alexametrics
Rabu, 30 September 2020
Rabu, 30 September 2020

Membumikan MPR Sebagai Rumah Kebangsaan

Melalui Sosialisasi Empat Pilar Negara

SUMBAWA-H Johan Rosihan melaksanakan salah satu tugas MPR RI, Sabtu (8/2). Yakni, melakukan sosialisasi Empat Pilar MPR yang berlokasi di dapil NTB I. Tepatnya Kelurahan Panti Daeng, Kecamatan Sumbawa.

Dalam kesempatan itu, untuk mensosialisasikan materi empat pilar Johan menggunakan salah satu seni tutur yang populer dan mengakar di daerah tersebut. Yaitu, Kesenian Sekoco.

“Ini sengaja dilakukan, untuk mengangkat kesenian Sumbawa dalam acara-acara kenegaraan seperti 4 pilar ini,” terangnya.

Inilah suasana penyampaian meteri 4 pilar dengan asik dan merakyat

Menurutnya, itu efektif dilakukan karena masyarakat menjadi lebih mudah menerima dan menjiwai materi tersebut. Sehingga diterapkan sebagai dasar dan sendi-sendi kehidupan bermasyarakat.

“Kami akan terus mencari cara-cara yang asyik, menarik dan disukai rakyat Tanoa. Serta mengurangi substansi untuk terus memasyarakatkan materi 4 pilar MPR ini,” papar Johan.

Sebagai anggota MPR ia berharap, dengan kegiatan ini MPR sebagai Rumah Kebangsaan semakin dirasakan eksistensi dan perannya ditengah-tengah masyarakat luas.

Inilah suasana penyampaian meteri 4 pilar dengan asik dan merakyat

Sementara itu dalam sesi dialog, nampak sejumlah keinginan dan harapan warga yang diwakili oleh ketua RT 02 dusun Panto Daeng Ja’far.

Menurutnya, sosialisasi ini dapat terus digalakkan sehingga konflik-konflik yang sering diihat dan didengarkan bersama pada berbagai tempat dapat dengan mudah diatasi dengan kembali kepada semangat persatuan Indonesia.

Sedangkan dari kalangan akademisi yang diwakili oleh Supriyadi yang berkampus di IISBUD Samawa Rea meminta agar sosialisasi serupa digelar dikampus.

Inilah suasana penyampaian meteri 4 pilar dengan asik dan merakyat

Menanggapi ini, Johan menyampaikan bahwa kegiatan MPR bukan hanya dalam bentuk Sosialisasi 4 Pilar, tapi MPR juga banyak program lain salam bentuk FGD, Penyerapan Aspirasi Masyarakat, Pertemuan Tokoh dan sebagainya.

“Khusus tema kebangsaan, saya berjanji kepada kampus IISBUD insya Allah hari Jumat depan, 14 Februari 2020 akan melakukan salah satu kegiatan MPR yaitu Serap Aspirasi Masyarakat yang akan dilaksanakan di kampus itu. (ewi/adv)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

World Tourism Day, Pembangunan Harmoni Manusia dan Alam

PERUBAHAN arah pembangunan menuju pembangunan berkelanjutan saat ini menjadi tema utama dan agenda universal, termasuk dalam pembangunan disektor kepariwisataan. Pembangunan berkelanjutan yang dimaksud yakni menyeimbangkan dan mengintegrasikan antara pertumbuhan ekonomi, sosial dan lingkungan untuk kelangsungan hidup manusia dan bumi (Resolusi Majlis Umum PBB, 2015).

PLN Diskon 75 Persen Tambah Daya Hingga 3 Oktober

PLN NTB terus mendukung upaya pemulihan ekonomi di masa pandemi. Khususnya bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah dan juga Industri Kecil Menengah. Salah satunya dengan memberikan keringanan Biaya Penyambungan Tambah Daya untuk memberdayakan dan menumbuhkan kegiatan perekonomian UMKM/IKM.

Zona Hijau Korona di NTB Kian Berat

”Indikatornya lebih tajam lagi. Kemarin, yang dihitung hanya pasien positif (Covid-19) saja. Sekarang probable juga dihitung,” kata Kepala Dinas Kesehatan NTB dr Hj Nurhandini Eka Dewi, usai rapat evaluasi penanganan Covid-19, di kantor gubernur NTB, kemarin (28/9).

Masih Banyak Masyarakat Yakin Tak Tertular Korona

KESADARAN dan pemahaman masyarakat pada bahaya Covid-19 masih rendah. Hal itu tercermin dari survei Perilaku Masyarakat di Masa Pandemi yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS).

Omnibus Law Disahkan, Buruh Ancam Mogok Nasional

Pembahasan RUU Cipta Kerja atau Omnibus Law di DPR yang sudah rampung menimbulkan tanda tanya besar di kalangan pekerja. Sebab, pekerja akan paling terdampak dengan pasal-pasalnya. Salah satunya soal pemberian pesangon.

Optimisme Najmul – Suardi di Tengah Pandemi

Bencana gempa bumi 2018 dan pandemi Covid-19 membawa ujian berat bagi pariwisata di Kabupaten Lombok Utara (KLU). Tetapi semangat tidak boleh padam, masa-masa pandemi harus dilalui dengan penuh keteguhan dan ikhtiar yang kokoh.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks