alexametrics
Rabu, 15 Juli 2020
Rabu, 15 Juli 2020

Penyebrangan Kayangan-Poto Tano Dilonggarkan, Warga Tak Perlu Bawa Hasil Rapid Test

PROSES penyeberangan di Pelabuhan Kayangan dan Poto Tano dimudahkan. Pemprov NTB memastikan, tak lagi ada kewajiban rapid test bagi warga yang hendak menuju Pulau Sumbawa dari Pulau Lombok dan sebaliknya.

“Kebijakan ini berlaku mulai hari ini (kemarin),” kata Kepala Dinas Perhubungan NTB HL Bayu Windia, kemarin (9/6).

Namun begitu, meski tidak ada rapid test, dia memastikan pemerintah menempatkan tim untuk memeriksa secara ketat warga pengguna jasa pelayaran yang hendak menyeberang. Pemeriksaan ketat tersebut menyangkut pengecekan gejala awal Covid-19.

“Mereka yang telah lolos pemeriksaan gejala awal bisa langsung menyeberang,” kata Bayu. Pemeriksaan gejala awal yang dimaksud antara lain pemindaian suhu tubuh, batuk, demam, flu, dan mata yang memerah.

“Jika petugas KKP menemukan indikasi gejala tersebut, maka baru diarahkan untuk  rapid test,” ujarnya.

Bayu memastikan, sebelum kebijakan ini diputuskan, Pemprov NTB telah menggelar serangkaian rapat terbatas dan kajian serta mempertimbangkan banyak hal terkait kemudahan perjalanan orang di pelabuhan dalam provinsi. Gubernur sendiri kata dia, telah menerbitkan instruksi yang menjadi acuan bagi para pihak dan instansi teknis.

“Kebijakan ini tetap mengikuti standar pengetatan Covid-19,” katanya.

Antara lain, petugas Karantina Kesehatan Pelabuhan/bandara melakukan pemindaian suhu tubuh. Kemudian juga pengetatan pemeriksaan atau pemindaian bagi lansia dan anak-anak.

Sementara, khusus untuk penyeberangan antar provinsi seperti pelabuhan Sape ke NTT atau juga dari Lembar ke Padangbai atau dari pelabuhan Badas ke Surabaya, penumpang masih diwajibkan untuk rapid test.

Selanjutnya, khusus penumpang penerbangan, menurut Bayu, penumpang dari Lombok International Airport ke Provinsi lain tetap wajib diberlakukan uji swab. Begitu juga penerbangan dalam provinsi tetap harus rapid test.

“Khusus penumpang penerbangan, Pemprov menyesuaikan juga daerah tujuan. Misalnya, ke DKI. Wajib tes swab dan mengisi Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) atau begitu juga dengan provinsi lain,” jelasnya.

Untuk diketahui, sebelumnya  Pemprov NTB memberlakukan kewajiban rapid test untuk pelabuhan dan penerbangan di dalam provinsi. Sementara perpindahan orang antar kabupaten/kota yang masih dalam satu daratan seperti kabupaten/kota di Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa, tidak diwajibkan.

Pemberlakuan pengetatan kesehatan atau perjalanan orang di NTB itu bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Rapid test dan swab diberlakukan berdasarkan petunjuk protokol kesehatan terpusat atau gugus tugas nasional.

Dengan adanya kebijakan baru ini, Bayu mengimbau masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19. Seperti menggunakan masker, mengikuti pemeriksaan kesehatan, serta tetap menjaga jarak. (kus/r6)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Korona Tinggi, Pola Pencegahan Covid 19 di Mataram Perlu Dievaluasi

emkot Mataram memang bekerja. Mereka berupaya memutus mata rantai penularan virus Korona. Sayangnya, kerja para pemangku kebijakan di Pemkot Mataram itu tanpa inovasi.

Enam Bulan, 19 Kasus Kekerasan Terhadap Anak Terjadi di Mataram

Kasus kekerasan anak di Kota Mataram masih sering terjadi. Buktinya, hingga Juli  tercatat sudah terjadi 19 kasus. “Kebanyakan dari kasus ini perebutan hak asuh,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Mataram Hj Dewi Mardiana Ariany, Selasa (14/7).

Larangan Dicabut, PNS Sudah Boleh Lakukan Perjalanan Dinas

Kebijakan pembatasan perjalanan dinas aparatur sipil negara (ASN) resmi dicabut. Kini ASN dibolehkan ke luar kota. Namun, dengan syarat-syarat khusus.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Mataram, Tanpa Masker Tak Boleh Masuk Pasar

Saat ini, sebagian besar masyarakat NTB memang sudah menggunakan masker. Tapi, banyak pula yang memakai masker hanya sampai dagu atau di leher. Sementara di Kota Mataram dan Lombok Barat yang merupakan dua daerah zona merah dengan kasus Covid-19 terparah, banyak pedagang dan pengunjung pasar yang masih bandel. Mereka ngelencer di pasar tanpa masker.

Sukseskan Kampung Sehat, Tiga Pilar di Loteng Kompak

Pemkab, Polres dan Kodim 1620/Lombok Tengah siap menyukseskan lomba kampung sehat. “Harapannya masyarakat mempunyai kemampuan dan kemandirian dalam penanganan covid-19,” papar Kapolres AKBP Esty Setyo Nugroho saat memimpin upacara tiga pilar di Bencingah Alun-Alun Tastura, Praya, Selasa (14/7/2020).

Paling Sering Dibaca

Usai Pemakaman, Kades Sigerongan Lobar dan Lima Warga Lainnya Reaktif

Aktivitas di Kantor Desa Sigerongan lumpuh. Menyusul hasil rapid test kepala desa dan sejumlah warganya reaktif. Selama 14 hari ke depan, pelayanan di kantor desa ditiadakan sementara.

Korona NTB Masih Parah, Sekolah Hanya Bisa Dibuka di Kota Bima

Ketentuannya, kegiatan di sekolah pada tahun ajaran baru hanya diperbolehkan untuk daerah zona hijau. Karena itu, manakala ada pemerintah daerah yang nekat membuka sekolah non zona hijau. pemerintah pusat memastikan akan memberi sanksi.

Beli Honda ADV150, Hemat Rp 5,7 Juta

Honda ADV150 merupakan skutik penjelajah jalanan canggih dengan desain bodi yang futuristik dan manly. Skutik ini dibekali mesin 150cc eSP yang menyuguhkan performa responsif.

Liburan di Sungai Dodokan Lobar, Bayar Rp 5 Ribu Wisata Sampai Puas

Orang kreatif bisa membuat peluangnya sendiri. Itulah yang dilakukan Siali, warga Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung. Ia membuat Sungai Dodokan jadi spot wisata baru di Lombok Barat (Lobar).

Ikuti Mataram, Lobar Berlakukan Jam Malam

erkembangan pandemi Covid-19 di Lombok Barat (Lobar) semakin mengkhawatirkan. Kasus positif yang mencapai 300 lebih, menjadi atensi penuh Polres Lobar dalam melakukan upaya pencegahan penularan.
Enable Notifications.    Ok No thanks