa yang belum bisa dijangkau,” katanya. (ili/r5)

 

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/