alexametrics
Senin, 21 September 2020
Senin, 21 September 2020

WNA Pembuat Onar Dikirim ke Rudenim

SUMBAWA-Setelah sempat diamankan di Sumbawa, seorang warga negara asing (WNA) asal Belanda yang membuat onar diberikan tindakan tegas. Ia dikirimkan ke Rumah Detensi Imigrasi (Rudenim) di Denpasar, Bali.

Kasi Inteldakim Kantor Imigrasi Kelas II TPI Sumbawa I Made Surya mengatakan, WNA berinisial PT itu sudah dikirimkan ke Rudenim Bali. Pihaknya kemudian berkoordinasi dengan Konsulat Jenderal (Konjen) Belanda di Denpasar. Tujuannya, untuk mendapatkan dokumen perjalanan atau paspor bagi PT.

“Hari Selasa lalu (6/8) dia berangkat dari Sumbawa. Dijemput petugas Rumah Detensi Imigrasi Denpasar,” ujarnya, kemarin.

Dijelaskan, PT diamankan karena sebelumnya tidak memiliki dokumen perjalanan. Karena itu, pihaknya tidak bisa langsung melakukan deportasi. Untuk mempermudah koordinasi agar bisa mendapatkan dokumen perjalanan, maka PT dipindahkan ke Rudenim Bali. Deportasi selanjutnya dilakukan oleh Rudenim Bali setelah PT mendapatkan pengganti dokumen perjalanan. Serta diusulkan namanya dalam daftar cegah tanggal (cekal) Direktorat Jenderal Imigrasi.

Diungkapkan, sementara ini jadwal deportasi terhadap PT belum ada. Karena itu, koordinasi intens dengan Konjen Belanda di Denpasar masih terus dilakukan. Karena PT sudah diserahkan ke Rudenim Bali, maka deportasi dan usulan cekal sudah menjadi tanggung jawab pihak Rudenim.

Sebelumnya Imigrasi Kelas II TPI Sumbawa mengamankan PT karena kerap meresahkan warga. Selain itu, PT juga diduga mengalami gangguan kejiwaan. Diamankannya PT berawal saat pihak Imigrasi Sumbawa  melakukan pengawasan rutin ke Desa Labuhan Aji, Pulau Moyo, 26 Juli lalu. Saat melakukan pengawasan, pihaknya mendapat mendapat laporan dari warga setempat, ada orang asing yang berbuat onar.

Kemudian, pihak Imigrasi bersama kades dan anggota bhabinkamtibmas setempat mendatangi hotel tempat PT menginap. Saat dimintai dokumen keimigrasiannya, ternyata PT tidak bisa menunjukkannya. Pihaknya kemudian berkoordinasi dengan Kedutaan Belanda.

Belakangan diketahui bahwa PT bermasalah di sejumlah tempat. Seperti di Bali dan di Lombok. Bahkan PT sudah diblacklist di dua daerah tersebut.

Selain itu, belakangan diketahui PT mengalami gangguan jiwa. Hal ini diketahui dari keluarganya yang ada di Belanda. Bahkan, pihak keluarga berharap agar PT dipulangkan. (run/r4)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Penyuntikan Vaksin Korona Untuk Warga Dimulai Januari 2021

Pemerintah telah bekerja sama dengan Uni Emirat Arab dan mendapatkan vaksin untuk Covid-19 sebanyak 20 juta dosis. Rencananya, vaksin mulai didistribusikan pada Desember.

Kampung Sehat, Warga Desa Setanggor Semangat Gotong Royong

GAIRAH warga Desa Setanggor, Kecamatan Praya Barat sedang menggebu-gebu untuk mewujudkan lingkungan mereka yang bersih dan sehat. Karena itu, jangan heran manakala menemukan semangat gotong royong masyarakat di desa ini sangat tinggi.

Satu Gerakan, Warga Desa Kuripan Lawan Penyebaran Covid-19

Warga Desa Kuripan kian konsisten menerapkan protokol kesehatan. Apalagi setelah berhasil menyabet juara pertama untuk tingkat kabupaten di lomba Kampung Sehat. Sederet inovasi pun telah disiapkan Desa Kuripan.

Simulasi KBM Tatap Muka SMA Sederajat di NTB Pekan Kedua Dimulai

Simulasi KBM tatap muka untuk SMA sederajat di NTB memasuki pekan kedua. ”Sambil kami tetap memantau perkembangan penyebaran Pandemi Virus Korona,” kata Kepala Dinas Dikbud NTB H Aidy Furqan, pada Lombok Post, Minggu (20/9/2020).  

Mendikbud Pastikan Wacana Penghapusan Mapel Sejarah Hoaks

”Tidak ada sama sekali kebijakan regulasi atau perencanaan penghapusan mata pelajaran sejarah di kurikulum nasional,” tegas dia.

HARUM Goda Pemilih Millenial Lewat Lomba Film Pendek dan E-Sport

Bakal Calon Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana mencoba menggoda pemilih milenial. Caranya, dengan menggelar film pendek dan e-sport. "Orang yang menggeluti dunia film tidak banyak. Bagi sebagian orang ini ekslusif. Prosesnya panjang," kata Mohan Sabtu malam (19/9) lalu.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.
Enable Notifications    Ok No thanks